Rahasia Wanita Malam

Rahasia Wanita Malam
Setelah Lima Tahun


__ADS_3

6


Rasanya, waktu sangat cepat berlalu. Tidak terasa Elga sudah menjadi seorang ibu dari putri cantik yang ia beri nama Chery. Chery memiliki warna kulit putih dan pipi kemerahan menyerupai buah Chery. Saat ini usianya sudah 4 tahun dan selama itu ia tumbuh tanpa mengenal siapa ayahnya.


"Ibu aku tidak suka ini." Chery cemberut saat menolak hadiah dari Elga.


"Bukannya kau sangat menginginkan boneka barbie ini?" Elga mengambil boneka itu di lantai, lalu berjongkok di hadapan Elga membuat wajah mereka sejajar. "Kenapa wajahmu tampak jelek begini? Apa kau mau hadiah yang lain?"


Chery mengangguk lalu bicara, "Iya, apa ibu akan memberikannya padaku?"


"Apa selama ini ada permintaanmu yang tidak ibu kabulkan?" tanya Elga kembali, ya ia rela melakukan apa pun untuk Chery, bahkan demi memenuhi kebutuhan Chery ia rela menjadi buruh cuci di rumah Jesica tanpa meminta dibayar lebih, uang yang diberikan Jesica hanya ia pakai untuk membeli pakaian dan mainan Chery. Beruntung, sejauh ini Jesica pun tidak pernah mengungkit atau perhitungan pada mereka.


"Aku mau yang lain ... bisakah ibu berikan daddy untukku?" pinta Chery, matanya berkaca-kaca karena menahan tangis.


Elga tersentak mendengarnya, pasalnya ini pertama kali Chery mengucapkan kata Daddy. "Kenapa kau minta itu?"

__ADS_1


"Apa ibu tidak bisa memberiku daddy? Aku sangat ingin bertemu dengan daddy." Chery tersedu dan menangis pilu. "Kenapa aku tidak punya Daddy?"


Tangisan Chery membuat dada Elga terasa sesak, ia tidak tahu harus berkata apa karena dirinya pun tidak pernah tau seperti apa daddy Chery yang brengsek itu.


"Sayang jangan menangis." Elga memeluk Chery dengan sayang. "Jangan minta daddy pada ibu." Ucapannya membuat Chery semakin menangis kencang. "Chary punya daddy ...."


"Sungguh?" Wajah Chery berbinar melihat Elga. "Jadi, Chery juga punya daddy? Apa deddy orang baik? Apa daddy tampan? Kapan daddy pulang? Apa daddy tidak mau pulang dan bertemu denganku?


Elga terdiam menatap Chery, dirinya saja tidak tau seperti apa wajah pria itu. Tapi, ia tidak mau mematahkan harapan dan semangat Chery. "Iya ... daddy mu tampan dan baik sekali."


Chery bersorak riang dia atas tempat tidur, melompat-lompat seperti baru mendapatkan mainan baru. "Aku may bertemu daddy, akan aku katakan pada semua orang kalau aku punya daddy!!"


Maaf, Chery ... kali ini ibu tidak bisa mengabulkan permintaanmu untuk bertemu daddy mu.


Kedatangan Jesica membuat Elga berpaling dari sang putri. Jesica mengajak Elga bicara berdua di ruangan lain.

__ADS_1


"Ada apa, Bibi?" tanya Elga setelah mereka duduk di sofa. "Apa ada pakaian yang mau dicuci?"


"Ini bukan tentang pakaian," jawanb Jesica sambil menyodorkan lembaran kertas pasa Elga. "Baca dan pahami ini," katanya.


Elga menerima dan membacanya secara seksama dan itu membuat jantungnya mau lepas.


"Rincian pengeluaran selama aku dan Elga ada di sini?" Nominal angka yang tertulis membuat Elga mau mati saja.


"Iya ... tidak ada yang gratis, Elga. Aku tau kau paham tentang itu 'kan? Semua sudah aku perhitungkan sedari kau datang ke rumah ini, biaya selama kau mengandung dan melahirkan Chery, juga semua kebutuhan Chery sampai berusia 4 tahun." Jesica yang selama ini tenang dan ramah tampak berbeda, wajahnya tidak dihiasi senyuman seperti biasa.


"Aku tau, Bibi. Karena itu aku pernah izin bekerja di luar karena aku tidak mau hanya menumpang gratis di sini, tapi Bibi tidak mengizinkan aku pergi malah menyuruhku mengurus usaha binatu Bibi sendirian, selama itu Bibi tidak pernah mengungkit biaya hidupku di sini, kalau seperti ini aku tidak punya uang untuk membayar semuanya."


Jesica membenarkan ucapan Elga, semua pakaian yang dicuci Elga berasal dari rumah bordir miliknya dan Elga tidak pernah tau tentang itu.


"Kau tidak harus membayar dengan uang," ucap Jesica penuh arti.

__ADS_1


Elga mengernyitkan dahi melihat Jesica, tidak tau apa maksud wanita itu. "Lalu dengan apa aku harus membayarnya?"


"Bersiaplah untuk malam ini, aku mau mengajakmu ke suatu tempat."


__ADS_2