Presdir Berhati Batu

Presdir Berhati Batu
MENGALAMI KEBOTAKAN


__ADS_3

Mesikipun Bram tidak pernah mengunjungi Igrey, ia tetap membayar finansial Rs nya Igrey dan adik nya itu.


Bram lebih memilih bermain di Club dan bermalam dengan wanita wanita sexy dari pada harus pergi ke Rs, ia sangat benci mencium bau Rs dan bau beberapa obat.


Rasanya perut nya akan di goncang dan akan mengalami mual meskipun masih bisa ia tahan, karena itu ia malas mengujungi igrey


di perusahaan pusat Liang Group


tok tok tok!!............


pintu terbuka


Rinto: "apa kau sedang sibuk sekarang?."


sambil menduduk kan badan nya di kursi depan meja kerja bram, dan menatap lekat wajah sahabat nya itu dengan intens.


Bram: "Sedikit........."


Rinto: "apa kau tidak mau menyelediki masalah calon mu itu??."


Bram: "Tidak perlu, semalam polisi datang dan ia bilang bahwa supir mengalami mabuk berat. tidak ada yang mencurigakan sama sekali menurut ku,jadi tidak usah di perpanjang."


sambil melihat dengan datar ke arah wajah sahabat nya itu


Rinto: "tapi rasa ku ada janggal bram. "


Bram: "sudah lah tidak usah di perpanjang to."


bentak bram, karena Rinto tidak menuruti keinginan tuan muda bram itu

__ADS_1


Karena Bram tidak mau mendengar kan perkataan sahabat nya itu, ia terpaksa menyelidiki masalah ini dengan diam diam.


karena rinto merasa ada yang janggal.


*****


Zeno sudah fit dan ia sudah bisa melakukan aktifitas nya saat ini, dan ani ibu igrey meminta putra nya itu untuk menemani ia ke dokter hari ini sekalian menjenguk putri nya itu


Saat mereka berangkat kepala ani terasa sangat sakit, tetapi ia tidak memperduli kan itu


saat tiba di Rs mereka berjalan menuju ruangan dokter yang merawat ibu igrey, belum sampai di ruangan, ia mimisan dan tidak sadar kan diri.


zeno yang berada di samping ibu nya itu terkejut melihat ibu nya yang tidak sadar kan diri.


ia memanggil beberapa suster untuk menggopong tubuh ibu nya itu ke ruangan.


saat dokter melakukan pengecekan dan pengecekan


Zeno: "kenapa ibu saya seperti itu dok?."


Dokter : "ibu ani sudah memasuki stadium 2."


menghela nafas dengan teratur


Dokter :" maaf jika ini akan membuat anda merasa tersakiti, tetapi tidak ada harapan untuk ibu ani, saya tidak mengira bahwa ibu ani sudah memasuki stadium 2."


Zeno: "dari mana dokter tau?."


tanya zeno dengan heran kepada dokter itu, padahal dokter itu hanya memberi ibu nya suntikan dan infus vitamin saja

__ADS_1


Dokter: "kemarin hasil lab pemeriksaan ibu ani sudah keluar nak."


sambil membuka laci meja milik dokter itu, dan memberikan amplop coklat kepada zeno


zeno membaca kata demi kata dan memperhatikan gambar yang ada di dalam ronsen itu


Dokter: "kami sudah 3 kali mengulang nya dan hasil nya tetap sama, ibu ani sudah memasuki stadium 2 akhir. "


Deg!!!!


Zeno tidak tau harus apa lagi saat ini, kedua wanita yang ia ingin jaga tmsedang berbaring lemah dan ia hanya bisa diam melihat nya.


setelah ibu ani sadar Dokter menyaran kan agar ibu ani membotakkan rambut nya, karena bila tidak segera di botakkan nanti nya rambut ibu ani akan mengalami keguguran yang sangat akut.


ibu ani hanya mengangguk setuju dengan saran dokter itu, karena mungkin itu yang terbaik


BERSAMBUNG


¤¤¤¤


 


Ayo tebak apa selanjut nya.... 😄😄


buat teman teman yang membaca novel ini author butuh banget saran kalian.


Jangan lupa tinggalin komen di kolom komentar yah, dan kalau kalian mau ngasih saran, kalian bisa Follow dan Dm Ig atuhor


@Tresiapjtnn____

__ADS_1


1 like kalian bisa membuat author semangat loh :)


Terimakasih juga


__ADS_2