
Happy Reading.....
(Budayakan membaca karna membaca adalah Jendela Dunia)
Warning!!!
Dalam cerita ada kata-kata kasar pembaca yang bijak, jangan mengikuti adegan yang berada didalam cerita. Terima kasih ^_^
*****
Aku pun terbangun. Aku yang terbangun dengan pandang masih buram(tidak jelas), kepala masih sepoyongan
Tiba-tiba perut ku mual, aku segera menuju kekamar mandi. Setelah selesai aku segera berbaring dikasur ku dan segera mengecak ponsel ku. Ku jumpai waktu sudah petang saja
Aku pun segera memejam kan mata ku dan tanpa sadar aku tertidur pulas, dengan keadaan ku (badan pada lemas, serta perut terasa sakit )
****Tengah Malam****
Waktu menunjukan pukul 02:00 malam. Aku pun terbangun dengan keadaan seluruh badan yang menggigil, aku segera mengambil selimut ku dan segera berbaring dikasur ku
*****
Keesokan pagi nya. Aku segera memberitahu kepada orang tua ku bahwa aku tidak dapat masuk sekolah
"Ma badan ku semua pada menggigil (hatchii...), seperti nya aku terkena flu ma" Ucap ku
"Hmm. Kalau kamu lah, sudah pergi sana tidur. Nih (sampai menyodorkan selembaran uang), nanti kamu beli obat mu sendiri. Mama papa pergi kerja dulu" ujar mama meninggalkan rumah
(Aku pun langsung kembali kekamar ku )
Dengan keadaan seperti ini aku sudah terbiasa lama ke lamaan. Disakiti, dikucilin, tidak diperdulikan dan sebagai nya
Tapi aku tidak akan pernah menyerah untuk terus berdoa Kepada Sang Maha Kuasa di pertengahan malam. Tepat nya pukul jam 02:00 pagi
Aku selalu berdoa semoga suatu saat nanti aku akan dipertemukan dengan orang yang benar-benar sayang dan cinta dengan tulus terhadap ku, dan ku percaya juga semua nya akan indah pada waktu nya ^_ ^
*****
Dengan berjalan nya waktu akhirnya aku berada duduk dikelas lX (tiga SMP) sebentar lagi aku akan menghadapi yang nama nya ujian Nasional
Tapi sekarang aku tidak mengikuti les privat lagi bersama guru ku, mulai dari kejadian kemarin,.membuat ku untuk memutuskan keluar dari les. Dari pada terus menerus batin ku akan tersiksa
Dengan keadaan ku sekarang membuat ku bingung sekaligus takut untuk menghadapi ujian Nasional. Karna dua alasan yaitu
__ADS_1
Takut aku bakalan tinggal kelas, pasti nya kalau tinggal kelas akan diolok-olok/dihina - hina
Kalau tinggal kelas, pasti bakal temu dan jumpai dengan orang yang sama. Aku tidak mau itu terjadi, karna aku sudah capek melihat prilaku guru berserta teman-teman ku terhadap ku
Aku pun belajar mati-matian dari sekarang untuk menghadapi Ujian Nasional nanti. Padahal sekarang ini aku membutuh kan seseorang berada disisi ku untuk mengajari ku
Tapi tak ada seorang pun yang bisa untuk aku harapkan saat ini. Aku pun belajar dengan sendiri. Untung dizaman ku sekarang sudah ada internet, dengan mudah aku bisa mempelajari nya. Walaupun tidak bisa dibilang dengan sepunuh nya mengerti
Aku pun belajar dengan serius dan sungguh-sungguh
*****
Tiba lah waktu Ujian Nasional, aku pum mendapatkan nilai cukup baik, walaupun tidak termasuk baik sekali. Tapi aku sangat bersyukur akhir nya aku dapat lulus juga
(Tiba waktu pengambilan ijazah)
"Nah ijazah mu " ujar buk risda menyodorkan maps berisi ijazah ku
Aku segara mengambil nya, bergegas untuk pergi. Hendak kaki untuk melangkah tiba- tiba Ibu risda berbicara membuat ku jadi terhenti
"Kok bisa yaa. Orang bodoh seperti kamu bisa lulus " cetus Buk risda dengan senyum sinis nya
Aku pun segera pergi dengan hati yang sakit. Aku tidak mengerti, kenapa buk risda sering melakukan itu terhadap ku???
Kalau menurut orang perpisahan sekolah itu adalah hal paling menyedihkan. Kalau Bagi ku itu hal paling berbahagia dalam hidup ku, karna aku akan keluar dari tempat neraka selama tiga tahun yang aku jalani, akhirnya berakhir
*****
Setelah ijazah t'lah keluar akhir nya aku dapat bebas. Peluang kemungkinan untuk berinteraksi dengan orang-orang sekitar akan sedikit
Aku pun menikmat masa liburan ku selama berbulan-bulan. Kalau boleh jujur aku paling benci/ tidak suka kalau harus berinteraksi dengan orang-orang sekitar
Kebanyakan orang sekitar ku yang buat aku sering terluka dalam pembicaraan/perkataan, perbuatan/ prilaku mereka terhadap ku
Aku menghabiskan liburan ku dengan membaca novel, komik, nonton film (komedi, maupun romantis), main game. Selama liburan ini, serasa aku pun hidup seperti kehidupan ini hanya milik sendiri
"Kesepian" yups, kata itu yang pantas untuk digambarkan terhadap ku, menurut ku lebih baik aku menyendiri, dari pada harus berkumpul akan membuat sakit hati terhadap orang tersebut dan menyakitkan hati kita
Seberusaha apapun aku untuk berbaur (bergabung dengan kelompok ku). Aku selalu saja tertolak, tidak pernah diterima
__ADS_1
*****
Waktu berjalan saat cepat, membuat liburan sekolah akan segera berakhir sampai sekarang aku belum memustakan akan melanjutakan sekolah kemana (Sekolah Menengah Atas)
Dari kejadian yang ku alami dari Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Pertama(SMP). Mengalami hal-hal yang tak ku inginin, membuat diri ku takut untuk menghadapi Masa-masa Sekolah Menengah Atas (SMA) nanti
Aku berharap hidup ku akan berhenti karna aku sudah capek dengan keadaan selama ini. Aku pun hanya bisa pasrah. Percuma saja aku mengakhiri hidup ku dengan cara bunuh diri, tidak akan ada beda nya kalau masuk neraka ((aku akan sama-sama tersiksa baik dibumi maupun diakhirat))
Aku pun hanya bisa pasrah dengan keadaan,mungkin sudah takdir ku untuk menjalani ini semua
Selama aku menjalani masa-masa Sekolah Menengah Pertama(SMP). Aku pun memiliki satu keingin lagi terhadap Sang Pencipta yaitu "Semoga aku cepat Mati" mati nya berarti aku seperti tertabrak atau kenak penyakit yang berbahaya
Dengan keadaan yang ku jalani selama ini membuat ku tidak semangat untuk hidup, dan hidup hanya untuk siapa dan untuk apa???
*****
Aku pun melupakan kejadian- kejadian dimasa lalu (yang pernah terjadi). Aku pun berusaha untuk membuka lembaran baru untuk Sekolah Menengah Atas ku nanti
Aku pun hidup dengan normal seperti orang pada biasa nya, seakan-akan kejadian yang ku alami di masa Sekolah Menengah Pertama (SMP) tidak pernah terjadi
Aku pun dimasuk kan dengan sekolah yang sama tapi sekarang aku di Sekolah Menengah Atas(SMA). Aku dan adik ku yang nama nya lia, kami berdua bersekolah ditempat yang sama :-)
Aku pun diajak bersama ibu ku untuk membeli peralatan sekolah, sesampai disana aku melihat Tas berserta sepatu membuat hati ku terpikat, seakan-akan aku ingin memiliki nya
"Kamu lihat apa" ujar mama
"Nggak ada kok ma, aku hanya lihat tas sama sepatu nya bagus aja gitu" sahut ku
"Jangan yang aneh-aneh lah, lagian sepatu mu dan tas mu. Masih bagus kan??? " tegas mama
"Masih kok ma" sahut ku
"Nah itu lah, sayang nanti uang nya" ujar mama pergi mencari baju sekolah ku
Rasa nya aku ingin memiliki nya, tapi hal yang tak mungkin untuk memiliki nya. Karna aku tak ingin menyusah kan orang tua ku (aku segera menyusul ibu ku)
Bersambung.....
Tetap dukung authorr terus yah, biar authorr tetap semangat terus menulis nya ^_^
Bagaimana cerita nya kawan-kawan?? Kalau suka kamu bisa tinggalkan like, 5 rate dan kalau bisa vote. Agar authorr makin semangat dan bisa mampir balik kenovel mu ♥
Jika ada kesalahan dalam penulisan cerita dan sebagai nya, kamu bisa beri tip/ saran ke author. Author akan senang hati >_< menerima nya dan bisa memperbaiki nya
__ADS_1
Soal nya kan authorrr hanya manusia biasa, yang banyak kekurangan dan kesalahan, authorr pun juga bukan anak sastra (hehehe)
♥~Salam Saya~ ♥