Presdir Mencintai Dengan Kehangatan

Presdir Mencintai Dengan Kehangatan
episode 23


__ADS_3

Jenny menenangkannya bahwa Shen tidak tahu apa-apa, temannya pun merasa lega mendengar ucapan Jenny


"apakah kau sudah membawa barang yang aku suruh?"ucap Jenny


Temannya memperlihatkan barangnnya yang mirip dengan pembungkus sabu tapi itu bukan sabu melainkan itu adalah obat tidur dan juga obat kuat


"baiklah, kau mengingat semua rencanannya" ujar Jenny


Temannya pun mengiyakan ucapan jenny tapi masalahnya adalah Shen dia masih di sini dia tidak mau shen tahu rencana nya jenny pun keluar dan menyuruh Shen membelikannya makanan di toko B yang letaknya sangat jauh dari sini Shen pun mengiyakannya dan pergi meninggalkan toko itu


"kenapa Shen bisa pergi"ucap Temannya


"ahh aku menyuruhnya membelikan ku makanan dan dia akan mendapatkan kejutan"ucap jenny melepas pakaian kerjannya


"kejutan!! Kejutan apa?"penasaran


"sebuah kencan dan ciuman"ucap jenny santai

__ADS_1


"Apa?"kaget


"Sudahlah ayo pergi, bro aku pergi dulu yah terima kasih sudah mengantikan ku" ucap jenny kepada teman sepekerjannya


Mereka pun menuju ke tempat Somi, dalam perjalanan jenny melacak ponsel Somi beserta temannya ternyata mereka berada di toko kelontong sedangkan Ayah Somi berada di rumah


Sesampainya di sana Jenny mengambil kaleng minuman yang masih dingin dan menyuntikan sesuatu di kaleng minuman itu dan memberikannya kepada temannya untuk di berikan kepada ayah Somi temannya pun menerimanya,jenny bergegas bersembunyi di balik semak-semak sedangkan temannya mengetuk pintu(tok tok tok) ayah Somi membuka pintu dan ingin memeluk Temannya tapi di hentikan dan memberinya minuman, mereka pun masuk sedangkan jenny maju dan mengintip apa yang terjadi di dalam ayah Somi meminum minuman itu dia pun bergegas membuka bajunya dan ingin melakukan hubungan, temannya pun mulai panik tapi tiba-tiba ayah Somi merasa pusing dan jatuh Jenny pun bergegas masuk dan membawa ayah Somi masuk ke dalam kamar mereka meletakan ayah Somi yang masih belum sadar di atas kasur


Jenny pun memasukan sesuatu ke dalam mulut ayah somi (ting...) jenny mengecek ponselnya dan melihat Somi dan teman-temannya sudah hampir sampai sontak jenny menyuruh temannya untuk keluar bersama dan bersembunyi


Mereka pun tiba, mereka langsung masuk ke dalam rumah, jenny pun menyuruh temannya untuk menahan pintu dengan balok sementara jenny mengambil bom asap yang bersikan obat tidur dan melemparnya masuk kedalam rumah tiba-tiba Somi dan temannya kaget dan ingin keluat tetapi pintu nya tidak bisa di buka mereka pun mulai merasa pusing dan jatuh pingsan


Sementara itu Shen sedang mengantri makanan, Shen tampak sangat bersemangat karna Jenny berjanji untuk berkencan dengan nya Shen pun mengambil ponsel dan mengirim pesan kepada teman-temannya dan memberitahu tempat mana yang bagus untuk mereka bisa berkencan bareng dengan jenny, teman-temannya pun sontak menyebut hotel adalah tempat yang bagus tapi shen tidak mau di hotel salah temannya pun memberi saran yaitu taman bermain Shen pun mengiyakan tempat itu


Di sisi lain Somi beserta teman-temannya mulai sadar mereka kaget melihat mereka sudah berada di dalam kamar bersama ayahnya sontak mereka ingin membuka pintu dan juga jendela tapi tidak bisa mereka mencari ponsel tapi tidak ada


Ayah Somi mulai sadar dan melihat putrinya beserta teman-temannya di sana

__ADS_1


"Somi kenapa kau ada di kamar ayah?"ucapnya


"Aku juga tidak tahu ayah kenapa aku bisa di sini!"


Tiba-tiba obat yang di masukan jenny di dalam mulut ayah Somi mulai bereaksi wajah Ayah Somi memerah dan juga panas ayah somi pun membuka celana nya dan itu membuat teman-teman Somi kaget


"Hey ayah kenapa ayah begini pake celana mu dan juga buka pintunya aku dan temanku ingin keluar"ucap Somi marah


Ayah Somi pun menarik Somi dan membuka bajunya sontak teman-temannya kaget dan berlari ingin membuka pintu sementara Somi ingin memukul dan menghentikan ayah nya tapi tidak bisa


Dan mereka pun melakukannya Somi merasa sakit dan juga pasrah apa yang ayahnya lakukan kepadanya dia menangis sedangkan teman-temannya melihat kejadian itu tiba-tiba ayah Somi menarik teman-temannya dan melakulannya secara bergilir


Jenny dan temannya melihat semuanya dari leptop"wah mereka menikmati rupa nyaa"ucap jenny


"hah iya"tidak percaya


"aku ingin bertanya apakah enak melakukan itu"ucap Jenny polos

__ADS_1


"Stop jangan bahas itu!"ucap temannya wajah memerah


__ADS_2