Putri Ju Xuan Xiao

Putri Ju Xuan Xiao
perubahan status liao lu


__ADS_3

"lalu alchemistnya?". tanya si zhuan


" tingkatan alchemist ada 20 dan yang ada di kekaisaran ini adalah alcjemist tingkat 6 itupun sudah yang terhebat di kekaisaran ini". jelas fan dengan wajah serius.


" hm baiklah. oh ya berapa perbedaan waktu disini dengan dunia luar?" tanya shi zhuan lagi.


"eh kakak tau ya. hm bedanya satu hari di sana sama dengan 1 bulan atau 24 hari". kata fan sambil memegang dagunya sambil mengingat ingat.


" oh berarti 1 jam di luar sama dengan 1 hari di sini?". tanya shi zhuan lagi.


" yah begitulah kak"kata fan( kakak pasti tabjuk')pikir fan tapi itu seera musmah saat shi zhuan hanya meng oh kan saja.


lalu shi zhuan beralih memandang shi ruo.


" lalu bagaimana dengan di tempatmu ruo? apa ada perbedaan waktunya juga?". tanya shi zhuan datar.


" i itu.. ada. waktu di kerajaan naga petir 1/2 kali lebih lambat dari dunia luar". kata ruo sambil memgusap air matanya.


" maksudnya?". kata shi zhuan bingung.


" maksudnya tigahari di dunia luar sama dengan enam hari di kerajaan naga petir". kata ruo menjelaskan dengan seksama.


"lalu kompetisi tiga hari itu menggunakan waktu yang mana?" . tanya shi zhuan lagi.


" waktu duniaku." kata ruo singkat


" hmm berarti waktu kita 1 hari di dunia luar dan 24 hari disini. hmm bagus bagus. mari gunakan waktu ini untuk berlatih. dan kau ruo kau harus menjadi lebih kuat dan menangkanlah kompetisi itu". kata shi zhuan mantap.


" tapi aku tak ingin menjadi raja. aku hanya ingin orang tuaku selamat." kata ruo sedih.


" hais kau ini siapa bilang kau harus jadi raja?" kata shi zhuan sambil tersemyum licik.


" a apa maksudmu zhu zhu" tanya ruo bingung.


" kalian kemarilah" kata shi zhuan memanggil ruwei, fan dan lion sedangkan lulu sedang tidur.


mendengar hal itu membuat ruo semakin bingung. apa yang akan di lakukan oleh zhu zhu. pikir mereka bingung.


" begini... rencananya adalahhh..." kata shi zhuan memjelaskan rencananya. mendengar rencana dari shi zhuan ruo merasa senang. akhirnya ada jalan baginya untuk menyelamatkan orang tuanya membalas perbuatan para penghianat itu.


" baiklah. sekian untuk hari ini. ahh aku ingin tidur. padalah tadi malam tapi di sini malah pagi. huh. kalian kembalilah dan jangan ganggu aku jika tak ada urusan mendesak". kata shi zhuan lalu beranjak meninggalkan ruangan ruwei. tapi belum keluar ruangan ia berbalik lagi dan menatap ruo.


" ruo sebenrnya siapa yang memberitahumu tentang kompetisi itu?". tanya shi zhuan bingung. karena tidak ada yang dapat masuk ke tempat ini.


" itu berkat bantuan fan. aku merasa kawatir pada para bawahanku di tempat yang kau hancurkan. jadi aku minta fan agar memperlihatkan keadaan di sana dengan bantuan kolam ajaib di belakang istana ini. dan saat itu aku melihat bawahanku sedang panik mencariku jadi aku meminta fan agar membuat suaraku sampai kesana yah mirip telepati lah. dan saat itulah merwka memberitahuku bahwa akan diadakan komperisi dan aku lanhsung depresi". kata ruo yang awalnya riang jadi sedih.


" oh begitu. baiklah. fan ternyata kau hebat ya". kata shi zhuan memberikan jempolnya pada fan.


" ah bukan apa apa kan. makasi ya". kata fan malu malu.


melihat tingkah fan ruwei dan shi zhuan terkekeh sedangkan lion dan ruo tertawa terbahak bahak.


" haha fan lihat majahmu seperti tomat. haha". kata ruo sambil tertawa dan memegangi perutnya.


melihat teman"nya menertawakannya Fan merasa jengkel lalu dia pergi dari sana dengan wajah yang tambah malu.

__ADS_1


" hah sudahlah berhenti memgejeknya". kata shi zhuan langsung meninggalkan kamar ruwei dan menuju kamarnya. disana sudah ada liao lu yang tertidur pulas. tampaklah wajah tenangnya yang imuy.' hah membuatku tenang. tapi setelah ku pikirkan aku belum siap menanggungnya sebagai putraku. hah sebaiknya aku jadikan dia adikku saja kalau begitu. takitnya nanti dia bertemu orang tuanya dan mereka menuduhku menculiknya lagi. hadeh. ya sudah lah nanti akan ku rundingkan masalah ini dengan fan dan yang lainnya'. pikir shi zhuan dan langsung menghampiri liao lu dan tertidur di sampingnya.


☆☆☆☆


sore harinya shi zhuan bangun. ia membuka matanya perlahan dengan malas. ia mengerjap-erjap.


" eh masih malam ya". gumamnya melihat jendela.


lalu ia memperhatikan wajah imut liao lu yang masih tertidur dengan nyenyaknya dengan wajah tenangnya. meski ia masih bayi tapi ketampannannya sudah terlihat dari bentuk matanya yang bulat namun tajam. bentuk wajah yang tirus dengan kulit yang putih. lalu bulu mata panjang yang lentik dengan alis yang tebal serta rambut lebatnya yang berwarna hitam pekat. jika ia seorang pemuda makan akan sangat menawan.


lanjut ke shi zhuan


setelah ia puas melirik liao lu ia segera beranjak dari tempat tidur dan berjalan menuju jendela. lalu ia menyibakkan gordennya yang besar dan terlihatlah langit yang berwarna orange kemerahan. sangat indah dengan awan yang juga berwarna serupa.


." eh kok aneh.... oh ya sekarang masih sore. hehe. kok aku lupa ya". katanya pada diri sendiri.


lalu ia beranjak dari sana menuju ke tempat pemandian alias kamar mandi.


sampailah ia didepan pintu yang megah berwarna silver dengan ukiran naga mengelilinginya.


shi zhuan perlahan membuka pintu itu. setelah melangkah beberapa langkah ia pun berhenti.


" ohhh.. tak bosan aku memandang pemandangan ini. haha". katanya sambil melihat sekeliling kamar mandi.


di depannya ada sebuah westafel dengan kaca di depannya. kemudian di belakang cermin besar itu ada bak mandi atau badtub yang berwarna silver juga terlihat sangat berkesan dan anggun.


kemudian di sebwlah kanan shi zhuan terdapat ruangan khusus toilet dan khusus baju kotor. lalu di sebwlah kiri shi zhuan terdapat ruang ganti dan ruang wewangian saat mandi atau sabunnya. disana ada berbagai jenis sabun dengan berbagai aroma.


setelah puas melihat sekeliling ia pun melepas kan satu per satu pakaiannnya hingga semua terlepas.


lanjut


saat sudah dekat badtub ia berbelok dan menuju ruang sabun dan dan mengambil sebuah sabun beraroma jeruk agar setelah mandi tubuhnya terasa segar lagi.


setelah itu shi zhuan kembali menuju badtubnya dan segera menyelupkan kaki putihnya secara perlahan hingga tubuhnya tenggelam menyisakan wajahnya saja.


SKIP setelah mandi


sekitar 1 jam kemudian shi zhuan telah selesai membersihkan badannnya. ia mengingat ingat apa yang ingin ia lakukan saat ini. dan akhirnya ia mengingatnya.


' oh ya menanyakan pendapat mereka tentang hubunganku dengan liao lu'. pikir shi zhuan.


" fan, ruo, riwei,datanglah kekamarku".kata shi zhuan mwlalui telepati dan ia langsung dduduk di kursi balkon kamarnya sambil menyeruput teh yang sudah tersedia dia sana.


( oh ya tadi pada bagian sebwlumnya belum dijelaskan bahwa kamar mandi itu sudah direnovasi oleh shi zhuan sehingga ada beberapa barang yang tak lazim dizaman sekarang ada disana)


Tak berselang lama pintu kamar shi zhuan di ketuk.


'tok tok tok' bunyi ketukan pintu yang pelan namun jelas.


" masuklah". kata shi zhuan.


mereka bertiga pun masuk ruangan dengan hati hati tapi pasti.mengapa begitu?. hal itu karena shi zhuan pernah memperingatkan pada mereka jika liao lu sedang tidur tidak ada yang boleh berisik.


ok lanjut.

__ADS_1


mereka bertiga langaung duduk di depan shi zhuan.


" kenapa kakak memanggil kami?". tanya fan dengan wajah polosnya. karena jarang sekali shi zhuan memanggil mereka ke kamarnya. jika sampai memanggil pasti ada masalah yang tak bisa diselesaikannya.


benar sekali dugaan mereka.


"begini.. (menjeda kalimatnya dan menghembuskan nafas berat).. aku ingin bertanya mengenai pendapat kalian tentang hubunganku dengan liao lu". kata shi zhuan tak tahu harus bilang apa.


" apa maksudmu?, mengapa bertanya begitu?". tanya ruo bertubi tubi sedangkan riwei hanya diam mencermati kejadian didepannya.


shi zhuan kembali menghela nafa berat.


" begini aku merasa seharusnya aku tidak mengangkat liao lu sebagai putraku. bagaimanapun aku tak tau siapa dia dan bagaimanapun keluarganya kan bisa saja dia tidak dibuang tapi malah diculik lalu ditinggalkan di hutan..( tanpa sadar shi zhuan mengatakan hal yang sebenarnya karena liao lu memang diculik)... jadi jika aku mengangkat dia jadi anak bagaimana jika nanti dia bertemu dengan orang tua kandungnya. karena aku ibunya mereka pasti mengira aku yang menculik bayi itu kemungkinan karena ia anak bangsawan atau pejabat jadi aku memanfaatkan kesempatan itu untuk memeras orang tuanya. kan jadi banyak kesalah pahaman. aku gak mau di cap jadi penculik. jadi setelah lama kupikirkan akan lebih baik jika aku menjadikannya adikku jadi jika ia bertemu orang tuanya aku bisa menjelaskannya dan mengembalikan dia dan aku akan tetap jadi kakaknya. bagaimana menurut kalian?". kata shi zhuan panjang kali lebar.


setelah mendengar penjelasan dari shi zhuan ruo dan riwei mengangguk angguk sedangkan fan tampak berpikir.


" hmm apa yang kau katakan ada benarnya. aku setuju saja yang penting itu baik untukmu dan kau sudah yakin dengan keputusannya. aku akan selalu mendukungmu". kata riwei berpendapat.


" iya dia benar aku setuju setuju saja. lagian itu juga demi kebaikan liao lu kan". kata ruo menambahkan.


" lalu bagaimana menuritmu fan?". tanya shi zhuan sambil memandang fan yang tampak sedang berpikir.


" kak kalau liao lu jadi adik kakak artinya aku punya dik dong?". kata fan dengan mata berbinar binar.


" yah tentu saja". kata shi zhuan.


"kalau begitu aku ingin kakak mengangkat liao lu sebagai adik kakak agar aku punya adik. aku tak tau rasanya punya adik jadi aku ingin merasakannya". kata fan dengan semangatnya yang berapi api sambil berdiri.


melihat hal itu ruo dan riwei hanya geleng geleng kepala sedangkan shi zhuan tampak berpikir.


" ok. jadi intinya kalian bertiga ingin aku menjadikan liao lu adik. baiklah, mulai sekarang aku mengangkat shi liao lu sebagai adikku dihadapan sang pangeran naga dan ratu singa serta fan adikku". kata shi zhuan tegas dan mantap.


" baguskak. yeee aku punya adikk". kata fan kesenangan hingga berjingkrak jingkrak dan tanpa sadar membuat liao lu terbangun.


" oeek oeek ooeek". tangis liao lu.


" astaga. kau membangunkan liao lu matilah sekarang?". kata ruo melalui telepati dengan fan.


" heh maafkan aku kan. aku tak sengaja😢". kata fan dengan mata berkaca kaca.


" huh sudahlah tak apa. aku mengerti". 😧kata shi zhuan langsung beranjak menuju tempat tidur dan langsung menggendong liao lu.


riwei, ruo dan fan hanya mengikuti dalam keheningan.


" cup cup adikku yang tampan ini sudah bangun ya. jangan nangis nanti kakak marah loh. kakak gak suka punya adik cengeng". kata shi zhuan dan liao lu pun langsung terdiam dan senyum senyum sambil menggerak gerakkan tangannya.


tanpa sadar shi zhuan telah membuat fan sedih dengan kata katanya.


' jadi kakak tidak suka adik yang cengeng. berarti kakak tidak suka dong sama fan'. pikir fan karena ia ingat jika ia sering menangis dan cengeng..


☆☆☆☆


ok segini dulu. ya. maaffffff sekali baru up. masalahnya upannya hilang aku jafi kesel😡terus belum mood buat up lagi. maaf ya pembaca setia nanti thor bakal rajin up dah.😢


makasi ya buat yang udah baca like dan koment.

__ADS_1


__ADS_2