Presdir Mencintai Dengan Kehangatan

Presdir Mencintai Dengan Kehangatan
Episode 18


__ADS_3

Jam pelajaran pun di mulai pelajaran olaraga yaitu renang


*ruang ganti(wanita)


Semua siswa menganti pakaian dengan pakaian renang mereka termasuk Jenny, semua tampak tercengang dan iri melihat bentuk tubuh Jenny


"wah Jenny, kalau semua laki-laki melihat tubuh mu pasti mereka akan menelan air liur mereka"ucap salah satu teman kelas


"benar... bahkan aku saja seorang wanita merasa kau adalah wanita idaman, seketika aura kewanitaanku hilang "


"emang kau wanita apa? hahahaha"tertawa


Jenny hanya terdiam mendengar omong kosong mereka setelah selesai dia pun meninggalkan ruang ganti dan menuju ke kolam renang sesampainya di sana apa yang di katakan temannya memang benar semua laki-laki menelan air liur mereka termasuk guru olaraga pun ikut menelan air liurnya, somi melihat Jenny tampak tidak peduli dengan tatapan semua orang, seketika Somi merasa iri dan dengki kepada Jenny


Pelajaran olaraga pun di mulai semua orang tampak berlatih berenang termasuk Jenny sedangkan Somi dan Shen sedang membicarakan sesuatu


"Shen lihat ini dari mu kan"ucap Somi memperlihatkan surat


"iya itu memang benar tapi..."

__ADS_1


Shen belum menyelesaikan pembicaraannya tapi di hentikan oleh Somi


"Aku tahu kamu malu denganku tapi aku beritahu yah!! mengucapkan tidak langsung itu tidak jantan mending ucapkan secara langsung saja"terseyum


Shen terdiam mendengar ucapan Somi dia pun terseyum"benar.. apa yang kamu katakan aku harus menjadi laki-laki jantan, terima kasih Somi kau memang teman terbaik"


Somi pun bersemangat mendengar perkataan Shen dia menunggu Shen menembaknya lagi tetapi Shen meninggalkan Somi dan menghampiri Jenny, Somi tampak heran melihat Shen meninggalkannya dia pun mengikuti Shen dan melihat Shen menembak Jenny di hadapannya


"Jenny!! Maukah kau menjadi kekasih ku?"ucap Shen berlutuk


Jenny menggerutkan dahinya dan melihat ke arah Somi, Somi tampak terkejut melihat laki-laki yang sudah lama dia sukai menembak temannya sendiri,


Somi mengangkat surat yang ada di tangannya ternyata surat itu untuk Jenny bukan dirinya


"apakah kau menerimaku sebagai kekasih mu?"bersemangat


Teman-temannya pun bersorak dan berteriak terima... Terima.... tetapi


Jenny diam sesat dan"maaf kau bukan tipe ku"

__ADS_1


Jenny meninggalkan Shen yang masih berlutuk di sana suasana tampak hening tidak ada yang ingin memulai percakapan, Sementara Somi menunduk dan meneteskan air matanya dan berlari menuju toilet, teman-teman Shen menghampiri shen dan memberikan semangat dan jangan menyerah mereka akan membantu Shen untuk mendapatkan Jenny, Shen pun terseyum mendengar ucapan teman-temannya


Semua orang tampak kesal terhadap Jenny yang menolak Shen dengan kasar, teman wanita Shen tidak terima perlakuan jenny mereka pun menghampiri Jenny di ruang ganti


*ruang ganti....


Jenny menganti pakaian nya dan melihat teman-temannya menatap dirinya yang penuh amarah


"Apa? "ucap Jenny menatap tajam


"jenny, kenapa kau menolak Shen dengan kasar hah!! apakah kau tahu Shen aset di kelas kita kalau kau menolaknya sama saja kau menganggu Aset berharga kami"marah


"Terus aku harus bagaimana?"ucap Jenny ketus


"terima dia jadikan dia kekasih mu"ucapnya


"Hah!!, kalian sadar gak sih!! kalian terlalu terobsesi dengannya, ku beritahu yah kalian semua tidak memiliki otak di kepala kalian coba fikirkan kalau aku menolaknya berakti aku tidak menyukainya"ucap Jenny mengejek


"APA!!! Jenny jaga ucapan mu yah apakah kau tidak baca situasi mu saat ini"ucap sombong

__ADS_1


Temannya pun menutup pintu dan menguncinya seketika Jenny menatap sinis mereka sambil terseyum nakal"aku tahu apa yang kalian fikirkan saat ini, tapi... aku tidak peduli biar pun kalian berlima atau bersepuluh aku akan tetap menang dari kalian, hahhhh apakah kalian tahu tidak baik ke sekolah dengan akal yang belum sehat"


__ADS_2