Presdir Mencintai Dengan Kehangatan

Presdir Mencintai Dengan Kehangatan
Episode 2


__ADS_3

Perdebatan di meja makan membuat Ayah Chi tidak bisa berkata-kata dia pun memutuskannya"baiklah, anak pembangkang seperti mu ingin menjadi artis baiklah lakukanlah jadilah artis tapi ingat jangan pernah sekali-kali membuat keluarga Chi malu kalau kau membuat keluarga kita malu maka aku tidak akan menganggap mu sebagai putri ku "mengancam


"baiklah tidak akan ku lakukan"ucap Jenny Chi ekspresi dingin


"hah!! Itu saja apakah kau tidak takut kalau ayah bisa saja mencoret mu dari kartu keluarga?"ucap ayah jenny


"tidak"singkat


"(tercengang) apakah kau tidak takut kalau ayah akan coret mu dari hak warisan mu"menatap


"sudah ku katakan tidak, aku tidak butuh itu aku sudah terbiasa hidup susah"ucap jenny tidak peduli


Ayah jenny diam sesaat mendengar ucapan jenny"baiklah tapi...., Bisakah kau terseyum kepada ayah mu ini, kenapa kau selalu menunjukan ekspresi seperti itu"


"aku sudah selesai aku permisi dulu terima kasih atas makannya, makanannya sangat lezat"berdiri dan meninggalkan meja makan


"Jenny"ucap ayah memanggil jenny tapi jenny tidak mau mendengarnya dan terus berjalan menaiki tangga sampai ke kamarnya

__ADS_1


Ayah jenny hanya menarik napas atas sikap dingin jenny kepadanya"ayah, tenanglah jenny memang seperti itu, entah sampai kapan dia akan ceria lagi seperti dulu"menatap punggung Jenny dari kejauhan


"benar, entah sampai kapan sikapnya akan seperti dulu kita tidak tahu apakah dia akan berubah atau tidak tapi semoga saja"berharap


Jenny membuka pintu kamarnya dan menghampiri meja riasnya lalu menatap dirinya di depan cermin tanpa ekspresi


"mereka tidak pernah bertanya kepadaku kenapa aku menjadi seperti ini, aku hanya kesepian setiap hari mereka sibuk dengan urusan bisnis tidak pernah berkumpul bahkan aku tidak tahu kapan aku terseyum riang"


Tok...tok(suara ketukan pintu)


"ohh ibu!!,ada apa? aku kira ibu sudah berangkat ke kantor tadi"Ucap Jenny ketus


"astaga Sayang kenapa nada bicara mu tidak sopan kepada ibu, baiklah ibu akan pergi tapi ibu mau ajak kamu ke kantor ibu kan kamu mau jadi artis"


"baiklah"singkat


Jenny dan Ibu nya berangkat ke kantor saat perjalanan Jenny hanya menatap di luar jendela tanpa mempedulikan ibunya yang berada di dekatnya

__ADS_1


Ibunya pun memulai pembicaraan"Sayang, di agensi ibu yang ingin menjadi idol harus mengikuti seleksi dulu baru bisa menjadi training tpi itu belum bisa menjadi idol butuh beberapa bulan atau tahun untuk bisa menjadi seorang idol"


" hah!! Aku tidak butuh training, apakah ibu sudah lupa aku berlatih vocal suara, dance, piano, les sana sini sambil belajar dengan giat dan itu membuat ku drop selama beberapa tahun mengikuti semua apa yang ibu dan ayah inginkan tapi ibu tidak percaya kemampuan ku, aku tahu aku egois dan juga pembangkang tapi siapa yang mau jadi training selama bertahun-tahun "


"sayang kemampuan mu memang yang terbaik bahkan kamu hanya live mukbang di youbater kamu sudah memperoleh pengemar tapi itu sudah peraturan perusahaan sayang tidak bisa di ubah"


"baiklah aku akan mengikuti apa mau perusahaan tapi selama aku tidak menyukainya maka aku tidak akan mengikuti peraturan itu"menatap


"baiklah"terseyum


Mereka pun sampai Jenny keluar dan meninggalkan ibunya masih di mobil


Sekertaris Jess melihat Jenny Chi tidak peduli kepada ibunya dan berpikir bahwa jenny tidak bersyukur apa yang dia miliki


"Nyonya!! maaf kalau pertanyaan ku mungkin tidak sopan tapi kenapa Nona Jenny bersikap tidak sopan seperti itu kenapa anda?"ucap Sekertaris


"itu salah ku dan suami ku di masa lalu aku membuat keputusan yang akan ku sesali kemudian hari tanpa memikirkan perasaannya sama sekali, sudahlah mulai hari ini dan seterusnya aku dan suami ku akan memikirkannya dan mengikuti semua apa yang putri ku mau sebagai perminta maafku kepadanya walaupun itu menyakitkan"terseyum

__ADS_1


__ADS_2