
Hidup itu penuh dengan teka teki
penuh dengan lika liku
dan dengan sandiwara
apa bila kita memerankan nya dengan baik maka semua akan berjalan sesuai skenario nya.
.
.
.
.
Bram berlutut di hadapan wanita itu dan memegang tangan nya
"Aku baru mengenal mu dan aku sudah sangat yakin kau adalah pilihan tuhan untukku, di hadapan keluarga mu aku ingin meminta izin mu untuk melamar mu."
Mengeluarkan kotak kecil yang ada di saku belakang celana nya dan
"Igrey xiuta halindur mau kah kau mwnjadi pendamping hidupku dan menemani ku sampai kita tua nanti??. "
"W**ill you marry me**?"
POV igrey
Ya tuhan andai ini benar benar berasal dari hati laki laki ini pasti aku akan menjadi wanita yang sangat bahagia karena baru bagun aku langsung dapat lucky something
Jantung ku...
tolong brammm
Jantungku tidak beraturan sekarang....
Kenapa harus begini, dan mengapa hati ini merasa sangat bahagia meskipun ini hanya sandiwara??
BRAM POV:
__ADS_1
Ya tuhan apa yang baru keluar dari mulut ku?
aku tak pernah merancang itu.....
Dan kenapa aku melihat mata bahagia di matamu igreyyy
Apakah tuhan sudah menakdirkan kita berdua?
Tapi aku tidak mencintaimu
Saat kata itu terucap tetes air mata pun jatuh dari mata,
tidak peduli ia mengungkap kan nya dengan sunggung sungguh atau hanya dengan skenario yang sudah ia mainkan.
"Yes i will. "
pelukan hangar terpapar di badan bram dan igrey.
Zeno dan ibu yang menyaksikan mereka berdua yang menjadi saksi lamaran itu pun pecah dengan tangis bahagia, terutama ibu.
Ia tidak bisa menyangka bahwa putri kecilnya itu akan menikah dan akan menjadi sosok ibu seperti dirinya kelak.
"Bu.........aku meminta restu mu. "
memeluk tangan ibu igrey yang tidak tercucuk infus itu.
Lalu mencium punggung tangan ibu igrey dan menaruh nya di dahi nya
"Restu mu akan menemani dan akan menjadi penopang pernikahan kami, restui lah kami bu. "
Ibu igrey mengelus tangan calon menantu nya itu dengan sangat lembut.
"Bram, ibu sudah merestui kalian. "
lalu melanjutkan kata katanya
"Hanya ingat lah satu hal, ayah igrey sudah meninggal sejak ia sma. ia adalah tulang punggung keluarga kani semenjak ayah nya meninggal. "
"Aku tidak mau mendengar sedikit pun kau buat dia menangis bram. apabila kau membuat nya seperti itu aku akan menjemput sendiri putri ku ke rumah kalian. "
__ADS_1
Dengan suara yang lembut ibu mengatakan itu igrey yang mendengar itu pun menangis tersedu sedu..
"Bu tenang lah, bram akan membuat ku selalu bahagia...... "
Balas igrey yang sudah menyeka sebagian air mata yang berada di pipi dan ujung pelipis nya.
Setelah mereka selesai meminta restu dan mendapat kan restu mereka izin untuk pergi ke rumah utama untuk menentukan tanggal yang pasti.
****
Setiap ada yang bahagia pasti ada yang bersedih
semua itu memiliku lawannya sendiri.
Di ujung kota tepat nya di tempat paman dan bibi bram tinggal.
Nereka mendapat kabar penting bahwa mereka di undang untuk makan bersama di rumah utama liang.
Reyna: "Sayang apa kita akan datang besok?."
mengatakan mengenai makan malam keluarga itu.
Zekliy: "Yah tentu saja, kita tidak boleh melewatkan ini bukan??. "
BERSAMBUNG
¤¤¤¤
Ayo tebak apa selanjut nya.... 😄😄
buat teman teman yang membaca novel ini author butuh banget saran kalian.
Jangan lupa tinggalin komen di kolom komentar yah, dan kalau kalian mau ngasih saran, kalian bisa Follow dan Dm Ig atuhor
@Tresiapjtnn____
1 like kalian bisa membuat author semangat loh :)
__ADS_1
Terimakasih juga