
Di kamar mandi igrey menemukan jepitan rambut yang berbentuk hati.
Jepitan itu di berikan oleh mantan kekasih terindah igrey saat dia kuliah.
Mereka berpisah dengan baik baik makanya igrey menjaga barang pemberian mantan nya itu.
Bukan karena mahal nya jepitan itu tetapi karena ia sudah menganggap mantan nya itu sebagai sahabat.
Mereka berpisah karena laki laki itu akan menikah dengan pilihan orang tua nya, igrey saat itu sangat rapuh laki laki itu menguatkan dirinya.
Mereka mencoba untuk bertahan dan mencari jalan keluar dan mereka pun memutuskan untuk berpisah.
Istri mantan nya itu sangat baik oleh karena itu igrey sangat iklas untuk melepaskan nya.
Istri mantan nya itu adalah sahabat nya sendiri yaitu renta.
Awalnya ia tidak terima lambat laun ia juga menyadari siapa dan di mana posisi nya.
Karena itulah igrey menggap ia tidak pernah pacaran, ia menggap mantan nya itu adalah temannya sampai sekarang.
"Awww apaan sih!! sakitt."
igreY merengek dan mengelus kepalanya.
"Hanya karena barang murahan ini kau minta di temani oleh ku??. "
"Ia kenapa??!!. " bentak igrey.
Lalu mereka berdua turun untuk bergabung dengan keluarga nya itu.
__ADS_1
Sebenarnya petuah belum ada membahas masalah adat karena bagi nya, pengantin lah yang harus dan wajib tau susunan nya.
"Cepat sini sayang kami menunggu kalian." panggil mami bram kepada kedua orang itu.
Igrey duduk tepat di samping kanannya dino dan di samping kiri nya zeno, bram yang melihat itu menyuruh dino untuk bergeser agar dia yang duduk di situ.
Tetapi igrey tidak mengizin kannya, dan bram pun duduk di lantai tepat di bwah kaki nya igrey.
Saat petuah menjelaskan mengenai acara acara adat, bram sibuk membuat dirinya senyaman mungkin, sampai igrey pun resah sendiri melihat tingkah bram.
Saat bram mulai tenang igrey mengelus dan memainkan rambut bram, tanpa ia sadari bram menjadi sedikit mengantuk tidak lama kemudian kepala bram mendarat di pinghir paha igrey dan bram tertidur,semua keluarga yang melihat itu hanya diam saja.
Igrey masih dengan seksama mendengarkan petuah itu sampai jam 22:00 mereka bercerita, bram tidak ada bergerak.
ia sangat nyaman tidur dengan posisi itu.
"Bram......"
igrey mengelus pipi bram dan memukul nya perlahan berkali kali. tetapi tidak ada respon sama sekali.
Sampai ia meminta air kepada pelayan ia menyiprat kan air iti dari tangan nya dan menjadikan banyak bulir bulir air di wajah bram.
Di alam mimpi, bram bermimpi sedang mengalami kebanjiran dan tanpa bram sadari ia mengigau.
"Tolong!!! tolonggg."
pelayan dan keluarga liang yang melihat itu tertawa terbahak bahak melihat tingkah bram.
"Brammm bangunn kebanjirann."
__ADS_1
balas igrey yang menahan tawanya.
Dengan cepat dan tersentak bram duduk tegap dan melihat sekitar nya.
"Dimana?? mana banjir???."
jawab nya cepat sambil melihat ke arah igrey.
Semua mata yang menyaksikan tingkah bram tertawa terbahak bahak, tidak dengan pelayan mereka hanya bisa pergi ke rumah belakang dan meluap kan tawa nya di sana dwngan kuat.
Bahkan kakek yang jarang tertawa ia sekarang tertawa dengan sangat kencang.
***BERSAMBUNG
¤¤¤¤
Ayo tebak apa selanjut nya.... 😄😄
buat teman teman yang membaca novel ini author butuh banget saran kalian.
Jangan lupa tinggalin komen di kolom komentar yah, dan kalau kalian mau ngasih saran, kalian bisa Follow dan Dm Ig atuhor
@Tresiapjtnn____
1 like kalian bisa membuat author semangat loh :)
Terimakasih juga***
__ADS_1