
Plastik yang berisi narkoba itu dibuka dan dihirup memakai straw oleh anggota mafia itu.
"Good bos!" Lalu aku diberi tas ransel dan disuruh langsung keluar.
Aku bergerak keluar dari Klub itu dan sudah ditunggu oleh Niki dan Santana.
"Ini uang bagianmu " serah Santana kepadaku yang menyerahkan ransel itu.
"7000 USD" terbelalak aku mendengar nominal tadi.
"Aku tau,lain kali kami akan memakai jasamu lagi" tidak dapat kugambarkan USD adalah mata uang kami.
Hari ini begitu mengejutkan bahwa hanya perlu menjadi diam dan pengantar tanpa banyak bacot dapat uang 7000 USD,kalau dirupiahkan berarti 90 juta sekali pengiriman.besoknya aku menukarkan uang itu dengan 4000 dolar masih USD dan hanya mengganti rupiah hanya 1000 dolar.berlanjutlah keseharianku sebagai pelayan kembali,dipagi hari bekerja sebagai pelayan dengan gaji yang begitu rendah dan malam hari sebagai penghantar buat para gerbong narkoba sedikit demi sedikit aku mengumpulkan pundi-pundi dollar dari mereka.
Terkadang aku diberikan oleh para gerbong Tips yang berkisaran 2000 dollar,walaupun pemasukanku sudah melebihi teman-teman seusiaku tidak menjadikan aku berfoya-foya dalam menghamburkan uang,dari situ aku mulai merintis dengan menanam saham di berbagai perusahaan dan aku mulai dipercayai Niki dan Santana bahkan sekarang aku bukanlah penghantar,melainkan mengikuti mereka sebagai pengedar dan aku bahkan mulai diajarkan mereka Selok belok didalam dunia gelap ini.
Bahkan aku dikenali dengan saudaranya Santana dimulai dari ayahnya,adik adiknya,bibinya,bibi ayahnya,teman bibi ayahnya,orang tua ayahnya bahkan anak anak adik ayahnya,jumlah mereka melihatkan keharmonisan keluarga dan silsilah keluarga Santana.
"Nikmati champagne disini,keluargaku menyukai ini, setiap pertemuan keluarga pastikan harus ada ini wkwkwkkwkwk"ketawanya keras dengan agak mabuk.
__ADS_1
"Aku ingin pulang"terangku ke Santana,lalu aku beranjak dari mejaku dan segera keluar dari tempat itu dan menyumpah serapah kenapa aku ikut acara beginian.tapi tentunya dalam hati.
"Jo,pliss deh....jangan ganggu aku.ada keluargaku didalam"marah seorang cewek yang memarahi teman atau pacarnya diluar tanpa menyadari aku memerhatikan mereka.
"Hei...!!!ayo kita berbicara baik-baik,ayolah sayang aku juga gak mau berbuat keribetan disini" lalu aku melihat adegan tarik-tarikan antara mereka membuatku tidak tega melihat cewek itu.
"Hei...."aku segera mendekati mereka
"Kamu kira menyakiti cewek itu bermartabat?dia inginkanmu pergi!nak cepat masuk ke dalam keluargamu menunggumu!" Perintahku dengan memberi isyarat mata kearahnya.
"Iya om" gadis itu segera pergi dan masuk ke dalam aula pertemuan.
********
"Niki,Bagaimana pengiriman tadi malam?"
"Lancar,tapi aku ambil 2000 buat membersihkan kekacauan Marty tadi malam" terang pada Santana yang merasa janggal akan kekurangan uang pasokan.
"Kamu Fandi,berapa yang kamu dapat kemarin?"
__ADS_1
"Aku dapat sekitar 400k"sambil melontarkan sebuah tas yang berisikan uang.
"aku harap kamu mau pergi ke belakang untuk mengecat" maksud yang terselubung dari Santana adalah menyuruhku menginterogasi Niki.
Setelah Niki keluar dari Bar,mulailah misiku untuk membuntutinya dari belakang.pada awalnya semuanya kelihatan begitu normal dia menyusuri masuk ke tempat prostitusi dan menikmati harinya dengan alkohol,wanita dan aku juga memastikan apa yang dilakukannya bersih selama 1 hari ini.
aku mulai membuntutinya dari belakang dan menemuinya berjumpa dengan sekawan orang.
"Semudah itukah laknat?" dia menganggukan kepalanya
"cepat kelarin dan pergi dari sini!"
"tenang!" seru salah satu Orang Jawa itu.
"bagaimana ini,masak hanya segini?istrimu pasti udah kubunuh kalau kek gini"
mendengar hal itu aku mendengar lanjut dan mengetahui banyak hal kelam tentang Niki.
"Plisss Jangan bunuh dia!tuhan pasti memberkatimu! aku berjanji!", pintanya kepada sekumpulan itu.
__ADS_1