
WELCOME BACK TO QUEEN OF THE MAFIA GILS,JANGAN LUPA LIKE ,KOMEN,VOTE AND RANTING LIMA YA GUYSšKEEP SMILE END ENJOY JANGAN TERLALU SERING MEMIKIRKAN DIA EAEA..
HAPPY READING GUYSš
.
.
.
.
.
.
Ke empat manusia itu berkalobrasi dengan teliti mengandalkan IQ cerdik takut jika ada kesalahan yang akan berakibat fatal
Baku hantam memang sudah terjadi didalam ruangan itu namun belum melibatkan green dan Anita
Sedangkan diluar rumah tua yang terlihat menyeramkan itu segerombol orang sedang berkelahi siapa lagi kalau bukan diki dan rian dkk
"Nur lo yakin green sama bunda bakal baik baik aja"tanya alisa yang nampak khawatir
"Maybe yakin aja itu green bukan orang lain"
Prok prok prok
Tepuk tangan dari segerombol orang berbaju hitam keluar dari rumah tua itu.
"Lepasin bunda gue brengsek"teriak rian dan langsung menghajar pria itu dan tentunya kembali dibantu Teman temannya.baku hantam diluar dan dalam ruangan itu semakain memuncak darah sudah bercecaran bak air hujan. berpuluh bahkan beratus nyawah sudah hilang begitu saja anggap saja hari ini hari yang paling buruk
Dor
Suara tembakan yang bergemuruh didalam ruangan tua itu.tembakan yang dihasilkan oleh green
"Lepaskan bunda elin gue udah muak melihat tingkah kekanakan lo"seringai green setelah menembakkan pistolnya
"Tidak akan perna , wanita lemah ini akan mati ditangan gue hari ini juga"sergak anita sambil menunjuk bunda elin yang sudah tak berdaya
baku hantam tinju dan tindakan kriminal lainnya pun kembali terjadi.serangan demi serangan yang dilancarkan oleh green,yucca dan edi semakin memanas bahkan luka sudah memenuhi sekujur tubuh mereka
"Yucca pastikan Rian dan yang lain gak masuk kesini"teriak green sambil baku hantam dengan Anita
Dor
Tembakan yang dilakukan Anita hampir saja mengenai green,tapi green masih terlihat santai sambil membabi buta lawannya yang semakin bertambah banyak
"Pastikan wanita itu mati"emosi anita karan hampir semua anak buahnya mati ditangan green dan edi
Saat yang lain semakin maju mendekati dan membabi buta lawan, green masih terlihat santai dengan eksperisi tanpa beban
__ADS_1
"Kalian bawa bunda elin ke rumah sakit"ujar edi saat menyadari ratusan anggota read rose datang membantu mereka hingga pertempuran itu semakin memanas
"Sialan''teriak anita frustasi karan bunda elin berhasil dibawa ke rumah sakit
Dor
Dorr
Dorrr
Suara tembakan kembali terdengar sayang salah satu peluru itu mengenai bagian lengan green.masih dengan ekspresi santai menahan perih green menebas seluruh kepala orang orang yang telah berani menyentuh kulitnya
Masalah kembali datang disaat anggota anita tinggal beberapa orang lagi dengan liciknya tanpa kehabisan akal Anita mengarahkan pistolnya ke arah Rian dkk yang tiba tiba masuk kedalam rumah tua itu
"Anjing kenapa kalian masuk ke kandang singa"kesal edi
BUGHt
Green menendang Anita hingga tersungkar mungkin terlalu gelap hati karana emosi green kembali meninju Anita
Pukulan dan tendangan green sangat keras dan mengenai titik fital perut anita kemudian ditendangnya kepala itu dengan keras hingga terbentur kelantai
"Maap gue yang akan membunuh cabang bayi lo .itu semua akibat lo berani main main dengan gue jika pun bayi ini hidup dia tidak akan memiliki seorang ayah"sinis green
Saat green masih membisikkan kata kata pedas ketelinga Anita salah satu anak buah anita akan menyerang green dari belakang untung saja edi sempat meliharnya
Bugh
Bugh
Bught
Tendangn keras menganai pipi kanan bintang hingga darah segar mengalir di pipi mulus itu
Amarah green semakin memuncak karana kaki sialan itu dengan sangat beraninya mengenai salah satu sahabtnya
Enta mungkin karana terlalu lengah dan fokus menyerang anak buah anita yang masih sempat melawan
"Aghh" rintisan dari green menghalangi peluru yang akan mengenai Rian
"Green"teriak mereka sambil berlarian menuju ke arah green
Dor
Peluru itu kembali mengenai green tepat dibawah jantungnya
"GREEN"teriak romi dan rezi yang tiba tiba datang
Kedua kakak beradik itu menatap Anita dengan tatapan iblis
Dor
__ADS_1
Dor
Dor
Mereka membabi buta Anita tanpa pandang bulu itu pria ataupun wanita
"Tidak akan aku biarkan seserong yang sudah berani beraninya menyentuh apalagi menyakiti adikku menghirup udara segar"marah rezi lalu menebas kepala Anita tanpa aba aba
"darah segar mengalir seiringnya kepala itu lepas dari badannya,dicongkelnya dan di rawaknya bagian perut anita seperti operasi dadakan
"Mati"ucap romi setelah membantai Anita tak berbentuk lagi
"Green sadar"seru rian dan yang lainnya
"Pergi aku adalah pembunuh"ucap green lalu tak sadarkan diri akibat banyaknya darah yang keluar
"Maapin gue"ucap rian sambil tertunduk
"Lepasin tangan kotor lo dari pipi adik gue"teriak rezi
"Yucca cepat bawah green ke rumah sakit"
Green dilarikan kerumah sakit terbaik dikota jakarta cairan berwarna merah sudah melumuru tubuh cantik gadis blasteran bersarah dingin itu,tangisan dari nur dan alisa memenuhi ruangan oeprasi
"Maaf tuan muda,anda tidak diperbolehkan masuk"ucap seorang dokter yang akan mengatasi green
"Cepat laksankan tugasmu atau pergi dari rumah sakit ini secepatnya"ancam romi
"Ba baik lah tuan"
Sudah 3 jam berlalu green dinyatakan koma enta kapan ia akan bangun seperti dulu lagi
Setiap hari Rian di temani aksa dan bintang ingin mengunjungi green namub terhalang dengan panjagaan dari romi dan rezi
Lantai 16 rumah sakit kahusus orang berduit itu dijaga ratusan bodyguar dan angggota read rose
"Bang gue mohon izinin gue ngeliat green sekali aja"mohon rian sambil berlutut dikaki romi dan rezi
"5 menit"final kedua kakak itu lalu meninggalkan rian
CKRET
Bunyi pintu dibuka rian
"Green maapin gue yang udah nyianyiain lu,yang engga percaya sama lu bener kata pepatah kalo penyesalan itu selalu datang di akhir .gue bener bener nyesel"ucap rian sambil menggenggam jemari Green yang pucat pasi bak mayat hidup
"Bangun ya udah dua minggu lo jadi putri tidur"ucapnya lagi lalu mencium kening dan pipi green
Setelah kepergian Rian tangan green sedikit bergerak ingat hanya sedikit lalu kembali drob lagi
BERSAMBUNG JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTEš„³
__ADS_1
AYO HUJAT RIANš¤£APA HUJAT AUTHOR AJAš