
namun... saat ia sudah melihat kediaman istrinya melahirkan. ia dangat terkejut karena para pelayan dan prajurit yang ia tugaskan untuk mengawasi jalannya proses persalinan istrinya tergeletak tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan.
melihat hal itu ia langsung berlari menuju ruangan istrinya melahirkan. setelah sampai ia langsung mendobrak pintu itu dengan keras.
saat melihat kedalam ruangan hatinya sangat hancur karena melihat istrinya sudah tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan dan para pelayannya bahkan lebih mengenaskan dengan tubuh yang sudah tidak utuh lagi.
dengan amarah yang memuncak sekaligus kesedihan yang mendalam ia dengan cepat menghilang dari hadapan semua orang. melihat hal itu tangan kanan kaisar langsung menyuruh seluruh pasukan terkuat untuk melakukan pencarian. karena ia merasa penculiknya belumlah terlalu jauh.
Dengan sangat cepat sang tangan kanan langsung melesat mengejar kaisar. hingga mereka akhirnya bertemu di perjalanan. Dengan insting yang kuat sang tangan kanan mengetahui arah sang penculik, lalu ia dan kaisarsegera menuju lokasi ter sebut.
disisi sang penculik. ia merasa sangat gundah karena ia bingung harus apa. sekarang ia sendiri. ia yakin pasti tak bisa hidup lagi bila tertangkap.
lalu ia berinisiatif meletakkan bayi itu didalam gowa yang ternyata adalah gowanya yuri. setelah ia meletakkan bayi itu ia langsung melesat pergi.
setelah beberapa saat yuri pun datang dan membawa bayi itu keistananya.
sekitar 5 menit setelah yuri mengambil bayi itu. kaisar Lu pun tiba di depan gowa yuri. saat mereka sampai disana sang tangan kanan tak menemukan lokasi si penculik dengan dalih aura kehidupannya telah hilang.
FLASBACK ON.
☆masih di tempat kaisar Lu☆
lalu beberapa saat kemudian sang tangan kanan kaisar Lu yang bernama xiao An menghampiri kaisar Lu yang tengah termenung di depan gowanya yuri.
"yang mulia hamba merasakan keberadaan manusia di sekitar sini. mari kita periksa sepertinya, saya yakin itu pasti penculiknya." kaya xiao an menghampiri kaisar. ia tidak terlalu formal dengannya karena ia sudah menganggap kaisar sebagai saudaranya begitupun dengan sang kaisar.
__ADS_1
Mendengar hal itu kaisar langsung lergi mengikuti xiao an yang sudah melesat duluan, dan diikuti oleh seluruh pengawalnya.
****di sisi sang penculik**
" haissh kenapa aku sial gini. lepas dari mulut naga masuk ke mulut singa**".
katanya sambil menangis. karena dalam pelariannya ia dihadang oleh sekelompok singa yang masih kelaparan setelah memangsa para pedagang. ia hanya pasrah dan ia pun dimangsa oleh singa tersebut.
beberapa waktu kemudian setelah si penculik mati meskipun tubuhnya belum habis di mangsa singa singa tersebut kaisar lu dan pengawalnya tiba.
melihat sang kaisar dengan aura membunuhnya yang sangat kuat, para singa itu langsung gemetar dan lari terbirit birit.
melihat hal itu xiao an langsung memeriksa lokasi bersama para pemgawalnya. belum lama ia mencari ia menemukan kepala si penculik. ia langsung menunjukkannya pada kaisar.
melihat hal itu kaisar makin marah.
xiao an pun kembali melakukan pencarian. sekitar 30 menit kemudian ada seorang pengawal yang menghampiri kaisar dan langsung bersimpuh dengan kedua kakinya. sambil menunduk dan gemetar hebat.
" yang mulia kaisar yang terhormat. hamba menemukan tangan seorang balita yang sesuai dengan deskripsi senior xiao an". katanya sambil gemetaran.
kaisan hanya menatap kosong tangan mungil itu dan tak menjawab si pwngawal. ia langsung mengambil tangan tersebut dengan sapu tangannya dan memasukkannya ke dalam bajunya.
" kembalii!!!". teriaknya langsung melesat pergi.
mendengar teriakan itu ia xiao an dan para pengawal mengikutinya dari belakang.
__ADS_1
" mengapa kaisar ingin kembali. bukannya kita belum menemukan putranya ya?". tanya xiao an dengan bingung.
lalu pengawal di belakangnya menjawab.
" lapor tuan. prajurit bayangan yang mulia kaisar telah menemukan potongan tubuh pangeran berupa tangannya".
" benarkah. huh pantas saja ia bersikap begitu. kasian sekali dia. hidupnya menderita lagi.". kata xiao an dalam hatinya.
Tak berselang lama mereka semua sampai diistana dengan aura yang mengerikan. membuat para prajurit dan pelayan yang di lewati oleh kaisar dan xiao an gemetar.
kaisar langsung menuju ruang pertemuan. saat ia memasuki ruangan semua orang langsung berdiri dan memberi hormat.
tapi kaisar hanya mengacuhkannya dan tetap berjalan menuju singgasana kenesarannya yang megah.
hal itu membuat semua yang ada di ruangan mengeluarkan keringat dingin.
" putra mahkota telah mati dan permaisuri juga mati. segera cari pelakunya!!!. dan besok segera adakan upacara pamakaman untuk putra dan istriku. itu saja. sekarang keluarr!!!".
" yang mulia istirahatlah. aku sudah mengirim seluruh pasukan bayangan untuk mencari infonya". kata xiao an saat semua sudah keluar.
" hm". hanya itu jawabannya dan ia langsung keluar dengan kondisi wajah dingin dan sadisnya.
keesokan harinya upacara pakaman dilakukan sebagaimana mestinya dan upacara duka selama 7 hari 7 malam.
******ok guys ku semua. aku rindu kalian. maaf ya baru bisa up. author sangat sibuk dan otak masih buntu. haha. maaf ya.****
__ADS_1
oh ya kalau kalian maafin aku lik an coment ya. kalau gak aku terima sebagaibalasan baru up. he***