
Perayaan ulang tahun permaisuri kembali berlangsung . Para tamu sudah mulai berdatangan kembali untuk mengikuti acara ulang tahun Permaisuri hari ke dua. Namun tiba-tiba ada pengumuman.
" Pangeran Ke enam Ji Xie Ang . Memasuki aula acara " . Pangeran keenam pun masuk dan memberikan salam ke Ibu dan Ayahnya.
" Salam , Ayah dan Ibu . Saya mengucapkan selamat ulang tahun untuk ibu dan ini adalah hadiah dariku maaf kalo tidak sesuai dengan keinginan ibu"
" tidak apa-apa anakku , kau pulang dengan selamat saja ibu sudah senang".
" terima kasih ibu " sambil melirik Lin Xi.
" Xi'er " batin Ji Xie Ang.
Lin Xi yang merasakan pandangan seseorang menengok ke arah yang meliriknya.
"Deg! apa ini perasaan tubuh asli ini? Jika iya pasti dulu mereka mempunyai hubungan " batin Lin Xi.
" Si@l , dia sudah kembali " batin Kaisar Ji sambil melirik kesebelahnya dan melihat tatapan kerinduan dari Lin Xi.
Pangeran keenam Ji Xie Ang pun pergi ketempat duduk yang telah disediakan . Hari ini dimulai dari makan terlebih dahulu para pelayan istana mulai menyiapkan makanan-makanan diatas meja para tamu mereka pun makan . Setelah makan akan di lanjutkan oleh para putri-putri bangsawan memperlihatkan bakatnya dihadapan semua orang.
Semua para putri-putri bangsawan sudah memperlihatkan bakat mereka mulai dari menari , bernyanyi , dan lain-lain . Tiba saatnya Selir Agung Mei Lan dan Selir Gao memperlihatkan bakat mereka. Mereka menari dengan anggun dan indah sehingga para tamu disana bersorak-sorai dan bertepuk tangan. Setelah pertunjukan yang mereka berikan mereka kembali duduk.
" Eh , kakak . Kakak belum memperlihatkan bakat kakak " kata Selir Agung.
" Selir Agung , jangan begitu kan kakak tau kakak ipar tidak berbakat dalam menari atau bernyanyi "
" awas kalian . Menghina Xi'er ku " batin Pangeran Keenam Ji Xie Ang.
" Oh ya , sepertinya kalian sangat mengenalku yah tapi asal kalian tau aku bisa menari tapi tak pernah kutunjukkan . Sekarang akan aku perlihatkan apa itu tarian"
Tarian Lin Xi menggunakan pedang dan tarian itu sangat indah , anggun , dan berbeda dari semua tarian yang sudah diperlihatkan. Semua tamu disana seperti terhipnotis oleh tarian yang dilakukan Lin Xi. Tanpa disengaja cadar Lin Xi pun terlepas dan memperlihatkan wajah yang bagaikan dewi sangat cantik . Alis yang tegas , mata bulat yang bisa menghipnotis orang , hidung yang mancung , dan bibir yang pink alami. Terkejutlah lah mereka bahwa Permaisuri Kekaisaran Ji sangat cantik tidak seperti rumor yang beredar .
" Kalau kecantikan seperti ini dibilang jelek , cantik itu seperti apa " kata tamu laki-laki dengan pelan.
" cantik sekali " batin tamu laki-laki .
__ADS_1
" Kau sudah sembut Xi'er . Aku turut senang " batin Jie Xie Ang.
" Ternyata istriku secantik ini . Ini melebihi kecantikan Selir Agung . Aku harus mempertahankannya" batin Kaisar Ji.
" sudah sembuh , bahkan lebih cantik dari sebelumnya arghhh " geram Selir Agung.
" cihh , sudah sembuh rupanya " batin Selir Gao.
" ehmm , persembahan tarian ku sudah selesai . Kenapa kalian melihatku seperti itu?" menatap semua orang aneh lalu kembali ke tempat duduknya.
" Eh Mian'er . Kenapa mereka menatapku seperti itu?" tanya Lin Xi berbisik
" kak , cadarmu lepas . Mereka terkejut karena kecantikan mu kak " bisik Jiang Yimian.
" eh iya cadarku lepas . Yah sudahlah abis ini aku tak pakai cadar lagi orang sudah pada tau " bisik Lin Xi.
" iya kak , lebih baik lepas karena sudah waktunya" bisik Jiang Yimian.
" betul Mian'er " bisik Lin Xi
" Kenapa kau tidak bilang padaku kau sudah sembuh?" bisik Kaisar Ji.
Acara hari ini pun berjalan dengan lancar . Para tamu sudah kembali ke kamar masing-masing begitu pula dengan para inti kekaisaran Ji .
- dikediaman Permaisuri Lin Xi-
" kau lihat muka para ular itu Mian'er . Aku puas sekali melihat mereka seperti itu hahaha"
" iya kak , muka mereka lucu sekali"
Tiba-tiba ada pengumuman
" Pangeran Keenam Ji Xie Ang Datang" teriak prajurit.
" Salam Permaisuri "
__ADS_1
" Tidak perlu kaku padaku pangeran kau bisa memanggilku dengan panggilan kita biasanya kakak"
" baiklah adik"
" kau tahu kak , aku sangat merindukanmu . Kalau tidak ada dekrit Si*l*n itu kita bisa bersama" sambil berpelukan sedangkan Mian'er tidak bicara apa-apa karena dia tau bahwa majikannya sekaligus kakaknya ini mencintai Pangeran keenam Jie Xie Ang.
" Apakah aku masih boleh untuk mempertahankanmu?" tanya Jie Xie Ang .
" Boleh kak , aku akan meminta perceraian ke Kaisar Ji dan lalu kita menikah . Kak , Kaisar Ji tidak pernah memperlakukan aku dengan baik aku selalu diabaikan bahkan pelayan disini memandang rendah aku hiks hiks"
" maafkan aku meninggalkan mu terlalu lama Xi'er "
" tidak apa-apa kak yang penting kau kembali karena aku akan mulai rencana untuk menjatuhkan Selir ular itu" .
" oh ya , kau ceritakanlah apa yang kamu lakukan saat aku tidak ada"
" aku berlatih pedang dengan kakak kandungku , membuka bisnis restoran dan pusat informasi lalu aku sebentar lagi akan membuka butik".
" wah Xi'er ku sudah berubah ya"
" iya kak , aku sudah berubah . Dulu aku diam saja saat mereka menindasku tapi sekarang tidak akan".
" bagus aku suka semangatmu" .
" kembali lah kak sekarang sudah malam . Kau pasti capek dari perjalanan jauh ".
" baiklah . Kakak balik dulu ".
Keluar lah Pangeran Keenam dari kediaman Permaisuri Lin Xi menuju kediamannya untuk istirahat dari hari yang melelahkan ini.
-dikediaman Kaisar -
" kasim Shu , bagaimana membuat orang jatuh cinta?"
" Aku tidak tau Kaisar , cinta itu tidak bisa dipaksa . Apalagi aku liat sekarang permaisuri itu sangat membenci anda"
__ADS_1
" Kau benar . Aku akan berusaha agar Lin Xi tidak pergi dariku".
" Berusahalah kaisar karena saingan anda sangat berat " batin kasim Shu.