Rahasia Besar Tentang Kecantikanku

Rahasia Besar Tentang Kecantikanku
Berusaha


__ADS_3

ana: "semangat!!,aku harus memanfaatkan waktu libur ini agar saat liburan ke pulau dewata nanti aku tidak dibully."


▪"ana menyemangati dirinya sendiri ia sudah tidak mau di bully lagi."


beberapa hari kemudian...


ana:"yes berat ku sudah turun 10 kg,aku harus tetap semangat!!"


Meli: "ana kamu kenapa na?"


ana: "gak kok mah aku lagi seneng aja."


ana: "3 hari lagi libur musim panas."


ana: "ini sudah malam sebaiknya aku istirahat dulu."


pagi harinya..


▪ana sangat bersemangat ia menghabiskan sebagian waktunya untuk berolahraga,saat pulang ia pun langsung mempelajari cara berdandan.


ana: "wah perubahan mulai terlihat,akhirnya usaha ku tidak sia-sia


Meli: "ana sini turun rara dan riri sepupu kamu datang.


ana: "pasti mereka merusak rencana ku mereka sangat nakal." *kesal*


Meli: "anaa,anaa cepat turun."


ana:"iya maaa."


Meli: "rara,riri tante ke kamar mandi dulu ya."


rara dan riri: "iya tante."


▪rara dan riri sudah berencana mengerjai ana,mereka tidak suka mempunyai sepupu yang gendut dan jelek.

__ADS_1


rara: "ngapain olahraga lagian percuma badan kamu masih kaya ikan buntal *tertawa*


riri: "*mengacak-acak kasur*ikan buntal,ikan buntal."


ana: "riri kasurnya baru dibereskan jangan diberantakin lagi."


riri: "emangnya aku peduliin


rara: "*melembar bantal ke arah ana*dasar lemah


ana: " *terjatuh* rara berhenti sudah cukup aku harus merapikan ini kembali."


rara dan riri:"turun kebawah melaporkan"


Meli: "ana kamu apa kan sepupu mu mereka menangis."


ana: "ngak kok mah aku ngak apa-apain mereka."


Meli: "sudah sudah jangan menangis,kalian mau ice cream


rara dan riri: "mauuu tante,terimakasih"


Meli: "rara,riri tante keatas dulu ya


rara dan riri: "iya tante."


Meli: "*masuk ke kamar ana*ana kamu tuh harus berinteraksi sama sepupu kamu,jangan diisengin terus."


ana: "siapa yang isengin mereka orang mereka sendiri yang tiba-tiba nangis,malahan mereka yang jailin aku."


Meli: "sudahlah jangan banyak ngeles kamu minta maaf sana sama rara dan riri


ana: "buat apa aku minta maaf orang aku gak ada salah juga*membanting pintu kamar*


▪"kenapa sih gak ada yang percaya sama omongan aku,mereka cuma bisa ngebully,ngeberantakin,marah,nagis.ucap ana kesal."

__ADS_1


Meli: "haduh aku harus bagaimana mendidik anak ini,rara dan riri itu anak manis setiap ketemu orang selalu hormat.


rara dan riri: "tante kami sepertinya tidak di sukai ka ana,kami pulang saja deh.


Meli: "ehh enggak kok ana cuma lagi badmood aja.


rara dan riri: "tante kami tidur dimana?"


Meli: "kalian dikamar tamu,tante udah rapihin kok."


ana: "*mengintip*untung tidak tidur bareng aku."*lega*


▪ayah kapan pulang ya sudah 1 minggu katanya hari ini pulang."ucap ana dalam hati"


ana: "*masuk*mama ayah kapan pulang katanya hari ini pulang."


Meli: "ayah besok pulang na."


ana: "kalau rara dan riri kapan?


Meli: "besok siang."


ana: "*kekamarnya* yes rara dan riri pulang besok kalau masih lama aku bisa stress


*bahagia*


▪tiba-tiba jam 12 malam ada yang mengetuk pintu kamar ana


ana: "siapa itu?*membuka pintu* tidak ada orang.


▪anaa,anaa,bukalah piiintuu


ana: "sissiapa itu?*ketakutan*


▪ana pun memberanikan diri membuka pintu dannn

__ADS_1


ana: aaaaaaaaaa,hantuuuu


terimakasih,semua jangan lupa like dan support komik ini. :)


__ADS_2