
Setelah selamat jenny memarahi temannya itu yang ingin melakukan bunuh diri jenny menyadarkan temannya sambil memeluknya temannya pun memeluk jenny sangat erat dan menangis sekeras-kerasnya beberapa menit kemudian temannya berhenti menangis dan mengusap air matanya
Jenny pun memulai pembicaraan"Aku sudah dengar semuanya!"menatap
"benarkah?? Aku.... Aku..... Sangat Takut Aku harus bagaimana jenny!! seseorang telah mempublikasikan vidio ku di sekolah aku takut orang-orang akan tahu bahwa wanita di dalam vidio itu adalah aku, mereka akan mengucilkanku, membullyku dan mereka akan menyuruh ku mati"
"maafkan aku, aku yang telah mempublikasikan vidio mu itu di sekolah"ucap jenny
"APA!!! Tidak mungkin... Ternyata kau yang mempublikasikan vidio itu kenapa... Kenapa? Kau melakukan ini!!! aku hanya mengikuti Somi dan teman-temannya tapi kau mala melampiaskan semuanya kepada ku"manangis
Jenny hanya diam saja mendengar temannya menangis kembali jenny pun menenangkan temannya"kamu tenang saja aku telah merekam semuanya"
"benarkah? "menatap
"iya, akan ku buat mereka membayarnya kamu tenang saja tapi itu akan membuat mu jatuh karna semuanya akan tahu bahwa wanita di dalam vidio itu adalah kau"
"tidak masalah, lakukanlah kalau aku hancur akan ku bawa mereka hancur bersama tapi jenny bagaimana caranya?"ucap temannya
"kamu pasti tahu bahwa kamu akan ke rumah Somi besok untuk bertemu ayahnya, karna itu adalah jadwal mu kan?"ucap Jenny
__ADS_1
"bagaimana kau bisa tahu"kaget
"itu tidak penting tapi kamu datanglah ke rumahnya besok"
"tidak.... Aku tidak mau"menolak
"begini..."membisikan
Jenny membisikan rencana kepada temannya, temannya pun kaget mendengar ucapan Jenny" apakah kau serius??"
Jenny mengiyakan apa yang di pertanyakan temannya dan melanjutkan kembali rencananya dan menyusun temannya harus begini dan begitu
*ke esokan Harinya.....
"totalnya 6rb... Mau bayar tunai atau kredit"ucap jenny
"Tunai"memberikan uangnnya
"Uangnnya 6rb yah"
__ADS_1
Setelah selesai jenny menantap Shen dan menyuruhnya pergi tapi shen hanya diam dan memberikan beberapa permen kepada Jenny
"ini untuk mu penyemangat dari ku"menatap
Jenny menerimanya dan menyuruhnya pergi, Shen pun keluar dari Toko dan langsung duduk di kursi yang telah di sediakan jenny tidak mempedulikannya dan melanjutkan pekerjaannya
Shen melihat jenny bekerja dengan giat dia tampak terpesona melihat jenny pandangannya tidak bisa terahlikah namun
"Hey sob, kamu lihat wanita yang di kasir itu?"ucap salah satu pelanggang
"iya, kenapa?"penasaran
"dia cantik sekali sesuai dengan kriteria type ku kalau aku mengajaknya pacaran apakah dia mau?"
Shen menatap pelanggan dan" dia tidak mungkin menerima mu karna dia sudah menjadi milik ku"
Pelanggan pun terkejut melihat Shen mereka pun langsung pergi meninggalkan toko dengan tergesa-gesa jenny melihat pelanggannya pergi dengan perasaan takut dia pun keluar dan menghampiri Shen
"kenapa pelanggan setia ku kau usir?"menatap
__ADS_1
"Aku tidak mengusirnya tapi dia memiliki pamikiran jahat untuk mendapatkanmu jadi aku secara otomatis membatalkan rencananya"
Jenny hanya menghela napas, kembali masuk dan melanjutkan pekerjaannya Shen terseyum melihat jenny tidak memarahinya dia pun memandangi Jenny dari luar toko tanpa henti namun tiba-tiba temannya Somi datang dan menghampiri Jenny, jenny pun dengan antusias menunggu kedatangan temannya, jenny memberitahu temannya bahwa Shen ada di sini temannya pun menatap keluar dan nelihat shen ada di sini dia kaget dan juga merasa takut