
pulang sekolah....
"Untung kejadiannya gak sampai guru BP cha" kata ita
"iya, untung ada Faruq yang misahin, ternyata.. dia baik juga ya"
"cieee Lia yang mulai tertarik dan luluh nih hatinya"
"cieeeeee" serempak mereka
"apaan sihhhh"
"eh Ya ngaku aja kalau tertarik mah nanti kita yang makcomblangin, ya ga cha, ta? "
"iya Ya nanti aku bantu deh buat deket sama Faruq, dia kan oke, trus kamu nyobain dong punya pacar, kan udah gede ini, udah SMA, sayang lho cha kalau kelewat hahaha"
(iya juga sih kata icha kadang aku juga butuh seseorang selain mereka buat jadi penyemangat buat belajar)
"hmmmm boleh juga cha hehe"
"hah kamu mau Ya? onet sama siapa dong"
"yah Net lho kan udah ada bang Ojak, kenapa ditolak mulu sih? terima noh bang Ojak tuh kasihan jangan nunggu yang tak pasti deh Net"
"iya iya deh Ta nanti gue coba deh, tapi kenapa lho gak ngeluh ya? Jangan-jangan... "
"iya bener gue udah ada yang deketin, udah ada gebetan hehe"
"ohhhhh pantesannnn, wahhh DDM nih diam-diam menghanyutkan! "
"ok.deh berarti sekarang giliran Lia, ini menjadi misi kita bersama setuju? '
" OK!! " serempak mereka
besok siangnya ketika mereka dikantin sekolah
"aduh! gue kebelet dulu nich, bentar ya guys" keluh icha
setiba diWC Icha pun berpas-pasan dengan Faruq, hampir saja mereka berdua bertabrakan
"duh, ampir aja, sorry gue kebelet"
Faruq pun mengangkatkan kedua halisnya sambil tersenyum
"lho ko masih disini Far? "
"oh ini ada yang jatuh, punya lho bukan? "
"oh iya ini punya gue, makasih Far"
" oh yah, lho temennya Lia kan? nama lho siapa sih? "
"gue Icha"
"oh ya ya ya"
"eh iya diantara temen gue ada yang suka sama lho tau"
"siapa? "
"Lia"
"ohhh"
"oh doang nih? "
__ADS_1
"yaa terus harus bilang apa coba? "
"apa ya? gak tau juga hahhaha"
"uhhh dasar"
"oh iyyya salam? "
"gak mau ah"
"kenapa gak mau? "
"yaa gak mau aja"
"hmmmm ya deh gue balik duluan kekantin lagi"
"ok"
Faruq pun menatap Icha sampai hilang dipandangannya
"eh cha lama banget sih lho ke WC aja"
"gue ketemu Faruq, ngobrol bentar"
"wah cha ko bisa? "
"jadi, pas gue mau ke WC kan Buru-buru tuh, ampir ketabrak tuh anak jadi barang gue ada yang jatuh, eh ternyata dia nungguin gue diluar , terus gue cerita-cerita sedikit tentang kamu Ya"
"ohok... ohok ohok" akupun tersedak kaget
"jadi Faruq udah tau Lia suka sama dia? " tanya Onet Buru-buru
"yaaa gitu deh.. "
"terus-terus gimana responnya? " sambung Ita semangat
"ihhhhh Icha kenapa bilang secepat itu??? kan akunya jadi maluuu.... "
"yaaa lebih cepat lebih baik Ya, gimana kalau Faruq nya nanti keburu suka sama yang lain coba? "
"iya sihhh, tapi... aku Pura-pura gak tau ya cha kalau Faruq udah tau tentang aku, soalnya aku maluuu... "
"Iya-iya siap Ya laksanakan! "
"hmmmm makasihhhh" pelukku
"Cie-ciee kapalnya mulai beluncur nihhh"
"cinta pertama kan Ya? "
"ah udah ah aku malu hmmmm, terus, gimana dong sekarang? "
"hmmm habis ini kan ulangan Inggris nih... gimana kalau kamu kasih semangat ya? "
"semangat kaya gimana ya? "
"aduhhh Liaaa, tulis surat ke atau apa ke"
"ohhh gitu yaaa, tapi ahhh surat itu udah gak anehh, aku mau yang aneh ahhhh"
"maksudnya? "
akupun membeli minuman yoghurt lalu aku beri tulisan "semangat for Faruq"
"wahhhh sosweet banget Ya"
__ADS_1
"sttttt jangan berisik, ini rahasia kita berempat ya heee"
"siap ya"
Bel masuk pun berbunyi, kring....
"ayo cepet sebelum Faruq masuk kita harus duluan ke kelas"
"Ayo-ayo"
Didalam kelas Faruq pun kebingungan sendiri, dia mendapati sebotol minuman dengan tulisan "Fighting Faruq!!! "
Lia pun melihat ekspresi dari Faruq, dia keliatannya gak senang ya? atau bingung siapa yang ngasih? tapi perasaan icha udah kasih tau Faruq dehh kalau aku suka, harusnya dia peka ya, hmmm, ya deh gak papa asalkan diterima
pulang sekolah Faruq pun manggil icha
"Icha!"
"eh iya Far kenapa? "
"minuman ini dari siapa? (Pura-pura gak peka)
" ya dari siapa lagi dong Farr, itu dari Lia.. "
"oh"
"oh doang nih? "
"iya makasih aja"
"hmmm ya ya ya nanti aku sampein, ih tapi aku engga beri tau Lia kalau kamu udah tau, jadiii kamu pura-pura gak tau ya kalau yang ngasih itu Lia soalnya dia malu banget kalau kamu sampai tau, bisa-bisa dia gak masuk deh nanti hehe"
"iya deh aku anggap aja ini dari kamu"
deg
"mmmm tapi gak usah gitu juga, ituuu dari fans kamu Farr" senyum Icha
"iya iya"
"diminum ya! awas kalau dibuang nanti temen ku nangis! "
"iya iya! bawel! "
"hahahaha"
"Cha lho abis dari mana? lama banget kita nungguin nih! "
" slow slow dong onettt, aku tuh udah ketemu sama Faruq "
"ngapain? Lia yang ngefans ko lho yang sering ketemu sama dia sih... "
"denger dulu Ta... jadi.... tadi tuh Faruq nanyain minuman itu dari siapa... "
"trus kamu bilang apa?
" yang bilang dari kamu lah Ya! "
"trus trus gimana??! Faruq seneng?! dia minum gak minuman nya?! tapi kamu bilang kan kalau aku belum tau kalau kamu ngasih tau Faruq? "
"sesuai perintah kamu itu beres hehe, tapi... minumannya sih belum diminum, tapi mungkin nanti deh Ya"
Icha mencoba menghibur aku, tapi kayanya aku udah tau deh kalau aku ditolak, kalau Faruq gak suka sama aku, ya aku sadar diri sih, dibanding Icha dia lebih cantik, pinter, ceria lagi, dia itu bisa buat orang lain jadi nyaman disisnya termasuk aku juga temannya apalagi kalau lawan jenis termasuk Faruq juga, apalagi ditambah aku gemuk perutku buncit meski gak sebuncit onet sih, ya emang dari cerita nya juga yang jadi itu kadang bukan orang yang dimakcomblanginnya tapi orang yang memakclombangin, ughhh aku agak sakit hati sedikit nih nerima kenyataan ini, tapi aku juga sadar diri, ya udah deh gak papa kalau emang Faruq suka nya sama Icha aku ikhlas....
"ya udah yu kita pulang guys! "
__ADS_1
"meluncurrr"