Perubahan Istri Yang Terabaikan

Perubahan Istri Yang Terabaikan
KERJASAMA DAN MENCARI TEMPAT UNTUK BUTIK


__ADS_3

Saat ini Lin Xi dan Jiang Yimian sedang berada di tengah kota menyamar sebagai rakyat biasa. Lin Xi sedang mencari orang untuk bekerja sama dengannya dalam membuat baju yang dia design dan tempat untuk menjual baju yang telah jadi.


" Mian'er , kau tau tempat untuk membuat baju yang bagus " .


" Tau kak , tapi dia tidak terlalu terkenal tapi baju yang dia buat sangat bagus dan rapi" .


" Boleh kau tunjukkan jalannya? Aku ingin bertemu dengannya" .


" Ayo kak ikuti aku " .


Mereka pun sampai ditempat yang tadi mereka bicarakan.


" Selamat datang Nona , ada yang bisa saya bantu?" .


" Hem , diliat dari baju-baju yang dipajang benar kata Mian'er tempat ini menjual baju-baju yang bagus . Hasil jahitannya pun rapi . Bahan yang digunakan juga tingkat menengah" batin Lin Xi.


" Ada . Boleh aku bertemu dengan pemilik tempat ini?"


" Maaf Nona , saya pemiliknya karena kekurangan orang saya juga yang melayani pelanggan . Nama saya Gui Xiao"


" Baiklah Nona Xiao , mari kita bicara"


" Perkenalkan nama saya Lin Xi . Maaf atas kedatangan saya yang mendadak ini . Saya dapat rekomendasi tempat ini dari teman saya makanya saya langsung kesini dan saya juga sudah melihat hasil jahitan anda dan bagus maka dari itu saya terus terang saja saya ingin mengajak anda bekerja sama . Ini adalah gambar baju yang saya buat".


" wahh ini sangat bagus . Kalau saya setuju bagaimana dengan pembagian hasilnya? tanya pemilik butik.


" pembagian hasilnya saya 70 % dan anda 30 % bagaimana ? Jika anda setuju sekarang saya akan memberikan modalnya agar anda bisa langsung membeli keperluan produksi dan memanggil orang untuk membantu karena akan di produksi dengan jumlah yang cukup besar.


" baiklah saya setuju".


" Keputusan yang bagus , selamat bekerja sama . Mian'er tolong berikan uangnya . Maaf saya tidak bisa lama-lama masih ada urusan yang harus saya selesaikan" sambil menjabat tangan.


" tidak apa-apa Nona , mari saya antar keluar "

__ADS_1


Mereka pun pergi dari sana dan mencari tempat. Lin Xi pun melihat ada selembaran yang ditempel yang bertuliskan


...DIJUAL...


...TEMPAT DENGAN LOKASI STRATEGIS DITENGAH KOTA...


...HARGA BISA DI BICARAKAN...


" Wah Mian'er lihat mari kita kesana untuk melihat tempatnya".


Mereka akhirnya sampai dan melihat tempatnya letaknya strategis dan Lin Xi pun langsung membelinya.


" Tempat ini harus direnovasi dulu" batin Lin Xi.


" Kak , mari kita makan sudah siang kita belum makan apa-apa"


"Ayo , kita makan di restoran saja dari sini dekat "


Mereka jalan ke restoran dan langsung di sambut dengan pelayan disana dan dibawa keruangan khusus pemilik yang sengaja dibuat oleh Lin Xi kalo ada keluarga dan teman yang ingin makan disini.


" Baik Nona"


Akhirnya makanannya pun datang dan mereka makan dengan lahap. Setelah selesai makan disini Lin Xi membuat sketsa bangunan untuk butiknya. Sketsanya pun selesai tinggal bawa ke tukang bangunan yang di pakai untuk renovasi restorannya.


" Mian'er . Tolong antarkan ini ke tempat kita dulu memakai jasanya untuk merenovasi restoran . Aku ingin merenovasi butik . Oh ya kalau kau mau pulang duluan silakan pulang duluan aku masih harus memeriksa laporan keuangan restoran".


" Baik kak . Tidak kak , aku akan menemani kakak saja "


" Baiklah "


" Aku pergi dulu yah kak "


" Iya hati-hati "

__ADS_1


Tanpa Lin Xi sadari hari sudah mulai sore karena terlalu fokus memeriksa laporan keuangan.


" Kak , aku sudah memberikan rancangan kakak ke orang yang akan merenovasi butik seperti biasa aku sudah bayar separuhnya separuhnya lagi setelah selesai pengerjaan . Ayo kak pulang hari sudah sore".


" Terima kasih Mian'er . Sebentar aku hampir selesai . Baiklah sudah selesai mari kita pulang " sambil merenggangkan ototnya.


Akhirnya mereka membereskan tempat itu sebelum pulang lalu menguncinya . Mereka akhirnya masuk ke kereta kuda dan pulang menuju istana.


Setelah sampai di Istana langsung pergi ke kediamannya . Disana sudah ada yang menunggunya.


" Xi'er . Dari mana saja kamu? Kenapa kamu keluar tidak memberi tahuku . Aku adalah suamimu Xi'er " ternyata itu adalah Kaisar Ji.


" Aku dari kota . Kan kau pernah bilang tidak akan mau tau urusanku jadinya aku tidak memberitahukamu . Suami yang mengabaikan istri sendiri . Maaf Kaisar Ji jika dulu tidak ada dekrit dari Kaisar terdahulu aku tidak akan menikahi mu . Jika aku melawan dekrit itu semua keluargaku akan mati dan aku tidak mau hal itu terjadi jadi aku menerima menikah denganmu".


" Apa kau masih mencintai Ang'er?"


" masih sampai sekarang pun masih . Jika bukan karena dekrit itu aku sudah menikah dan bahagia dengannya"


" Apa kau tidak bisa mencintaiku Xi'er?"


" Maaf cinta tidak bisa dipaksa Yang Mulia . Dulu aku menerima pernikahan ini dengan ikhlas dan mulai nyaman denganmu tapi karena masalah itu kau menuduhkan bahwa aku meracuni selir agung dan membunuh anaknya kau menghukum cambuk aku padahal aku sudah bilang aku tidak melakukannya saat itu juga aku membencimu.


" Maafkan aku , saat itu aku dibutakan oleh cinta . Apa kau memaafkan ku?"


" Maaf masih belum bisa tapi aku masih bisa menganggap mu kakak karena kita tumbuh dari kecil bersama-sama Aku , Kau dan Ang'er".


" Makasih kalau kau masih menganggapku kakak"


" Sama-sama"


Keluarlah Kaisar Ji dari kediaman permaisuri .


" Kak , ayo makan malam "

__ADS_1


" Ayo"


Setelah makan malam Lin Xi pun mandi dan pergi ke alam mimpi.


__ADS_2