Please Love Me Dad

Please Love Me Dad
Bab 12


__ADS_3

Setelah bel berbunyi pertanda waktunya pulang Widya ,Agnes dan Risya pun bergegas menuju parkiran .


"Wi kenapa sih Intan tiba-tiba baik sama kita? "tanya Risya


"iya aku juga penasaran orang selama ini dia itu musuh kita"sahut Agnes.


"gini ya, kemarin itu nih setelah kita bertengkar dengan intan, besoknya prrusahaan ayahnya hampir bangkrut ,dan paling gak masuk akalnya dia minta tolong sama aku sambil nangis tersedu-sedu, waktu itu aku bingung mau ngapain, ya udah aku iya in ajah, eh besoknya dia datang ucapin makasih orang aku gak bantu apa-apa"Jelas Widya.


"apa mungkin itu mahluk yang menempeli mu Wi,dia kan bantu kamu, ihk.. seram dekat-dekat Widya" ucap Agnes


"jangan kebanyakan nonton sinetron deh, pake logika dong sekali-kali "ucap Risya


"tau nih,intinya itu kebetulan aja, mungkin aja besoknya memang udah bisa di atasi orang tuanya ,tapi Intannya malah salah paham"Jawab Widya


"tapi ada baiknya juga, kita jadi bisa tenang dan gak punya musuh lagi"ucap Risya


Percakapan mereka berhenti Ketika mereka sampai di parkiran, disana sudah ada Intan dan teman-temannya yang lain.

__ADS_1


"ya udah kita berangkat aja ya,intan kalian bawa mobil kan"tanya Agnes


"iya kami akan naik mobil aku,kalian di depan kami akan nyusul di belakang"Jawab Intan


"oke"jawab mereka kompak.


mereka pun berangkat Widya satu mobil dengan Agnes dan Risya, Intan dan teman-temannya mengikuti dari belakang .


Sampailah mereka di sebuah kafe yang lagi populer di kalangan pemuda. Mereka memilih duduk di pojokan dekat kaca karena disana di sediakan meja sedikit besar dan kursi panjang.Mereka pun berbincang-bincang.


"disini suasananya enak ya"Ucap Widya


"permisi, mau pesan apa mba, ucap Pelayan kafe dengan ramah


mereka pun memesan makanan dan minuman .Mereka pun berbincang-bincang menunggu pesanan mereka datang.


"aku ke toilet bentar ya "Ucap Widya.

__ADS_1


" iya wi, hati-hati nanti ada yang nempelin kamu lo "ucap Agnes cengengesan


"temani aku aja yo,aku juga jadi takut ini"ucap Widya


"gak mau, aku udah berada di posisi enak,tenang,nyaman .Intinya gak mau berdiri" ucap Agnes


"iya gak papa kali, kamu percaya sama ucapan Agnes, gak usah takut kamu pergi aja gih, gak ada apa-apa ko "Ucap Risya


"ya uda aku ketoilet dulu ya"Ucap Widya


sesampainya di kamar mandi Widya memperbaiki riasannya di depan kaca dan bergumam sendiri


"apa cuma persaan ku aja ko rasanya ada yang memperhatikan dan mengikuti ku ya, apa benar kata agnes aku di tempeli "gumam Widya dalam hati.


Widya keluar dari kamar mandi karena tidak terlalu fokus Widya bertabrakan dengan seorang pria yang memakai masker dan pakaian serba hitam, karena tubuh pria itu tegap, tinggi dan kekar.Widya akan terhempas ke lantai, tapi dengan sigap Pri itu menarik Widya kedalam Pelukannya. Widya bisa mencium wangi mint yang sangat menenangkan dan dekapan hangat serta kecupan di dahinya, mungkin itu ketidak sengajaan tapi rasanya Widya ingin tetap berada di posisi itu,


"sangat nyaman "gumam Widya dalam hati

__ADS_1


tiba-tiba pria itu melepaskan Pelukanny dan menatap Widya dengan tatapan yang tidak bisa di artikan Widya. dalam sekehjap mata pria itu mrngecup bibir Widya singkat dan langsung beranjak pergi .Widya terdiam dan bengong di tempatnya dengan bibir terbuka.


__ADS_2