Rahasia Besar Tentang Kecantikanku

Rahasia Besar Tentang Kecantikanku
persiapan suprise


__ADS_3

ana: "hey harus nya siapa cepat dia dapat dong!!"


viona: "eh ada anak baru yang sok jadi jagoan ya." *tertawa*


viola: "baru masuk aja udah nantangin!!"


ana: "aku gak nantangin,kalian sendiri yang gak sopan sama dia mau bagaimana pun kita ini sama-sama manusia semua punya hak yang sama."


viona: "kamu ngajak ribut ya anak baru..


▪belum selesai viona berbicara tiba-tiba bel masuk pun berbunyi


tettttttt


viona: "kamu selamat kali ini lain kali aku hajar kamu!"


sansan: "aduh!!ana harus nya kamu jangan deketin mereka gimana kalau kamu dihajar mereka itu gak pernah segan-segan lo udah banyak yang jadi korban!"


ana: "trus kenapa mereka gak di keluarin dari sekolah kan itu udah keteraluan banget."


sansan: "katanya keluarga besar viona dan viola adalah donatur atau penyumbang dana sekolah ke 2."


ana: "kalau yang pertama siapa?"


sansan: "keluarga besar beni katanya dari keluarga mereka ada yang jadi murid disini."


ana: "apa san gak kedengeran."


sansan: "tau ah cape ngomong nya."


ana: "habis liat lagi ada yang tanding bola otomatis banyak yang teriak-teriak ngedukung jadi kamu mana kedengeran."


sansan: "yaudah kita nonton aja gimana?"


ana: "lo kan 5 menit yang lalu udah bel ini aja kita telat tadi kan tanggung harus habisin dulu lumpia basah nya."


sansan: "kelas kita belum masuk ana 10 menit lagi baru masuk soalnya kan tadi pasti ada yang makan dikelas jadi anak-anak yang piket lagi bersihin ulang biar belajar nya tetap nyaman."


ana: "oh begitu,bagaimana kalau ke perpustakaan sepertinya menyenangkan."


sansan: "kamu sepertinya murid yang rajin ya?bahkan kamu adalah orang yang berani adu mulut dengan viona dan viola."


ana: "iya aku sudah berubah dulu aku tidak seperti ini."


sansan: "oh begitu ya,coba ceritakan!!"


ana: "aku memang terlahir dari keluarga yang mapan ayah ku bekerja di luar kota sampai ke luar negri tapi dulu aku sangat hobi makan dan tidak pernah mau olahraga,aku tidak peduli dengan wajah ku aku dulu jarang mencuci muka bahkan aku tidak peduli dengan wajah ku sampai aku masuk sekolah aku dibully terus menerus akhirnya aku pun mulai menerapkan pola hidup sehat bahkan aku sering merawat diri ku dengan pergi ke salon makan nya aku tidak jajan banyak karena uang nya aku tabung aku tidak mau meminta kepada orang tua ku karena ini kebutuhan ku dan ini juga kebutuhan sekunder bukan primer jadi bukan tanggung jawab mereka."


sansan: "oh begitu,gara-gara dibully jadi kamu pindah sekolah kan."


ana: "iya biar aku bisa melupakan kenangan buruk semasa aku disana ya walaupun aku memiliki sahabat di sana yang sangat baik pada ku."


sansan: "siapa itu?"


ana: "mina kusumo keluarga paling kaya no 1 di negri ini."


sansan: "keluarga kusumo mantap rumah nya pasti gede banget ya kan."


ana: "pasti lah jelas."


sansan: "aku juga dulu kayak kamu dulu aku murid yang bodoh dan sangat tidak peduli terhadap penampilan sampai aku sadar dan berubah jadi seperti ini."

__ADS_1


ana: "wah berarti kamu juga murid pindahan dong."


sansan: "iya betul aku murid pindahan sejak aku sadar buku menjadi segala nya bagi ku."


ana: "aku dari dulu hobi membaca ya aku bisa dibilang murid pintar di sekolah lama tapi aku selalu kalah dari mina kusumo dia selalu menempati peringkat 1 sedangkan aku 2 atau pun 3 tapi aku selalu dimanfaatkan untuk mengerjakan pr mereka."


sansan: "oh,kita masuk sekarang yu ana."


ana: "yu takut nya nanti terlambat."


▪beberapa jam kemudian..


tettttttt


bu santi: "baik semua nya kita akhiri pelajaran hari ini,sampai jumpa besok."


anak-anak: "sampai jumpa besok juga bu santi."


meli: "ana!!sini masuk ke mobil."


ana: "eh mama tumben jemput biasanya kan aku pulang sendiri."


meli: "ini kan hari pertama kamu masuk sekolah baru,gimana sekolah nya?"


ana: "bagus ma,guru dan murid nya juga pada baik."


meli: "oh syukurlah kalau begitu mama bisa tenang."


ana: "yaudah ma kita pulang sekarang aja."


meli: "kita ke restoran dulu mama hari ini belum sempet masak soalnya kan banyak surat dan formulir yang harus di isi."


ana: "ma boleh gak ana bikin kartu atm jadi tabungan ana simpen disitu."


meli: "boleh sayang nanti sore kita ke bank ya."


ana: "baik ma."


meli: "tabungan kamu ada berapa jumlah nya?"


ana: "banyak kan udah 2 tahun kumpulin,thr lebaran juga aku simpen semua tanpa di jaja nin jadi kemarin aku pecahin ada sekitar 2 jt lebih."


meli: "yaudah uang nya masukin ke dompet nanti sore kita ke bank ya."


▪sore hari nya...


meli: "ana sayang kita berangkat sekarang yu."


ana: "yu mah ana juga udah siap


▪sesampai nya di bank..


pegawai: "selamat sore,ada yang bisa saya bantu?"


meli: "saya mau buka tabungan untuk anak saya."


pegawai: "baik,silahkan isi formulir data diri ini ya."


ana: "*mengisi*sudah selesai."


pegawai: "baik tunggu sebentar ya."

__ADS_1


▪tak lama setelah itu pegawai bank tersebut kembali sambil membawa buku tabungan dan kartu atm."


pegawai: "ini buku tabungan nya ini kartu nya ya untuk saldo awal mau diisi berapa?"


ana: "2 jt aja dulu."


pegawai: "baik ditunggu ya."


▪setelah selesai menabung mereka tidak langsung pulang melainkan mampir ke sebuah mall terlebih dahulu sesampai nya di mall...


ana: "ma boleh gak sekalian beli dompet ini ada sisa 235 rb."


meli: "yaudah boleh,tapi kita ke supermarket dulu belanja persediaan makanan ya."


ana: "baik ma."


▪setelah selesai berbelanja kebutuhan sehari-hari..


ana: "ma dompet yang ini bagus gak?"


meli: "bagus sayang jadi nya mau yang mana nih."


ana: "yaudah yang ini aja deh,ana bayar dulu ya."


▪setelah selesai membayar..


meli: "masih ada sisa?"


ana: "ada 135 rb lagi soalnya dompet yang tadi ana beli lagi diskon."


meli: "yaudah yu pulang sekarang."


▪sesampai nya dirumah...


ana: "cape banget ya ma."


meli: "iya cape,kamu bersih-bersih dulu terus istirahat sana!"


ana: "oke ma,ini belanjaan nya taro di meja dapur ya."


▪keesokan harinya...


ana: "pagi ma!!sarapan apa hari ini?"


meli: "eh tumben dah bangun,hari ini sarapan sama ayam goreng."


ana: "soalnya ana sama temen sekelas mau nyiapin suprise jadi ke sekolah lebih awal."


meli: "suprise buat siapa?"


ana: "bu santi guru ana ulang tahun."


meli: "yaudah kamu mau berangkat kan nih bawa ini kebetulan waktu itu kebawa sama mama ke tas."


ana: "wah kebetulan banget ana disuruh bawa ini,lumayan nih jadi gak usah beli lagi."


ana kebagian bawa apa ya??


bersambung...


Terimakasih semua yang udah selalu support novel ini jangan lupa like dan komen

__ADS_1


__ADS_2