
...
"baiklah kalau begitu saya permisi dulu, pak alfarez. Jangan lupa untuk selalu rutin mengonsumsi obatnya. Selamat Pagi!!" ucap seorang dokter psikiater sambil bangkit dari duduknya.
"baik,dok. Terimakasih." balas pria muda itu sambil mengantar sang dokter ke depan pintu.
Setelah sang dokter pergi, pria yang bernama Axelle Alfarez itu menatap obat yang di berikan dokter tadi. Sudah 8 tahun lamanya ia harus mengonsumsi obat itu. Ingin rasanya ia melemparkan itu semua, karena ia sudah muak dengan keadaannya.
Ia mempunyai kepribadian ganda dan keduanya saling bertolak belakang. Semua ini bermula karena tekanan mental akibattrauma kejadian 10 tahun lalu.
__ADS_1
(10 tahun lalu-- Saat sang ibu membawanya Kabur dari rumah, sebuah truk tak sengaja menabrak mereka berdua, hingga sang ibu tewas di tempat. Begitu jelas dalam ingatannya bagaimana tubuh ibunya yang remuk dan kepala yang tak utuh lagi. Pemandangan yang seharusnya tidak boleh dilihatnya saat masih kecil. selama 2 tahun ia menghabiskan waktu di rumah ditemani oleh psikiater yang disewa ayahnya. hingga ia harus mendapatkan penyakit ini, yakni kepribadian ganda.)
Jiwa axelle ada dua, dimana yang satu adalah jiwa yang ceria, ramah dan murah senyum. Dan jiwanya yang satu lagi sangat dingin, kasar dan pemarah. bisa dibilang kepribadian yang kasar itu adalah sisi gelapnya axelle yang disebut dengan nama Alex.
kedua jiwanya muncul pada saat yang berbeda. axelle yang ramah dan ceria muncul saat pagi sampai sore, dan waktu malam dan dini hari adalah milik alex. Menurut dokter pribadinya, penyakit axelle akan sulit di sembuhkan karena kedua jiwanya punya kekuatan yang sama. axelle dan Alex seperti punya potensi untuk memiliki tubuh itu tapi karena kesamaan kekuatan, keduanya hanya bisa menguasai tubuh itu di waktu yang berbeda.
***
ia melangkah menuju ruang cctv. ia ingin tahu apa yang dilakukan Alex tadi malam. dari pantauan cctv, Alex hanya membaca buku diatas ranjang. astaga... ia sibuk dengan bukunya sampai jam 2 pagi. pantas saja ia kurang tidur.
__ADS_1
axelle tak tau lagi harus apa. ia pasrah dan dengan langkah gontai berjalan menuju kamarnya. ia menjatuhkan dirinya di kasur, sambil merenungi nasibnya sendiri. Hingga ia tertidur melepas lelah yang tak terbayarkan tadi malam.
***
hari sudah mau sore, axelle terbangun dari tidurnya karena perut yang meronta minta diisi. karena malas turun dari tangga, ia turun dengan lift ke lantai bawah menuju dapur. ia mengeluarkan isi kulkasnya dan segera memasak sesuatu. yahhh... semuanya dilakukan axelle sendirian. ia sudah lama hidup mandiri.
ia hidup sendirian di rumah megah bak istana itu. bisa dibilang hidup berdua dengan Alex. sebenarnya ia punya ayah, seorang pengusaha hotel dan tempat wisata. sang ayah tinggal di luar negeri tapi tak pernah lepas tanggung jawab untuk kehidupan axelle. ia juga punya kakak laki laki, tapi sudah lama tak pernah ketemu. hidup axelle sudah lama kehilangan kasih sayang, apalagi sejak ibunya meninggal dunia.
(sang ibu pernah selingkuh hingga ayah axelle menggugat cerai. karena hak asuh anak akan jatuh ditangan ayah axelle, makanya ibunya membawa lari axelle. tapi karena pelarian itulah ibu axelle harus meninggal karena kecelakaan.)
__ADS_1
*****