Please!!Tolong Sayangin Aku (Buku Harian Nia)

Please!!Tolong Sayangin Aku (Buku Harian Nia)
Bab 18. Percayalah... {Bagian ke-2}


__ADS_3

Happy Reading ^_^


***Cuplikan Sebelum nya***


{{Dirumah Chris }}


Buk lilis yang sangat khawatir dengan belum ada nya tanda kepulangan dari Chris, ketika waktu sudah hampir menunjukan pukul 21:00 malam


"Gas, kenapa adik mu belum pulang dari tadi?? " mondar-mandir, sesekali melihat kearah luar jendela


"Biasa nya dia tidak pernah pulang selarut ini" ujar Buk Lilis berkali-kali, menungguin kepulangan anak nya


"Apa jangan-jangan,terjadi sesuatu terhadap diri nya?? " ......


🌿🌿🌿


Episode 18. Percayalah (Bagian ke-2)


Nia memasukin kedalam rumah nya, tiba didalam, Nia disambut oleh Lia, adik nya Nia


" Hayo!!! Siapa itu?? Memulai ledekan nya


" Apakah Dia, calon dari kakak ipar ku nanti " menaikin kedua alis nya, memulai menggoda kakak nya


"Apaan sih, nggak ada " menghindari Lia


" Hayoo!!!, siapa dia kak?? Apakah dia pacar kakak?? " lantunan-lantunan yang diberikan Lia untuk menggoda kakak nya


" Nggak ada, kamu bicara apaan sih " mengelak dari Lia


" Kalau dilihat-lihat tadi, kakak sangat cocok dengan nya loh "


" Wah, berarti kamu mengintipin kakak dari tadi yaa " seraya menuju kekamar nya


" Tidak, tidak. Soalnya tadi, aku mendengar suara motor maka nya aku melihat nya"


" Tapi yang ku katakan benar kak, kakak sangat cocok dengan laki-laki yang tadi, sangat serasi "


" Iyakah???? "


" Ehmm " sembari menganggukan kepala nya


" Apakah dia orang yang baik?? "


" Kalau kamu melihat nya?? " kembali bertanya


" Kalau aku melihat nya dia orang yang


baik "


" Tepat seperti dugaan mu " tersenyum


" Apakah kalian sudah menjadi sepasang kekasih???


"Apakah Dia menyukai mu kak ?? " pertanyaan demi pertanyaan diberikan, sembari duduk diatas kasur Nia


" Kakak ingin mandi dulu, pertanyaan nya nanti saja " sahut Nia

__ADS_1


" Kakak.., " menyamparin Nia dan menarik nya untuk duduk barengan dengan nya diatas kasur


" Please!!! Aku mohon cerita lah sedikit" memohon ke Nia


"Kalau kamu ini " sambil mencubit kedua pipi adik nya


" Tadi dia mengungkapkan perasaan nya terhadap kakak, Nama nya adalah Kevin " ucap Nia memulai bercerita


" Hah!!!, Apa???. Lalu, lalu. Apa jawaban kakak ???


" Kakak belum memberikan dia jawaban"


" Apa yang kakak tunggu lagi, bilang kepada nya kalau kakak mau "


"Haruskah??? "


"Iyaaa, Besok aku ingin mendengar nya kalau kakak sudah jadian dengan nya. Oke?? "


"Baik lah " sembari tersenyum


" Ya udah, aku keluar dulu kak" keluar sambil menutup pintu kamar Nia


{{Dirumah Chris }}


"Apa jangan-jangan,terjadi sesuatu terhadap diri nya?? " Kecemasan Buk Lilis yang kian menjadi-jadi


"Mama....,mama bicara apaan sih, kok ucapan nya gitu, ingat loh ma kalau ucapan itu adalah doa " ucap Bagas menyamparin buk Lilis


"Maaf kan mama Bagas, tapi mama sangat khawatir, kenapa adik mu belum pulang dari tadi "


"Mungkin dia ada urusan kali ma, tadi Bagas udah telepon Chris, kata nya dia dalam perjalanan pulang "


Waktu menunjukan pukul 21:00 lewat terdengar suara kendaraan beroda dua dari depan rumah, mendengar hal itu buk Lilis pergi untuk melihat nya


Terdapat Chris yang turun dari kendaraan nya, sambil membuka helm yang berada dikepala nya


Chris menghampirin Ibu nya yang menungguin ia didepan pintu. Chris mengularkan tangan bermaksud ingin menyalam Ibu nya


Ibu Lilis segera memeluk Chris dengan mata berlinangan air mata "Kemana saja kamu nak?? Kenapa jam sekarang kamu baru pulang


Chris yang bingung mau menjawab apa kepada Ibu nya "Hmmm, tadi Chris ada urusan ma "


" Urusan apa sampai-sampai kamu pulang nya malam??? "


"Dan gitu juga kamu tidak memberikan kabar kepada mama mu ini "


Melihat linangan air mata yang keluar dari mata Ibu nya membuat Chris merasa sangat bersalah " Tadi urusan nya mendadak ma. Maafin Chris yaa ma, membuat mama khawatir " memeluk Ibu nya kembali


Mencium kening Chris "Tapi jangan ulangin lagi yaa " pinta Ibu Lilis, Chris pun tersenyum


Diruang tamu pak Rocky menunguin Chris yang duduk disofa dengan gaya bersilang, tiba diruang tamu Chris diinterogasi oleh Ayah nya


" Dari mana saja kamu ??" dengan nada lantang


" Tidak dari mana-mana pa " jawab Chris, Pak Rocky menyamparin kearah Chris


Melihat Ayah nya menyamparin kearah nya, seketika ia menelan ludah nya dan menggigit bibir nya dengan badan yang terpaku

__ADS_1


"Habis lah aku " gumam Chris dalam hati


Sampai dihadapan nya, Pak Rocky meletakan tangan nya dibelakang leher Chris, mendorong nya untuk lebih dekat kehadapan nya dengan sorot mata yang tajam


Pak Rocky segera mengarah kemulut nya Chris, Pak Rocky langsung mengendus apakah didalam mulut Chris terdapat bau alkohol dan rokok


Setelah menghirup nya tidak ada menandakan bau alkohol maupun rokok dalam mulut Chris


"Apakah kamu minum-minum, maka nya sampai pulang larut begini " cetus Pak Rocky


" Aaa aapa??, nggak kok, nggak " membuat Chris kaget


" Kenapa tingkah mu, aneh begitu "


"Tunggu dulu pa, tunggu dulu. Papa jangan salah paham dulu, perkataan papa tadi membuah ku kaget, ditambah sorot mata papa juga "


" Papa kan tau, kalau aku ini sering menghabiskan waktu ku dengan buku-buku, alat musik dan olahraga " meyakinkan ayah nya


"Papa peringatkan kekamu ya, jangan sampai kamu salah pergaulan dan papa tidak ingin melihat mu pulang larut malam seperti ini lagi. Mengerti??? "


" Mengerti pa " jawab Chris,


Chris segera pergi kekamar nya


{{Dikamar Chris }}


Chris yang berada dimeja belajar nya dengan buku-buku diatas meja nya, chris teringat atas kejadian sekolah yang tadi


Ketika ia mengetahui bahwa Nia tidak mempercayai nya "Aku harus berbuat apa, untuk Nia bisa percaya, kalau Kevin mendekati nya untuk mempermainkan diri nya "


" Apakah aku membiarkan saja, semua nya terjadi. Tapi bagaimana bisa aku melakukan nya, disaat aku t'lah mengetahui nya "


"Aku pun tidak mengerti, apa rencana Kevin selanjut nya "


Buk Lilis yang berniat memberikan segelas susu hangat kepada Chris, ketika menuju kekamar Chris langkah nya dihentikan oleh Bagas


" Susu buat Chris yaa ma ??" tanya Bagas


" iyaa " balas Buk Lilis


"Sini ma (sambil mengambil segelas susu dari genggaman Ibu nya), biar aku saja ma yang mengantarkan nya kekamar Chris "


" Mama pergi beristirahat kekamar aja ma, kalau Bagas lihat, mama sangat kecapean"


"Ya udah kalau gitu, mama pergi kekamar dulu. Selamat malam "


"Selamat malam ma "


Bersambung....


Tetap dukung authorr terus yah, biar authorr tetap semangat terus menulis nya ^_^


Bagaimana cerita nya kawan-kawan?? Kalau suka kamu bisa tinggalkan like,coment , 5 rate dan kalau bisa vote. Agar authorr makin semangat dan bisa mampir balik kenovel mu β™₯


Jika ada kesalahan dalam penulisan cerita dan sebagai nya, kamu bisa beri tip/ saran ke author. Author akan senang hati >_< menerima nya dan bisa memperbaiki nya


Soal nya Authorrr muka anak sastra, hehehe

__ADS_1


β™₯~Salam Saya~ β™₯


__ADS_2