
"kakak.. terjadi sesuatu pada adik.. huhuhu.". kata fan sambil menangis.
" apa yang terjadi..". kata shi zhuan menatap tajam fan.
" kemarilahhh". kata fan sambil menarik tangan shi zhuan.
melihat kelakuan mereka berdua naga itu jadi penasaran dan ia segera mengikuti langkah shi zhuan.
beberapa saat kemudian shi zhuan dan fan serta si naga tiba di sebuah kamar. shi zhuan sudah sangat pucat karena mendengar tangisan bayi itu.
dengan segera shi zhuan membuka pintu untuk melihat keadaan anak angkatnya itu. melihat fan dan bayi itu membuat si naga terkejut.' wah dia tinggal dengan dua bayi, bagaimana kehidupan mereka ya sampai di buang di hutan'. kata sang naga dalam hati. ia merasa iba pada shi zhuan.
kembali ke shi zhuan. setelah membuka pintu shi zhuan segera menghampiri anak angkatnya itu dan segera memeriksa keadaannya.
"kondisinya baik baik saja. kenapa dia menangis?. apa jangan jangan...?". katanya lalu langsung memeriksa pantat bayi itu.
"oh dugaanku benar di cuma buang air besar". kata yuri merasa lega.
" kau ini fan. masa karena hal kecil ini kau membuatku panik saja!". marah shi zhuan pada fan.
" maaf kak. aku tidak tau?". kata fan menunduk taku pada shi zhuan. karena ia sudah melakukan kesalahan ia mengira shi zhuan akan menghukumnya dengan mencambuknya, mengasingkannya, atau lebih berat lagi. menghabisinya.
fan gemetar hebat dan air matanya sudah mulai membentuk dan menetes.
sementara itu shi zhuan tengah sibuk membersihkan si bayi dengan begitu telatennya.
melihat hal itu si naga merasa sangat terharu melihat seorang anak berusia 8 sudah sangat telaten mengurus bayi. tapi ia juga bingung melihat keadaan fan yang sangat buruk.' kenapa anak yang satunya terlihat sangat takut apa ia akan di hukum berat karena kesalahan kecilnya ini?'. pikir si naga.
beberapa saat kemudian shi zhuan selesai mengurus anak angkatnya itu dan si bayi sudah tidur dalam pangkuan shi zhuan. lalu shi zhuan menidurkan si bayi di kasur.
" fan."panggil shi zhuan pada fan tapi tak di tangkapi oleh fan.
disisi lain fan mendengar panggilan shi zhuan yang terkesan akan marah. fan makin menenggelamkan wajahnya kedada dan air matanya seperti hujan deras.
melihat fan tidak menanggapinya dan malah gemetar dan menangis, shi zhuan bangun dari kasur dan menghampiri fan.
mendengar langkah kaki shi zhuan yang semakin mendekat, fan semakin takut dan air matanya mebih deras.
__ADS_1
lalu saat shi zhuan tiba di hadapan fan ia menyentuh pundak fan. merasa pundaknya di pegang fan syok dan langsung pingsan.
melihat hal itu shi zhuan sangat terkejut dan langsung panik.
" ehh. fan fann bangun". kata shi zhuan dengan panim pada fan di pangkuannya. lalu shi zhuan membaringkan fan di sebelah si bayi.
lalu shi zhuan meneluarkan minyak angin dari cincin ruangnya. dan mendekatkannya ke hidung fan. tak berapa lama fan sadar. saat melihat wajah shi zhuan yang pucat fan terkejut dan pingsan lagi.
" haiss kok pingsan lagi. sudah lah nanti juga bangun". kata shi zhuan langsung duduk di meja dekat kasur. ia tak menyadari keberadaan si naga.
setelah ia kembali tenang ia baru menyadari keberadaan si naga.
" eh ngapain kamu di sini. pergi pergi beraninya mengikutiku". kata shi zhuan sambik mengibas ngibaskan tangannya.
"melihat hal itu naga terkejut.
"ehh. ti tidak akan. aku akan ikut kemanapun kau pergi. jika kau tak mau aku akan menghancurkan istanamu ini?.ancam si naga.
mendengar hal itu shi zhuan malah tersenyum hal itu membuat si naga berkeringat.
" oh hancurkan saja jika bisa!". kata shi zhuan santai.
" hais kau ini meras kepala sekali. sebukan namamu setelah itu kau boleh ikut denganku". kata shi zhuan tanpa memandang si naga.
mendengar hal itu si naga merasa senang tapi langsung kecewa karena ia tak punya nama. karena biazanya ia di panggil naga suci.
" i itu aku aku tak punya nama". kata sang naga ragu ragu dan sedikit takut.
"apaa. kau tak punya nama. lantak hak yang kau bilang itu apa hah". bentak shi zhuan karena merasa tertipu.
mendengar bentakan shi zhuan si naga langsung bersujud.
" maaf kan saya. saya salah. toling terima saya sebagai budakmu dan tolong beri saya nama". kata si naga sambil menangis dan bersujud di kaki shi zhuan.
melihat hal itu shi zhuan merasa geli melihat seorang pemuda tampan bersudud di kakinya. lalu ia pun tertawa terbahak bahak.
" hahahahahabahaa apa yang kau lakukan. kau membuatku berada di possisi manusia yang kejam. bangun lah, kenapa orang di sini sanvat suka bersujud sih". mendengar hal itu si naga langsung berdiri sambil berderai air mata. melihat hal itu shi zhuan kembali tertawA.
__ADS_1
" hahaha kau menangis. bagaimana bisa seakan akan aku akan memakanmu saja. ngomong ngomong siapa aku menerimamu untuk ikut denganku tapi bukan sebagai budak mainkan seorang teman". kata shi zhuan.
"terima kasih tuan". kata si naga dengan mata berbinar dan bahagia.
"oh ya namamu sekarang adalah shi ruo dan jangan panggil aku tuan panggil saja zhu zhu".kata shi zhuan kembali datar.
" terima kasih atas namanya zhu zhu". kata shi ruo agak gugup.
meliahat kelakuan ruo shi zhuan menyeringai kecil.
1jam kemudian fan bangun. saat membuka mata ia melihat sekeliling dan ia melihat sosok yang ia cari sedang tidur sambil duduk.
fan langsung beranjang dari tempat tidur dan langsung bersujud di kaki si zhuan sambil menangis.
" kakak ma maafkab aku. aku bersalah karena tidak tau masalah sekecil ini dan membuatmu panik". katanya sambil gemetar.
merasa ada yang meemgang kakinya shi zhuan terbangun dan betapa terkejutnya ia melihat siapa itu.
disisi lain fan sangat ketakutanbkarena merasa jika shi zhuan telah bangun.ia sangat depresi dan juga takut. tanpabdi sangka.
" hei kenapa menangis?".kata shi zhuan dengan lembut lalu menggendong fan di pangkuannya.
fan sangat terkejut dengan perlakuan shi zhuan. ia kira ia akan di hukum ternyata tidak.
" kenapa menangis. aku taka akn menghukummu dan kau tak perlu minta maaf soal yang tadi kau juga kan masih kecil jadi tidak tau. aku tak masalah akan hal itu. lagipula itu kan hanya masalah kecil". kata shi zhuan sambik mengusap usap pucuk kepala fan dan mencium pipinya.
mendapat perlakuan lembut dari shi zhuan, fan sangat bahagia dan langsung memeluk shi zhuan dan di balas pelukan oleh shi zhuan.
melihat perilaku keduanya ruo sangat sedih dan ingin di peluk juga. tanpa di sadarinya shi zhuan memperhatikannya.
" hei ruo kemarilah". kata shi zhuan dan lang sung di turuti oleh ruo. ia duduk di sebelah sebelah shi zhuan. tanpa aba aba shi zhuan lang sung memeluknya. merasa ia di peluk ruo sangat senang dan memeluk shi zhuan dan fan balik. lalu terjadilah peluk pelukan selama beberapa waktu.
โโ**huy guys maaf ya up nya dikit. tapi jangan sedih. thor pasti terus up.
semoga menikmati ceritanya. makasih ya jangan lupa..
*like vote and coment*
__ADS_1
hehe. see you again. muachhh**