Presdir Mencintai Dengan Kehangatan

Presdir Mencintai Dengan Kehangatan
Episode 14


__ADS_3

Jimmy mengetuk pintu kamar yang di tempati Jenny, Jenny membuka matanya dan bangkit dari tempat tidur lalu membuka pintu, Jenny melihat Jimmy berdiri di depan pintu


"Kau!!! Kenapa kau bisa tahu aku ada di sini?"ucap jenny kaget


"aku merindukanmu"ucap jimmy langsung masuk ke kamar hotel


Jimmy masuk ke kamar Jenny dan duduk di sofa sedangkan Jenny menutup pintu dan menghampiri Jimmy


"kenapa kau merindukanku? Pada hal kau tahu aku tidak tertarik kepada pria seperti mu"marah


Jimmy terseyum melihat Jenny berkata seperti itu Jimmy membuka jasnya dan bangkit dari kursi untuk menghampiri Jenny bahkan Jimmy membuka satu persatu kancing bajunya, Jenny merasa heran melihat kelakuan Jimmy Jenny pun tanpa sadar melangkah mundur-mundur sedangkan Jimmy maju dan terus maju sampai kancing baju nya habis lalu membuka kemejanya dan terlihatlah perut sixpacknya Jimmy membuat Jenny menelan ludahnya sendiri.

__ADS_1


Jimmy membuat Jenny terpojok di dinding kamar, Jimmy menatap Jenny dan ingin mencium leher Jenny seketika Jenny mendorong Jimmy dengan kuat


"apa maksud mu, kau ingin menciumku hah?"memberontak


Jimmy tidak mendengar perkataan Jenny dan menarik tangan Jenny dan melemparnya ke arah kasur seketika tubuh Jenny berada di atas kasur Jenny menatap bingung Jimmy karna kelakuan Jimmy tidak seperti biasa, Jimmy menaiki kasur dan menghampiri Jenny, jenny sontak melawan tapi kedua tangan Jenny di pengang oleh jimmy. tenaga yang kuat membuat Jenny kelelahan melawan Jimmy


Jimmy pun mencium Leher Jenny sontak Jenny merasa terkejut karna ada perasaan yang tidak bisa di kendalikan jenny, Jimmy terseyum puas karna Jenny merasa terangsang akibat ulahnya, Jenny pun sadar dan mengingat kejadian di restoran


"Aku menyerah dan aku kalah, aku tidak menyukai wanita aku menyuka pria hentikan"ucap jenny berteriak


Jimmy pun menghentikan aksinya itu Jimmy terseyum puas di hadapan Jenny, sedangkan Jenny merasa Jengkel melihat seyuman jimmy dia pun memukul Jimmy dengan bantal seketika Jimmy tertawa, semetara asisten jenny dan sekertaris Jimmy berdiri di luar sekertarisnya mendengar Atasannya tertawa membuatnya kaget karna atasannya tidak pernah tertawa setelah kejadian di masa lalu

__ADS_1


"berani sekali kau mempermaikan ku bahkan menciumku, lihat ini bahkan kau meninggalkan bekas ciumanmu di sini di leherku"memperlihatkan


"ahahaha ini hukuman untuk yang mengbohongiku dan aku sudah tahu bahwa area itu mu sangat sensitif"mengoda


"PERGI" Seketika jimmy di tendang keluar kamar, Asisten jenny dan sekertarisnya melihat Jimmy di usir dari kamar tanpa mengunakan baju jimmy mengetuk pintu kamar... Jenny pun membukanya dan lempar baju jimmy dan menarik masuk asistennya lalu menutup kamarnya kembali dengan keras


Jimmy menghela napas dan meninggalkan kamarJenny sedangkan sekertarisnnya hanya bisa mengelus dada melihat kelakuan atasannya itu yang keanak-anakan


"Tuan, jangan di masukan kedalam hati atas tindankan nona jenny karna sikapnya memang seperti itu"ucap sekertarisnnya menenangkan


"yah, yah, aku tahu memang sikap nya seperti itu yah mau gi mana lagi aku suka dia jadi bagaimana pun sikap nya aku harus menerimanya karna sikapnya itu adalah ciri khasnnya dia"ucap jimmy terseyum

__ADS_1


__ADS_2