Rahasia Besar Tentang Kecantikanku

Rahasia Besar Tentang Kecantikanku
mendekati ayu!!


__ADS_3

ana: "seragam sekolah aku gimana?"


sansan: "kamu masih khawatir soal itu ternyata tenang aja nih kamu coba dulu semoga cukup ya."


ana: "cukup san,ini punya siapa?"


sansan: "punya kak sinta dulu kan dia sekolah nya sama kayak kita."


ana: "oh iya btw kemarin ayah mu gak pulang ya?"


sansan: "iya dia lembur di bank kata nya besok ada tamu penting jadi memang wajar sih dia kan kepala cabang di kantor nya."


ana: "wah ternyata ayah mu kepala cabang bank ya aku baru tau pantes aja rumah kamu luas sama uang jajan kamu lumayan banyak." *tertawa*


sansan: "ngak juga kok lagian ini semua itu belum sebanding sama kamu kan kalau gak salah papa kamu itu bos dari cnwj group dan pemilik beberapa bank besar di sini oh iya bisnis kuliner juga belum ditambah mama mu yang terjun di bisnis fashion yang membangun beberapa butik,toko kecantikan dan agensi modelling."


ana: "lagian kamu itu enak setiap hari ada ibu dirumah masakin makanan yang enak bahkan ayah mu juga pulang setiap hari.gak seperti aku mama sibuk dengan bisnisnya ya walau pun dia kadang masak palingan sandwich,roti bakar,ayam goreng malahan hampir setiap hari beli lauk dan nasi nya ke restoran sedangkan papa selalu kerja di luar kota bahkan sampai ke luar negri pulang nya pun palin 1-2 bulan sekali kadang 2 minggu sekali sudah pulang."


ibu sansan: "kamu jangan begitu mereka itu orang tua kamu lo."


ana: "eh tante,iya aku sayang kok sama mereka."


ibu sansan: "dulu juga teman tante itu orang tuanya sibuk sekali sama seperti kamu tapi jangan salah orang tua pasti akan memberikan yang terbaik buat anak nya."


ana: "iiya tante."


ibu sansan: "kalian sarapan dulu tuh tante udah masak sop buntut yang rasanya delicious.."

__ADS_1


sansan: "ayo makan bareng!"


ana: "pagi aku gak makan berat kecuali kalau mau keluar kota atau acara penting."


ibu sansan: "oh kamu sama kayak ayah sansan beliau juga seperti itu lo jadi kalau makan pagi nya teralu berat suka kram perut kan."


ana: "iya tante atau pusing juga maaf ya tante saya makan roti sobek aja yang tadi pagi lewat di depan."


▪a few moment later


sansan: "yuk berangkat!!"


ana: "ayo,rumah kamu deket kan dari sekolah mending jalan aja biar sehat."


sansan: "yaudah deh terserah kamu."


▪sesampai nya di sekolah


ana: "orang tua ku lagi pergi aku di suruh ke rumah bibi tapi telfon ku ketinggalan jadi kata sansan ikut aja tadi nya mau nginep di hotel tapi kartu atm ku juga ada di rumah."*tertawa*


dina: "kapan-kapan kita nginep di rumah ana gimana?pasti seru!!"


ana: "boleh mau kapan aku sih selalu siap."


sansan: "yaudah nanti aku kabarin dulu tang lain siapa tau pada mau ikut juga kan tambah banyak tambah seru."


bu santi: "anak-anak yuk masuk udah mau bel."

__ADS_1


ana: "pagi ayu!!"


ayu: "..."


▪seperti biasanya ayu tidak menjawab salam dari ana ia hanya diam dan diam pelajaran pun di mulai tak terasa bel pun berbunyi anak-anak berhamburan keluar kelas."


sansan: "ayo ke kantin!!"


ana: "enggak dulu untuk hari ini aku masih belum lapar."


▪ana pun masuk kembali ke kelas dan membuka bekal yang di berikan ibu sansan kepada nya.


ana: "boleh makan bersama?"


ayu: "bboleh."


ana: "kamu makan apa?"


ayu: "nasi sayur kangkung dan perkedel jagung."


ana: "ngomong nya yang keras dong gak usah malu-malu gitu lagian kan kita sekelas bahkan sebangku."


ayu: "iiya."


▪suasana disana terasa begitu canggung ana pun berpikir keras untuk mencairkan suasana.


akan kah ana berhasil mencairkan suasana??

__ADS_1


bersambung


Terimakasih semua yang udah selalu support novel ini jangan lupa like dan komen


__ADS_2