Ratu Penyihir Dan Pria Berandalan

Ratu Penyihir Dan Pria Berandalan
Bab 6. Lembah Penjahat yang misterius


__ADS_3

Zhou Yu Jin memandang langit biru yang tak berbatas sambil mengikatkan sebuah bungkusan kain di punggungnya. bekal untuk perjalanan panjangnya.


Hatinya dipenuhi dengan rasa antusiasme dan ketegangan, karena dia telah bertekad untuk melakukan perjalanan ini. Dia memasuki hutan lebat yang merupakan awal dari petualangannya ke wilayah Utara yang misterius.


Selama perjalanan, Zhou Yu Jin menghadapi berbagai tantangan. Hutan lebat itu bukanlah tempat yang ramah. Dia harus menghadapi serangga beracun, tebing curam, dan sungai deras yang memperlambat langkahnya. Namun, setiap rintangan yang dia hadapi hanya memperkuat tekadnya.


Dia memilih mengambil jalan menyebrangi hutan ini untuk menghindari para murid clan Huo jin yang kemungkinan mengikutinya.


Saat malam tiba, dia dan kuda kesayangannya yang di beri nama "xioxa" berkemah di bawah langit berbintang. Mereka berdua berkumpul di sekitar api unggun, Zhou Yu Jin bercerita tentang keinginannya untuk menyeberangi lembah penjahat untuk mengungkap kebenaran di balik rahasia yang di sembunyikan oleh ibunya.


Zhou Yu Jin akhirnya memutuskan untuk berkelana ke wilayah Utara untuk mencari kebenaran akan rahasia yang di sembunyikan darinya.


Rencana jahat nanman yang menggunakan ibunya (Fengyin), dan siapa sebenarnya ibu yang melahirkannya.

__ADS_1


Rasa penasaran seorang anak yang masih seumur dia pasti memiliki rasa penasaran yang tinggi.


Zhou Yu Jin harus menempuh satu bulan lamanya untuk bisa sampai di wilayah Utara. dan dalam perjalanan kali ini, marabahaya pasti akan di temuinya selama menempuh perjalanan panjang ini.


Dan akhirnya setelah melewati hutan itu, Zhou Yu Jin berdiri di pintu masuk Lembah Penjahat yang terkenal sebagai tempat yang penuh misteri dan berbahaya. Sebagai seorang yang memiliki Kung Fu yang tergolong tinggi, ia telah mendengar banyak cerita horor tentang tempat ini. Namun, ia memiliki misi yang sangat penting: menemukan rahasia yang telah di sembunyikan darinya.


Begitu Zhou Yu Jin memasuki lembah penjahat yang legendaris, dia segera merasakan aura kejahatan yang mengitari tempat ini. Lembah itu dikelilingi oleh pepohonan tua yang tampak menakutkan, sementara kabut tebal menutupi langit. Suasana lembah ini membuatnya merasa tidak nyaman, tetapi dia tahu inilah satu-satunya jalan untuk memasuki wilayah Utara.


Dengan hati-hati, Zhou Yu Jin melangkah masuk ke dalam lembah, menghindari perangkap yang mungkin terpasang oleh penjahat yang menjaga daerah ini. Dia melihat reruntuhan kuno dan pepohonan yang rindang, membuat lembah ini menjadi tempat yang ideal untuk bersembunyi.


"Bukankah kau tahu bahwa ini adalah wilayah kami?" teriak seorang pria bertubuh besar, bersenjatakan pedang besar.


Zhou Yu Jin tetap tenang dan berkata, "Saya datang dalam damai, meminta ijin Tuan melewati daerah ini. Saya tidak berniat mengganggu Anda."

__ADS_1


Namun, penjahat itu tidak terkesan. Mereka menyerang Zhou Yu Jin dengan kemampuan Kung Fu mereka yang luar biasa. Pertempuran yang sengit terjadi di dalam lembah tersebut, dedaunan yang berguguran menandai pertempuran brutal ini.


Setelah beberapa saat, Zhou Yu Jin berhasil mengalahkan penjahat yang menyerangnya. Salah satu di antara mereka, yang tampaknya lebih bijaksana daripada yang lain, datang mendekati Zhou Yu Jin.


"Kau adalah ahli kungfu yang tangguh," kata penjahat itu. "Rupanya kamu berasal dari clan Huo Jin yang sangat terkenal itu."


Mendengar perkataan salah satu penjahat itu, beberapa penjahat lainnya berhenti untuk menyerang Zhou Yu Jin.


Mereka sangat mengenal kedahsyatan kungfu penjinak api dari clan Huo Jin. aura yang tadinya menggambarkan kekejaman seketika berubah menjadi lembut dan damai.


"Maafkan kami telah mengganggu perjalanan Tuan," kata keempat orang yang berperawakan kasar.


Mereka mempersilahkan Zhou Yu Jin untuk memasuki lembah penjahat. Karena meski Zhou Yu Jin terlihat masih sangat muda, namun keahlian yang di kuasainya sangat jauh di atas keahlian mereka.

__ADS_1


Namun, bahaya yang lebih besar sedang menantinya di depan.


...----------------...


__ADS_2