Queen Of The Mafia Girls

Queen Of The Mafia Girls
BAB 66


__ADS_3

WALCOME BACK TO MY NEXT NOVEL🐦


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN AND FOLLOW AKUN INI FOLLOW JUGA IG AUTHOR


riyaferizap_


HAPPY READING GUYS🐒


.


.


.


.


.


"Bagaimana kalau kita berkeliling kota new york.heem tidak tidak rasanya kurang pas ah bagaimana kalau kita kee"saran rian dengan menggantung ucapannya


"Ke?"


"Rahasia ya sudah ayo ini adalah tempat yang spesial"ucap Rian dengan menarik tangan green


Setelah kurang lebih setengah jam kedua remaja yang sudah beranjak dewasa itu tiba disalah satu kebun bermain kota new york


"Zoo? You sure are here (kebun binatang? Kamu yakin disini)"tanya green sambil mengelilingi tempat itu dengan matanya


"Yes,apa kanu sudah mulai rabun sehingga tidak melihat papan nama dan sekeliling"jawab Rian dengan menunjuk papan yang ada di samping mereka


"Ohw no, yes i have to check my eyes (ohw tidak, ya aku harus memeriksakan mataku)" ujar Green dengan tawa renyah yang membuat Rian gemas


"Hey itu lihat teman sekaum kamu"tunjuk Green kearah kandang buaya


"Apa maksudmu" kesal Rian karana green menyamaknnya dengan buaya


"Dia sangat mirip dengan dirumu hahaha"


"Yayaya terserah dirimu, jangan salah buaya adalah jenis hewan yang paling setia so I am the tyfe of boyfriend crocodile are loyal animals" jawab Rian dengan menaik turunkan alisanya


Mereka berdua menikmati hari libur itu dengan berkeliling kebun binatang


"Apa kamu bahagia?"tanya Rian disela sela mereka bermain dengan beberapa kelinci


"Sangat bahagia aku sudah lama sekali tidak tertawa lepas seperti ini,"jawab green masih dengan fokus ke pada kelinci kelinci imut itu


"Heem aku senang jika melihatmu seperti ini semua ada waktunya, ada porsinya,semua juga ada gilirannya masing masing jadi anggap saja kejadian atau ketidak senangan pada masa lalu adalah bumbu bumbu kisah hidupmu"tutur Rian yang diangguki green

__ADS_1


"Ya kamu benar"


Setelah merasa puas bermain dan mengelilingi tempat itu mereka memutuskan untuk mencari makanan karana hari sudah mulai siang


"Kita ke resturan xxx disana banyak makanan yang lezat kamu pasti menyukainya" tawar Rian sambil menghidupkan mesin mobilnya


"Kita pergi ke seberang jalan xxx disana ada makanan indonesia kamu gau bakso kan? Aku sangat menyukainya" ucap green yang membuat rian tersenyum kecil


"Ah kamu masih seperti dulu sederhana"gumam Rian didalam hati lalu menjalankan mobilnya


"Bang bakso ya"ucap Rian saat mereka tiba ditempat yang green arahkan


"Bukan im si human"hawabnya dengan sok cool


"Abang tukang bakso kan?"tanya Rian berusaha sabar


"Kok *** eh tau"


"Ini ada tulisanya bang"seru green yang ikut geram


"Noh tau ngapain nanya emang kalian pikir saya jualan bubur sapi"


"Anjim"umpat green dan rian secara bersamaan


"Mau beli berapa?"tanya si abang lagi yang kini mulai serius


"Cakep cakep nyebelin ya allah gini amat cari duet buat anak bini"gerutu abangnya yang kesal dikerjain balik oleh green


"Bercanda kok bang kita beli 2 mangkok sama minumnya teh es eh maksudnya es teh"ujar rian yang membuat si abang tersenyum mendapat Rizki ilahi


Sedangkan diseberang sana yucca bergumam "aku akan merasa bahagia jika kamu bahagia. Maafkan aku yang mengkelaim dirimu milikku, dunia memang aneh seberapa lama kalian dipisahkan namun tuhan tetap mempertemukan"


"Benar kata pepatah if you dont want to be disappated dont ever ex pect more from humans" lanjutnya lalu meninggalkan tempat itu


Rian dan green tertawa dengan lelucun yang mereka ceritakan


"Yab udah jam 2 siang pulang yuk entar abang gw marah" ucap green setelah menghabisi baksonya


"Ya udah gue anter"


Setelah tiba didepan gerbang kediaman green,Rian memberanikan berbicara setelah berdiam beberapa menit


"Green"panggilnya


"Ya"


Gbrek

__ADS_1


Green terdiam yang tiba tiba dipeluk Rian dia tidak menolak malah Green mempererat pelukannya


Dapat green rasakan punggungnya sedikit basah,tidak mungkin itu air liur atau ingus Rian


"Kamu menangis?"tanya green yang masih dalam pelukan rian


"Engga kok"jawabnya dengan melepaskan pelukan mereka


"Mata lo berair yakali itu ingus"ucap green Yang membuat Rian skat mat


"Haha ya sudah sana masuk"


"Heem dadah, makasih buat hari ini"ucap grewn tulus lalu masuk kedalam gerbang


Yang tanpa mereka sadari Romi dan rezi memperhatikan mereka diatas balkon


"Lo liat sekarang green ah"kesal romi dengan nada frustasi


"Ampun bang jago sorry bang jago"sahut rezi dengan senyum yang mengembang


"brengsel gue pastiin green dan yucca akan menikah secepatnya"ancam romi yang membuat rezi mematung


"Lo gila ha green baru 18 tahun gubeluk"


Kembali kedunia ea


"Green"panggil yucca saat green akan menaiki tangga menuju kamarnya


"Hey kapan kamu datang"ucap greeb lalu menghampiri yucca


"3 jam yang lalu"jawabnya lesu


"Ohw my good lama sekali "


"Kamu dari mana?"tanya yucca setelah green duduk disampingnya


"Kebun binatang setelah itu pergi makan bakso dengan Rian"jawab green jujur


"Aku kira kamu akan berbohong"ucap yucca dalam hati


"Kenapa? Kamu melamun"


"Aku harap kamu berterus terang jika tidak menyukaiku"ucapnya dengan menunduk


"Ha??"


"Aku tau kamu berpura pura menyukaiku demi tidak melukai hati ku" ucap yucca lagi

__ADS_1


BERSAMBUNG....


__ADS_2