Raja Kampus,Adalah Pacarku??

Raja Kampus,Adalah Pacarku??
Pindah kelas


__ADS_3

Bel masuk berbunyi,rengekan dari Linda pun berhenti.Guru masuk dan mulai memperkenalkan diri lalu mulai pelajaran.Di tengah tengah pelajaran,ada orang yang mengetuk pintu kelas sehingga pelajaran dihenti dulu.Guru membukakan pintu kelas dan seorang murid dari kelas atas yaitu Alex datang dengan membawa surat ditangannya."Ternyata tuan Alex.Ada apa tuan kesini?"tanya ramah guru."Apa disini ada murid namanya Lucy dari keturunan warnold?"tanya Alex.Guru hanya mengangguk tanda iya."Benar ini kelas Lucy itu dia duduk disebelah Linda."Ucap ramah guru sambil menunjuk kearah Lucy.


Alex berjalan menuju Lucy lalu menyodorkan surat tersebut.Lucy menerima lalu membukanya.Isinya benar-benar membuat Lucy meneguk ludah."Dahlah....males tanda tangan kalo aku gak terima ya kayak gini konsekuensinya males dah."batin Lucy.Mau gak mau Lucy tanda tangan kertas itu.Lucy memberika kertas itu ke Alex dan langsung mengemasi barang-barang.Lucy menggotong tas dan langsung mengikuti jalannya Alex.


.

__ADS_1


.


.


Beberapa menit Lucy dan Alex sudah berada dikelas atas.Lucy melihat sekeliling dengan teliti sedangkan Alex hanya memimpin jalan.Alex berhenti tepat didepan kelas yang bernama kelas bebas.Lucy hanya memasang muka datar,tetapi saat menoleh kearah Alex,lelaki itu sudah duluan masuk.Tanpa banyak basa-basi Lucy memasuki ruang kelas itu.Ia menggeser pintu kelas."Wow..sepertinya aku diujung tandu kalo gini.Apalagi pake kalung ama nih cincin."Ucap pelan Lucy serambi melangkahkan kakinya.Ia kemudian menutup pintu kelas dan segera berjalan kebangku kosong tanpa memandang apapun."Eumm Rolland sayang itu kalung sama cincin kok insial L sama R sih...akukan W jadinya cincin kamu harus gunain nama W dong.."ucap genit wanita disebelah Rolland sambil memeluk-meluk tak jelas."Ih najis..sumpah pen mutah aku kalo gini...Wlekk...najis...najisss."batin Lucy dengan muka jelek.

__ADS_1


"Woi..itu anak orang loh..kasian..mending dia duduk terus taruh tasnya..Lu denger gak budek!!"Ucap rada pelan Jimmy tapi terakhirnya tiba-tiba dikeraskan.Rolland masih tak menanggapi perkataan Jimmy."Sia-sia kita ngomongin nih batu.Udah masuk kealam nyaman tuch..."Ejek Alex sambil mengelus pundak ulatnya yang jinak.Frank melepas permen yang dimakannya lalu menggoyang-goyangkannya."Kau ini pake parfum apa..sampe Rolland betah.."tanya bingung Frank sambil mengendus aroma parfum Lucy.Lucy lalu melembungkan pipinya."Aku hanya pake parfum yang dia belikan kemarin..aku juga gak tau aromanya..dia yang pilih..padahal aku pengen rasa cotton candy."ujar Lucy hingga membuat mata wanita yang diabaikan Rolland terbalak-balak.Frank melihat Lucy dari atas kebawah.Lalu Frank mengedipkan matanya berkali-kali."Moon maap nih..ini sepatu kembar ama Rolland,kalung ama cincin kembar,tuh anting dapet darimana,kuncir rambut tuh bukannya terbatas yang dibuat tanteku,tuh semua yang lu pake kayaknya dari tangan tanteku dah.Rolland beneran lu..."Ujar Frank dengan pasrah.Pertanyaan ini akhirnya dijawab oleh Rolland sambil membuka matanya sebelah yang tadi ia pejamkan.


"Kalo iya?kenapa?"tanya Rolland hingga seluruh kelas mulai bergosip."Sayang!!kenapa kamu beliin cewek rendahan ini!!aku yang harusnya pantas mendapatkannya!!bukan dia!!"bentak Wanita itu.Rolland lalu menutup semua matanya dengan raut wajah sinis."Bagiku dia tidak rendahan.Kau wanita yang rendahan!"bentak Rolland hingga membuat wanita itu menangis.Tetapi Rolland masih tak peduli dengannya dan hanya memedulikan Lucy.


Wanita itu langsung keluar kelas dengan tetesan air matanya.

__ADS_1


"Rolland kau yakin ingin aku bilangkan kalo lu mau putus ama Winda?"tanya Frank


Bersambung...


__ADS_2