Queen Of The Mafia Girls

Queen Of The Mafia Girls
BAB 68


__ADS_3

DETIK DETIK MENUJU ENDING...


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN,VOTE,FOLLOW AKUN NOVEL INI DAN FOLLOW JUGA IG AUTHOR: riyaferizap_


HAPPY READING GUYS🦖


.


.


.


.


.


.


"Bang gue gak tau apa yang akan terjadi setelah green tau semua yang terjadi selama kurang lebih satu tahun ini" ucap Rezi lalu pergi menyusul Green


Green termenung di balkon kamarnya sebenarnya ia cukup kecewa dengan tindakan Romi namun hatinya dan dirinya tidak bisa marah kepada pemuda yang sudah menjadi kakaknya itu.


"Terkadang jika kita mencintai seseorang,kita juga harus bisa melihatnya bersama pilihan dia,cinta tidak semulus dan selurus rel kereta api"ucap Rezi lalu menghampiri green dengan duduk di sova yang tersedia disana


"Hem"


"Kejar dan carilah Rian besok dia akan pergi ke Jerman ah bukan besok tapi hari ini"sambungnya


Tanpa membalas ucapan Rezi Green langsung berlari menuju apertemen Rian yang waktu itu perna dikunjunginya


Namun sayang saat Green tiba apertemen itu sudah terkunci rapat


"Permisi pak apa anda tau penghuni apertemen nomor 356 pergi kemana?"tanya green ramah dengan peluh karana berlarian


"Oh pemuda tampan itu sudah pergi kira kira 45 menit yang lalu, kemungkinan dia akan ke bandara xxx tadi saya sempat melihat tiket pesawat di tangannya"jawab bapak itu tak kalah ramah

__ADS_1


Mata green sudah berkaca kaca mungkin sebentar lagi air mata akan jatuh, tak ada lagi senyum manis yang menghiasi wajah manis dan cantiknya


Dikemudinya mobil sport merah kesayangannya itu dengan kecepatan yang sudah tak seharusnya, pikiran green kalang kabut takut jika dia harus kehilangan prioritasnya untuk kedua kalinya


"Gue gak mau kehilangan lo lagi, dunia penuh drama dan tipu tipu akan gue buktiin dia milik gw dan akan selalu seperti itu"gumam green dengan senyum miring


Green memakirkan mobilbya dengan sembarangan lalu melemparkan kunci mobilnya ke salah satu penjaga bendara


"Anda parkirkan bila perlu anda ambil saja mobil itu"teriak green


"Hei nona mobil ini seharga gaji ku untuk 4 tahun dan anda dengan mudanya membuangnya"teriak pria paruh baya itu sambil memungut kunci mobil green yang tadi di lemparnya


"Gue gak peduli cinta gue lebih penting untuk saat ini"teriak green sambil celingak celinguk mencari keberadaan Rian


Setelah kurang kebih 30 menit green memutari bandara itu perjuanganya tidak sia sia dia berhasil menemukan Rian


"Riann!"teriaknya lalu menghampiri cowo yang sedari tadi membuat nya kalang kabut


JLEB


tanpa aba aba green langsung memeluk pemuda didepannya ini tidak lupa air mata yang sudah membanjiri pipi putihnya


"lo kenapa?"bukannya menjawab pertanyaan Green Rian malah bertanya balik dengan raut muka yang sulit diartikan


"lo jahat hiks hiks sama gue, lo Rian tunangan gue. gue kangen sama lo tapi lo mau pergi ke jerman lo jahat jahat hiks hiks" ucap Green sambil memukuli lengan Rian


"aku kebih kangen sama kamu satu tahun ini aku hidup dalan bayang bayang penyesalan, jangan nangis lagi nanti cantik kamu hilang. terus kek gini pakek aku kamu jangan lo gue lagi" ucap Rian lalu mengecup singkat kepala Green


"kamu lihatkan sejauh apapun dan selama apapun kita terpisah kalau jodoh pasti akan ketemu lagi"sambung Rian


"kalo kita gak jodoh" tanya green polos sambil menghapus air matanya


"kalo kita gak jodoh, harus di jodohin udah terlanjur sayang ni" seru Rian mengalihkan pembicaraan


Rian memungkas jarak dengan Green dengan secepat kilat cowo itu meraih tengkuk Green di bandara kota new york itu, Rian mencium Green begitu rakus

__ADS_1


"Green Riannnn!!" teriak Yucca, rezi, dan Romi dengan kompak


"****** gue" umpat Rian yang sadar dengan kebodohannya


dihampirinya kedua manusia salting plus bulshing itu


"untuk kedua kalinya ah bukan untuk kedua kalinya gue ngalah dan memberikan kepercayaan gue buat lo dan gue harap lo gak bakal nyianyiain semuanya seperti yang udah terjadi sebelumnya" ujar Yucca dengan suara dingin dan terdengar begitu berat


"gue janji gak akan perna nyianyiain Green untuk kesekian kalinya dan terima kasih lo udah mau mengalah lagi dan lagi" jawab Rian yang di angguki Yucca walau itu terlihat tidak ikhlas


demi apapun hari ini mereka benar benar bahagia tapi tidak dengan Yucca yang terluka dan terluka lagi


tapi siapa sangka Yucca tidak benar benar mengala


"green bagaimana kalau kita makan di resturan XXX"ajak yucca setelah tiba di kediaman Adipati


"hem boleh, sebentar aku hubungi Rian" jawab Green yang membuat Yucca tersenyum Kecut


tibalah mereka di resturan yang Yucca maksud


"kalian masuk aja dulu , gue mah beli gula gula di sana"tunjuk Green kepada penjual gula gula di seberang jalan tempat mereka berdiri


"biar gue aja" ucap Rian dengan Yucca barengan


"nonono biar gw sendiri kalian masuk aja"tolak green lalu menyeberang jalan


Bughtt


"maksud lu apa asal mukul muka gue!" kesal Rian sambil memegangi pipinya


Yucca langsung meraih kerah baju Rian dengan tatapan sinis


"gue udah terlalu nahan diri sama lo, lo kira gue bakal ngakah engga gak akan perna cukup waktu itu gue nyerah sebelum berperang tapi engga untuk kali ini"ucap Yucca dengan nada naik turun menahan emosi


BERSAMBUNG.........

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE


SEE YOU NEXT CHAPTER


__ADS_2