Please!!Tolong Sayangin Aku (Buku Harian Nia)

Please!!Tolong Sayangin Aku (Buku Harian Nia)
Bab 19. Sambungan {Bagian ke-2}


__ADS_3

Happy Reading ^_^


***Cuplikan Sebelum nya***


{{Dikamar Chris }}


Chris yang berada dimeja belajar nya dengan buku-buku diatas meja nya, chris teringat atas kejadian sekolah yang tadi


Ketika ia mengetahui bahwa Nia tidak mempercayai nya "Aku harus berbuat apa, untuk Nia bisa percaya, kalau Kevin mendekati nya untuk mempermainkan diri nya "


" Apakah aku membiarkan saja, semua nya terjadi. Tapi bagaimana bisa aku melakukan nya, disaat aku t'lah mengetahui nya "


"Aku pun tidak mengerti, apa rencana Kevin selanjut nya "


🌴🌴🌴


Episode 19. Sambungan Dari (Bagian ke-2)


{Kembali kekamar Chris }


Tak beberapa lama suara deringan HandPhone milik Chris berbunyi, terdapat notif telepon yang berasal dari Rio, kawan nya itu


Chris segera mengangkat nya


📱: Hallo kawan, kau sudah sampai mana, apakah kau sudah sampai dirumah??


📱 : Iya yoo, aku sudah sampai dirumah


📱: Oo,, Bagus lah


📱 : Oo iya Chris, eluu udah bilang belum tentang Kevin kepada Nia ??


📱 : Udah yoo, tapi Nia tidak mempercayai ku


📱: Waduh!!! Dari sini aja Kevin orang nya lebih bisa dipercaya, ketimbang eluu. Wajah mu pula kurang meyakinkan, (tertawa...)


📱: Ini bukan waktu nya bercanda brohh. Gue bingung nih, bagaimana biar Nia bisa percaya


📱: Santai aja kale, hidup ini harus dinikmati. Kalau dia tidak mempercayai mu, yaa bagaimana lagi...


📱: Kau punya solusi gak yooo???


📱: Hmmm, Oo yaa Chris. Eluu kan ada nomor nya Nia kan???


📱: Iyaaa


📱: Coba aja luu telepon dia, mana tau dia mau mendengarkan


📱: Mana tau secara langsung, ia kesal lihat wajah eluu


📱: Benar juga perkataan luu brohh


(terdengar suara ketukan pintu )


📱: Udah dulu yaa yoo, ada yang ngetuk pintu gue. Terima kasih atas saran nya, nanti gue coba (berbisik)


(Chris segera mematikan nya )


Crakkkk (Suara pintu terbuka)


Terdapat Bagas dengan membawa segelas susu, menghampirin kediri nya


" Nih (sambil meletakan segelas susu diatas meja belajar Chris); Itu susu buatan dari mama (duduk diatas kasur) "


"Abang, Kenapa sampai perlu repot-repot membawakan aku susu, kalau aku ingin aku bisa membuat nya "

__ADS_1


"Tapi terima kasih juga bang, t'lah membawakan nya untuk ku, hehe"


"Yaa udah jangan lupa diminum susu nya, Abang pergi dulu "


(menutup pintu)


Setelah abang nya pergi, Chris segera menelepon Nia


(tersambung..)


📱: Hallo ini siapa???


"Kenapa dia tidak mengenal nomor ku, apakah dia tidak menyimpan nya " bergumam dalam hati


📱: Hallo, hallo ?? ; panggil Nia berkali-kali


"Kenapa tidak ada yang menjawab " bertanya-tanya


📱: Hallo?? ; panggil Nia sekali lagi


📱: Aa-aa Hallo Nia, ini nomor Chris


Mengetahui bahwa itu nomor Chris. Nia pun mematikan telepon nya


📱: Nia!!! (terputus...)


Belum sempat Chris untuk berbicara, Nia telah mematikan telepon nya


Menyadari hal itu Chris mengecek whatsapp nya; tertera disitu bahwa nomor ia t'lah diblock oleh Nia


"Aku tidak percaya kalau kau akan melakukan hal ini" gumam Chris, yang merasa sedih ketika mengetahui nya


"Lebih baik aku tidur "


***Keesokan Paginya***


"Semalam pulang jam berapa luu?? " ucap Rio


"Jam 21:00 lewat... " melepaskan helm


" wihh, gila nih anak. Gak kenapa marah loh sama bokap luu "


"Kata siapa gak kenak marah, gue sampai dituduh yang bukan-bukan. Dipikir bokap gue, gue pergi minum-minum "


Rio pun tertawa " wkwk, Kalau gue ada disana, gue bakal bilang kebokap luu abis nguntitin seorang cewek "


" Punya teman laknat amat lah "


"Sorry, sorry brohh(mengontrol tertawa nya). Ngomong-ngomong soal nguntit. Bagaimana semalam apakah Nia percaya??? "


Mendengar itu Chris terhenti, membuah Rio menjadi bingung "Kenapa brohh, apakah ada yang tertinggal?? "


Chris yang berhenti sejenak, langsung berlari sekencang nya menuju kearah kelas


"Lah itu anak kenapa?? " Rio pun menyusul Chris dengan berlari juga


{Sesampai Dikelas}


Keadaan yang masih sangat pagi, membuat keadaan sekolah masih sangat terasa sepi. Ketika sampai dikelas, sesuai dugaan Chris terdapat Kevin seorang diri didalam kelas


Kevin yang tak beberapa lama baru sampai, yang baru meletakan ransel nya diatas meja. Chris yang berdiri didepan pintu kelas, segera berlari kearah nya


Membalikkan badan nya dan mendorong Kevin sampai kepojok dinding, salah satu tangan nya menarik lengan baju Kevin dan yang lain nya berada diatas yang telah ia gumpal, seakan-akan siap mendaratkan hantam kewajah nya


"Wah, wah,wah. Ada apa ini brohh, tenang dulu "

__ADS_1


Rio yang baru tiba didalam kelas, melihat kejadian itu, didepan pintu


"Chris!!! " teriak Rio sembari menyamparin mereka berdua


"Apa-apaan ini Chris, lepasin dia, lepasin "


"Ingat Chris kita berada disekolah, jangan sampai kita cari-cari masalah "


Chris melepaskan tangan nya dari kera baju Kevin, seraya mendorong Kevin sampai badan nya terhantuk kedinding


"Apa-apaan ini??, Apakah teman mu sudah gila yoo, tiba-tiba datang ingin baku hantam aja " sembari membenarin kera baju nya


" Ku peringatkan kepada mu yaa, jauhin Nia sekarang juga " dengan geram


" Wah, wah, wah. Ada hak apa kau, suruh-suruh gue jauhin Nia, terserah gue lah mau dekat sama siapa saja "


" Eloo berbicara apa keNia tentang gue, sampai dia tidak mau mendengarkan gue?? "


"Benarkah?? " dengan takjub


"Pacar ku penurut kali yaa, Apa yang dinasehati pacar nya, ia langsung menuruti nya "


"Apa yang dimaksud dengan pacar?? "


"Upss. Sorry, Calon pacar maksud nya "


"Gue telah menyatakan perasaan, tak beberapa lama lagi dia akan memberikan jawaban nya kepada gue "


"Apa jangan-jangan eluu suka yaa sama Nia??? "


"Semakin menarik saja " sembari duduk diatas meja


"Gue tantang eloo, siapa yang bakal dipilih oleh Nia, eloo atau guee "


"Sana pergi, hentikan dia untuk memberi jawaban kepada diriku, pergilah... ;


Kata kan kepada nya kalau dia sampai memilih ku, itu adalah kesalahan yang besar, pergilah..." ledek Kevin


"Mendingan kita pergi dari sini Chris, dari pada ngeladenin orang seperti nya" bisik Rio


"Benar kata mu Rio, mendingan kita pergi dari sini, dari pada ngeladenin orang yang gak punya hati kek dia " dengan nada lantang, dengan mata yang tajam menatap Kevin


Bersambung....


-------------------


-------------------


-------------------


***Pemberitahuan***


Terima kasih atas dukungan teman-teman dan author-authorr semua nya, maaf apabila tidak dapat membalas comenan kalian satu persatu-satu serta belum sempat mampir kenovel author-authorr semua nya.


Tapi kalian bisa tinggalkan jejak disetiap Episode nya. Saya akan membaca nya dan mampir kenovel author-authorr semua nya, walaupun kadang terlambat , tapi saya pasti mampir kok >_<


Terima kasih banyak untuk authorr-authorr dan pembaca setia selama ini,yang t'lah mendukung saya selama ini. ^_^


Tetap dukung authorr terus yah, biar authorr tetap semangat terus menulis nya ^_^


Bagaimana cerita nya kawan-kawan?? Kalau suka kamu bisa tinggalkan like,coment , 5 rate dan kalau bisa vote. Agar authorr makin semangat dan bisa mampir balik kenovel mu ♥


Jika ada kesalahan dalam penulisan cerita dan sebagai nya, kamu bisa beri tip/ saran ke author. Author akan senang hati >_< menerima nya dan bisa memperbaiki nya


Soal nya Authorrr muka anak sastra, hehehe

__ADS_1


♥~Salam Saya~ ♥


__ADS_2