Queen Of The Mafia Girls

Queen Of The Mafia Girls
BAB 42


__ADS_3

Hello kembali lagi di novel satu ini jangan lupa tinggal kan jejak like komen Dan vote agar author tambah semangat🌾 HAPPY READING📖


.


.


..


.


"Abang liat tu green cantikkan? Emang Bunda engga salah pilih milih green jadi pendamping abang,abang cemburu ya green di gandeng yucca?" Bunda elin menyenggol lengan rian yang kelihatan menahan kesal


"Biasa aja kok bun,yucca kalah talak sama kegantengan abang" jawab rian sebal


"Haha iya gantengan anak bujang Bunda"


Keluarga itupun berbincang dengan di iringi canda sambil menunggu nenek rian turun


Jika semua orang sedang tertawa berbanding balik dengan rian yang kesal karana keakrapan Green Dan yucca


"Bunda green izin ke kamar mandi sebentar" pamit green


"Iya jangan lama lama sebentar lagi nenek turun " jawab elin kepada green dengan senyum


Beberapa menit setelah kepergian green nyonya sarmita nenek rian turun dari lantai atas menuju ruang keluarga tempat dua keluarga itu berkumpul.


"Ibu" panggil Yudi sambil berdiri di ikuti yang lainnya


"Selamat malam nyonya sarmita,anda apa kabar? Sudah lama sekali kita tidak bertemu"ucap Samuel sambil menjabat tangan sarmita.


" selamat malam juga samuel,kamu jangan terlalu formal begitu kamu juga putraku Dan sebentar lagi kita akan menjadi besan,dan kabarku seperti yang kamu lihat saat ini aku baik baik saja"jawabnya sambil tersenyum ramah


"Hahaha baiklah bu ohw iya ini istriku" sambung samuel sambil memperkenalkan momy sri


"Iya iya aku sudah tau dirimu menikah sudah bertahun tahun bahkan putra putrimu akan menikah Dan kamu baru memperkenalkan istrimu saat ini padaku" jawab nenek sarmita dengan pura pura merajuk lalu memeluk Sri dengan erat.


"Sudah bu hentikan dramamu ayo duduk nanti Ibu sakit pinggang karana terlalu lama berdiri" sahut Yudi yang di sambut gelak tawa dari yang lain.


"Mana calon menantu keluarga Atmaja?" Tanya nenek sarmita sambil celingak celinguk mencari keberadaan green


"Sabar sedikit bu,calon menantu keluarga Atmaja sedang ke kamar mandi sebentar dia juga membawa temannya yang sangat tampan kemari tapi tadi izin keluar sebentar untuk mengkat telpon Dan apa ibu tau cucu mu itu merasa tersaingi bu hhh" goda Bunda elin yang membuat rian mencibir pelan.

__ADS_1


"Itu dia bu calon menantu keluarga kita" tunjuk Yudi kearah green Dan yucca yang datang secara bersamaan


Saat sudah dekat ...


"Nyonya sarmita?" Ucap Green Dan yucca secara bersamaan


"Nona green Dan tuan yucca" jawab nenek sarmita yang tak kalah terkejut melihat rekan kerjanya Dan wanita yang di idamkannya untuk menjadi calon istri cucunya selama bertahun tahun itu ada di rumahnya


"Apakah kalian sudah saling mengenal?" Tanya Yudi karana melihat keterkejutan dari ketiga manusia di hadapannya itu


"Tentu saja kami mengenal nyonya sarmita dia adalah salah satu rekan bisnis kami di Australia" jawab yucca


"Iya yah nyonya sarmita adalah rekan bisnis kami di dunia industrial dia salah satu penanam saham terbesar ke dua di Australia" sambung green


"Yudi kenapa tidak Dari awal kamu bilang padaku jika calon menantuku adalah green maka aku akan menikahkan mereka sedari dulu" ucap nenek sarmita dengan semangat lalu menciumi seluruh wajah green.


"Dan crumble yucca adalah pemuda tampan yang perna aku lihat wajar saja cucu laknat itu merasa tersaingi" sindirnya kepada rian


"Ayolah nek jangan terlalu sering menyindirku seperti itu" rengek rian sambil memeluk sarmita manja


"Yaya terserah dirimu saja dan untuk green panggil saja aku nenek karana kalian juga bagian dari keluarga kami" jelas nya


Setelah makan malam dengan membahas kapan acara tunangan di ulang,kapan acara pernikahan,kapan kalian lulus yang membuat pening kepala green Dan rian bahkan mereka sempat beradu mulut dengan nyonya besar keluarga itu,mereka memutuskan untuk duduk santai di taman belakang mansion mewah Atmaja.


"Huwa...kapan malam berganti siang gue udah engga tahan ngedengerin celotehan nenek lo itu" gumam green sambil menguap


"Emang lo pikir kuping gue kagak panas apa amit amit dah kalo gue mesti jadi papa Muda" ujar rian sambil bergidik ngeri


"Dan menurut lo gue mau jadi mama Muda gue tu pengen nikah umur 25an,sejak kenal sama lo idup gue udah kayak cerita siti nurbaya aja RIBET" kesel green dengan menekan kata ribet


"Hahaha nasib lo"


Sedangkan di arah kejauhan yucca tersenyum kecut melihat green yang tertawa lebar bersama rian.


"Kamu sedang berada pada titik dimana kebahagian sendiri bukan lagi priorities,melihat orang yang kita sayangi tertawa dengan orang lain akan lebih membuat kita lega dari pada dia bersama kita namun tak akan ada tawa Dan rasa bahagia,nenek tau kamu mencintai green tapi nenek salut sama kamu yang lebih memilih mengubur rasa itu dari pada membuat kondisi semakin sulit" ucap nenek sarmita yang tiba tiba duduk di samping yucca


"Tidak nek aku tidak mencintai green aku hanya sedang Teringat almarhum kekasihku dulu" alibi yucca dengan senyum paksa


"Kamu berbohong kamu bisa saja membohongi nenek tapi tidak dengan hati dan perasaan kamu sendiri, nenek tau rasanya sangat sakit tapi yakin lah semuanya akan baik baik saja.jadilah teman tanpa harus melibatkan perasaan karana jika perasaan teman menjadi rasa antara wanita Dan pria itu akan menjadi awal hancurnya pertemanan" ucap nenek sarmita dengan puitis


"Haha aku tau nenek sangat puitis" ejek yucca untuk mencairkan suasana

__ADS_1


"Haha nenek gitu lo"


Pukul 12.00 Dini hari green,yucca,Edi Dan diki telah tiba di tempat yang di gunakan untuk Bali"balapan liar"setelah acara makan malam di kediaman Atmaja


Kali ini mereka tidak menggunakan sirkuit sebagai arena perlombaan tapi mereka akan berpacu Di salah satu jalan raya di kota Jakarta.


Seperti biasa green tampil saat Bali menggunakan moge hitam kesayangannya dengan levis ketat hitam,jaket kulit hitam,dan masker hitam serta helem hitam.


"Edi lo udah Siap balapan sama gue?" Tanyanya pada edi tidak sabaran


"Bukan gue tapi adek gue queen racing yang bakal ikut" jawab edi dengan


Senyum sinis


"Hhh queen racing kata lo oke gue terima jika gue menang motor kesayangan queen lo itu milik gue Dan dia harus buka helem sama maskernya didepan kita semua,kalo gue kalah motor sama Mobil keluaran terbaru gue buat lo" ucapnya dengan nada menantang


"Deal"


Mata Green memincing melihat seseorang di depanya ini


"Kok gue kayak gak asing sama ni cewek" gumam green dalam hati


"Green gue bakal ambil apa yang seharusnya menjadi milik gue"


Merekapun akhirnya bersiap di lintasan yang di depannya ada pemimpin balapan dengan memutar bendera kecil ke atas.


"Siap?"


"Satu...dua...tiga!"


Mereka saling memacu untuk sampai ke garis ifinish paling awal deru mesin kenalpot memecah keheningan malam sudut Ibu kota.


Untuk saat ini wanita itu memimpin di depan tidak semudah itu green menyalip lalu...


Tepuk tangan terdengar ketika green tiba di finis edipun menghampiri wanita itu untuk mengambil hadiah taruhan


"Kunci" jawab edi dingin


"Sial" gumamnya sambil memberikan Kunci mobil dan motor secara ogah ogahan


BERSAMBUNG....

__ADS_1


__ADS_2