
ana: "asal kalian tau ya masa lalu aku itu berbeda 180 derajat dari sekarang."
sansan: "beda gimana maksudnya?"
ana: "dulu itu aku itu culun anak nya selalu di bully sama semua orang sepupu sendiri pun perlakuan nya itu semena-mena ke aku banyak yang suka manfaatin kepintaran aku harta aku pokok nya sampai aku sadar dan mulai menata diri sendiri ya semenjak itu aku mulai ikut kelas gym,rajin periksa mata dulu aku itu sering di panggil kutu buku,terus aku juga buat jadwal perawatan ke salon,terus baca majalah kecantikan,belajar make up,lebih bersyukur,terus aku juga mulai menerapkan pola hidup sehat."
ayu: "kamu sih enak ada yang biaya in aku sih percuma saja."
ana: "gak ada yang nama nya percuma,lagian aku juga dulu kayak kamu nganggap semua hal itu remeh mau gimana pun mau ngapain semua nya itu dianggap "percuma" tapi aku sadar semuanya itu salah tidak ada yang percuma ada pepatah yang seperti ini usaha tidak akan menghianati hasil."
kak boby: "nah betul tuh kamu harus ganti prinsip hidup kamu ayu kalau ngak kamu itu sama saja membuang-buang waktu yang kamu miliki dulu kakak juga anak paling bodoh di kelas dan kakak gak pernah peduli lagian naik kelas juga tapi lama kelamaan kakak sadar akhirnya kakak berubah lagian walaupun lulus ada kebanggaan tersendiri di lubuk hati beda kalau nyontek atau gak ngapalin sama sekali."
sansan: "oh iya kan kamu jual kue coba lah lebih terbuka ke temen sekelas terus kenalan sama orang luar kali aja mereka itu bisa bantu kamu misalnya dia itu ahli komputer atau barang digital kamu bisa minta bantuan buat buka bisnis online."
▪ayu hanya terdiam ia merasa kalau semua orang itu sama saja mereka hanya bisa ngomong ini itu hati ayu masih sekeras batu dia tidak mau mendengarkan apa yang dikatakan oleh mereka ana pun tersadar akan hal itu.
__ADS_1
ana: "ayu mungkin kamu gak suka sama apa yang kami bicara kan ke kamu tapi coba kamu renungkan kembali semua yang kami katakan itu bisa membantu kamu di masa depan nanti."
ayu: "...."
▪ayu bingung dengan perkataan ana dia merasa ada benar nya juga tapi semua orang itu tetap sama di mata nya.
ana: "kalau begitu kamu renungkan dulu tuh di sana siapa tau ada pencerahan di hati kamu sementara itu aku akan buat cemilan dulu."
sansan: "ana tunggu biar aku bantu!"
▪ayu masih bingung sampai akhirnya ia pun meminta waktu kepada ana,sansan dan kak boby.
ayu: "maaf ya udah bikin kalian kecewa."
ana: "lagian bukan kewajiban kamu buat jawab kok,it's up to you ayu lagian aku kan gak bisa ngatur hidup kamu cuman kamu yang bisa."
__ADS_1
ayu: "baiklah."
▪hari berganti hari ana sudah pulang liburan ke bali ayu pun sudah menepati janji nya.
ayu: "ana!!emm soal yang waktu itu aku setuju sama kamu sepertinya aku sudah salah jadi aku kan mulai berubah perlahan-lahan."
ana: "wah berita bagus tuh aku traktir deh kita makan-makan papa aku baru buka resto baru lo."
kak boby: "kak boby diajak kan sultan ayo lah kak boby yang tamvan."
ana: "iya dong lagian kan sekalian syukuran juga."
▪setelah makan bersama mereka pun pulang ke rumah masing masing.
mereka semua sudah mendapat kan apa yang mereka idamkan dari dulu mulai dari kekayaan,kepintaran,kesuksesan hingga kasih sayang mereka telah dapat kan semua pun hidup bahagia.
__ADS_1
tamat..