
Saat nency masuk, ia melihat ibu igrey sedang tidur padahal sebelumnya ia berencana untuk memperkenalkan dirinya sebagai calon besan.
Setelah beberapa menit menunggu, makanan ibu igrey datang dan ibu igrey di bangun kan oleh penjaga itu.
Saat bangun ibu jgrey melohat sosok wanita asing di ruangan nya,
"Saya nency mami bram. " ucap nency menyalam ibu igrey.
Setelah itu mereka berbincang bincang mengenai anak anak mereka,
Tetapi nency memotong sedikit perkataan ibu igrey
"Maaf nona, mungkin ini akanmembuat mu sedikit atau bahkan sangat merasa terpukul. "
"Ada apa? kenapa kau berkata seperti itu nyonya?. "
"Igrey dan putra mu zeno, saat hendak menuju ke RS setelah pulang dari rumah kami."
Nency mengambil nafas sejenak
"Mereka awalnya di ikuti oleh sesorang tidak di kenal, lalu mereka mengalami kecelakaan nona. "
Sontak ibu igrey yang mendengar itu histeris kaget, ia tak kuasa menahan tangis nya
"Lalu di mana mereka sekarang?. "
"Tadi nya mereka di Rs umum 89 tetapi sudah kami pindahkan ks RS ini nona, nona tenang saja mereka sudah mendapat kan perawatan yang memadai. "
Pada saat mendengar itu ibu igrey takut dan sedikit legah.
"Lalu bagai mana pernikahan mereka nyonya?."
__ADS_1
"Tenang saja, saat igrey telah sembuh total, pernikahan akan di langsung kan. "
Setelah itu ibu igrey merasa tenang karena anak nya dalam keadaan yang aman dan yang ke dua pernikahan putri nya tetap akan berlangsung, meskipun ia tidak mengetahi secara detail mengenai anak anak nya.
Saat igrey dan zeno di pindah kan ke rumah sakit, zeno sudah sadar kan diri , ia hanya mengalami cedera ringan pada lengan kanan nya karena saat memwluk kakak nya ia sempat terbentur keras ke bangku depan.
Sedangkan igrey mengalami pendarahan tetapi telah mengalami pertolongan pertama, dan ia sempat meninggal secara medis atau mati suri akibat syok yang terlalu berlebihan.
Setelah rinto selesai makan siang ia pergi ke Rs umum 89 untuk mengecek keadaan supir.
Setelah sampai di Rs umum 89, ternyata supir itu masih belum sadar kan diri.
awal nya rinto ingin menanyakan bagaimana awal cerita nya.
"Suster tolong hubungi nomor ini, apa bila pasien yang di kamar VVIP 89 sudah sadar kan diri. " sambil menyerah kan kartu nama nya,
"Ia pak, nanti akan kami kabari. " sambil menerima kartu nama itu
Wah tuan ini ternyata asisten nya keluarga liang
******
Di cafe tempat strey dan bram sangat sepi pengunjung, karena yang berkunjung adalah kalangan atas.
Setelah selesai makan mereka berdua pergi dari tempat itu,
"Sayang kita mau kemana?. "
sambil menggandeng tangan bram
"Sudah ku bilang jangan panggil aku sayang. "
__ADS_1
"Lalu aku panggil apa? bram? apa kamu yakin kamu nyaman?. "
"Terserah........."
"Okehh aku akan memanggil kamu sayang saja. "
"Kenapa?. "
bram menoleh ke arah strey yang menggandeng tangan bram sejak menuruni tangga lantai 3
"Karena kamu mengizin kan nya. "
"Sejak kapan?. "
"Sejak di lantai 3, kau mengizin kan aku untuk menggandeng tangan mu dan kau pasti nyaman, aku tau kau sebenar nya masih sayang pada ku."
Bram hanya diam mendengar perkataan strey, tetapi memang benar ia tidak membantah atau pun memberontak saat streey memegang tangan nya
BERSAMBUNG
¤¤¤¤
Ayo tebak apa selanjut nya.... 😄😄
buat teman teman yang membaca novel ini author butuh banget saran kalian.
Jangan lupa tinggalin komen di kolom komentar yah, dan kalau kalian mau ngasih saran, kalian bisa Follow dan Dm Ig atuhor
@Tresiapjtnn____
__ADS_1
1 like kalian bisa membuat author semangat loh :)
Terimakasih juga