
Seorang gadis cantik masih terlelap di tempat tidurny yang nyaman, tidur nya terusik karna masuknya sinar matahari mengintip dari sela-sela jendela kamar,
"hoam "meregangkan otot-ototnya
“sial ,ka Meliana kenapa telat membangunkanku?”gerutu widya kepada kakanya sembari melihat jam di tangannya yang menunjukan jam 7:15. Dimana tinggal 5 menit lagi akan melaksanakan upacara sekolah.
Dengan wajah yang di tekuk widya berjalan dan mengarahkan pandangannya kearah mobilnya yang terparkir,dia masuk kedalam mobilnya dan membawa mobilnya dengan kecepatan tinggi .
widya sampai di depan gerbang dan gerbang sudah tertutup rapat dari celah celah gerbang dapat widya lihat beberapa siswa yang di hokum karena terlambat dan melanggar peraturan.
Kemudian widya memutar mobilnya dan memarkirkannya di depan kedai kopi langganan widya menitipkan mobilnya ,bagi widya terlambat adalah hal yang sudah biasa baginya.
“Bu min,aku nitip mobil yah “
“Terlambat lagi wi ,” melihat sekilas kearah widia
“Iya bu, “ menunjukan senyum termanisnya
setelah berpamitan kepada bu Mina widya berlari kebelakang sekolah , dia menatap tembok tinggi sekolah nya yang memiliki ketinggian 4 meter,dan disana sudah tersedia tangga yang di persiapkan nya jauh hari karena dia tahu bahwa dia akan selalu terlambat.dengan gesitnya widya menaiki tangga ,ketika widya hendak melompat dia sangat di kejutkan dengan suara seseorang di bawah sana
“Apa yang kau lakukan disini widya angela garcia”menatap tajam keaarah widya
Sekedar info ziko adalah ketua osis tampan di sekolah widya anaknya baik,tampan ,ramah,berprestasi dan jangan lupa dia juga memiliki sifat yang sangat tegas .Ziko juga lelaki yang diam diam menyukai widya.tapi, dia selalu menunjukkan sikap dinginnya kepada widya . widya sangat membenci ziko karena dia selalu menghancurkan rencananya seprti mau bolos,tawuran dan banyak lagi kelakuan widya yang digagalkan oleh Ziko.
“Apakah kau tidak lihat aku sedang memanjat tembok,cepat tolong aku ini sangat tinngi aku tidak bisa melompat ‘merentangkan kedua tangannya
Jelas saja hal ini membuat ziko sangat senang sekaligus gugup Karena dia akan bersentuhan dengan pujaan hati,tapi dia menutupinya dengan gaya sok coolnya menatap tajam kea rah widya.
“Aku tidak akan membantumu kau harus di bawa ke ruang BK” pura pura menolak
Karena tidak sabaran lagi widya langsung melompat kea rah ziko dan menimpa ziko di bawah
__ADS_1
Bugh
Jantung ziko berdetak dengan cepat bagaimana tidak wajahnya dan widya berdekatan hanya dengan jarak 5 cm saja,dan ziko tidak bergerak sama sekali dia menatap lekat wajah imut di depannya,berbeda dengan widya yang mengoceh tidak jelas
“Andai kau menangkapku kita tidak akan terjatuh dan juga percuma badan mu yang besar tapi tidak bisa menangkap gadis cantik dan imut lucu sepertiku hah..”
widya mengoceh terus tanpa melihat wajah ziko yang sudah merah bagaikan tomat
Karena omelan widya yang tidak berhenti ,akhirnya Ziko membungkam mulut Widya dengan tangannya. Widya terdiam sesaat mata mereka bertemu ,dan tiba-tiba seseorang menarik rambut Widya dari belakang ,dan melamparkan gadis itu ke tanah.Melirik sekilas siapa yang berani menarik rambutnya .
“Kamu siapa sih ? main tarik rambut gue,berani lo sama gue sini !,Tanya widya dengan sinis
“ biasa aja dong mba gitu banget itu Cuma rambut lo yang gue tarik,dan lo berani sekali menggoda pacar gue,jawab gadis itu tak kalah sinis.
“ kamu dasar wanita sial ,Cuma karna cowo ini ,kamu nuduh aku sembarangan,sini kamu sialan ,ucap si Widya sambil menarik rambut gadis itu
Gadis yang tidak siap itu langsung terjatuh ketanah,gadis itu bangun sambil menatap Widya di depannya dengan kesal,kepalanya masih terasa nyeri dan berdenyut sebab jambakan Widya.
Begitu juga dengan sahabat Intan,yah nama gadis yang bertengkar dengan Widya adalah Intan,nama sahabatnya ialah vira dan Yunika.
“Ada –ada aja si Widya sampai jam segini belum di sekolah “ gumam Risya sambil berlari keluar kelas
Raisya dan Agnes datang dan menghampiri Widya ,mereka menatap gadis di depan mereka bersama pria yang sudah menjadi penyebab semuanya.
“kamu gak apa-apa kan wi?”Tanya Agnes pelan sambil menatap sahabatnya itu.
“kepalaku sakit dan gatal Nes,kena jambak Ulat Bulu,”sambil menatap gadis di depannya sinis.
“apa kamu bilang dasar cewek sial,sepertinya kamu belum kapok juga ya,apa kamu mau aku hajar wajah sok imut mu itu?”Bentak Intan sambil menatap wajah widya sinis
“sudahlah kalian hentikan pertengkaran ini dan ikut saya ke Ruang BK,”ucap Ziko mencoba melerai pertengkaran itu , menatap tajam kepada kedua gadis itu
__ADS_1
“diam kamu jangan ikut campur”,Bentak Widya yang membuat ziko marah karena tidak di hargai sebagai ketua osis disini.
“udalah wi jangan terlalu di perpanjang,dan untuk lo kita tahu ko teman kita gak suka sama ziko,jadi mba gak usah cari masalah sama teman gue,
Sedangkan Ziko menatap Widya dengan tatapan kecewa,berbeda dengan yang di tatap yang acuh seolah –olah yang di katakana oleh sahabatnya itu bukan apa-apa.tanpa sepengetahuannya ada hati yang tersakit.
Yah, Intan adalah gadis yang sangat menyukai Ziko,dia akan nekat berbuat apapun demi mendapatkan lelaki ini.
“ada apa ini Tan,kenapa ribut?” ucap vira yang datang bersama Yunika
“gak apa-apa barusan ada cewek gatal yang godain Ziko gue,baru di kasih pelejaran dikit udah main keroyokan”ucap Intan
“apa kamu bilang kamu pikir aku takut? sini kamu” ucap Widya yang emosinya sudah di ubun-ubun
“Oh jadi gini ya kamu ,bisanya Cuma main keroyokan ,dan jug ague tahu semua tentang lo,lo adalah gadis yang tidak punya keluarga dan semua kebutuhan lo di cukupi oleh lelaki tua ,yang artinya lo rela jual tubuh lo sama lelaki hanya demi uang”,ucap Intan kepada Widya
“dasar bere**se*, sini kamu ” ucap Widya sambil menjambak Intan
Keadaan langsung berubah kacau ,Raisya dan Agnes jadi ikut berkelahi melawan teman-teman Intan.
Ziko langsung panic melihat keadaan ini dia mencoba melerai pertengkaran ini dengan menarik salah satu dari mereka,namun gagal karena kekuatan para gadis itu jauh lebih kuat ketika sedang bertengkar dan emosi.
Pertengkaran mereka semakin sengit,rambut dan seragam mereka sudah acak-acakan. Mereka saling mrnjambak dan menampar tidak ada yang mau mengalah.
Widya yang sudah terbakar amarah segera Menarik rambut Intan sehingga mereka berguling-guling di lantai dan menampar Intan hingga sudut bibirnya mengeluarkan darah .
“akan ku sobek mulut busuk mu ini “Ucap Widya sambil menampar Intan
Sedangkan Ziko yang mencoba melerai pertengkaran mereka selalu gagal.
“apa yang kalian lakukan !”teriak seseorang sehingga membuat perkelaihan itu berhenti.Widya dan yang lain menatap Bu Rita sambil tersenyum takut.
__ADS_1
“ikut ke ruangan saya Sekarang”perintah bu Rina menatap mereka tajam