
"aku tidak mengerti kenapa ibu meninggalkan ku.."suara Elize yang sedang menangis meratapi mayat ibunya.
"aku tidak tau harus bagaimana ibu ,aaaaku tidak bisa tanpamu..."didepan mayat sang ibu hanya terdapat Elize yang menangis saja dan seluruh ruangan yang di tatap kosong oleh para pengunjung dan tetua kerajaan.
suara kaki melangkah menghampiri Elize
"Ayah tau perasaan mu ,tapi ini bukan saatnya menangis" tatapan mata seseorang ayah yang nampak bahagia atas penderita putri nya..
seseorang kesatria memenuhi ruangan itu dan membuat Elize bingung,namun tatapan sang ayah nampak senang.
tiba-tiba seseorang pria berambut panjang yang hitam layak nya dewa perang duduk dan menatap Elize dengan penuh rasa kasian.
"dia adalah pangeran Liye yang akan menjadi tunangan mu" seketika Elize terdiam dengan perkataan ayah nya yang tak masuk akal..
"dengan ini atas perintah raja dan persetujuan kedua keluarga dengan putri Elize Miyuki dan Pangeran Qin Liye resmi bertunangan"pernyataan yang disampaikan penasehat itu membuat Elize tidak bisa menerima kenyataan.
"ayahhhhh ,aku tidak menyetujui nya ,kenapa kau menjebak ku ,aku tidak ingin menikah..."
plakkkk...,
suara tamparan ayah nya yang menapar Elize.
"kau hanya perlu diammm...."gertaka ayah nya membuat Elize semakin frustasi dan ia menyadari bahwa segalanya sudah direncanakan , bahkan seisi ruangan suadah tidak ada yang mendukung nya..
"aaaaku tidak terima....ayahhhhh tolong aku..aku mohon padamu..."Elize diseret keluar dan dikurung dikediaman ibu nya..
"ahhh aku tidak menyangka hidup adik kedua akan seperti ini"kata kakak pertama Elize yang bernama yue
dengan nada mengeledek.
"seseorang anak sampah seperti mu memang pantas mendapatkan nya..." Yue menendang wajah Elize hingga mengeluarkan darah dari mulut, dengan tawa yang bahagia diseretai penghinaan yang keji, kakak pertama ,Yue menyiksa Elize di kediaman ibunya hingga Elize tidak berdaya dan menyimpan rasa dendam tinggi terhadap nya.
"aku tidak mengerti,iibu kau begitu jahat,kau meninggalkanku sendiri , dengan keluarga yang keji ini ,aku akan membalas segalanya dengan berlipat lipat terhadap mereka...." perlahan mata Elize tertutup dan tidak sadarkan diri ,dan ternyata itu awal dari kembalinya ingatan Elize.
"aku sudah membalas dendam kedua orang tuaku"kata pangeran Liye yang berhasil membunuh Eliz ibu dari Elize
"pangeran saya kahwatir dengan keadaan calon tunangan anda yang nampak sudah tidak berdaya berada di keluarga itu..." seseorang kesatria keluar dari bayangan...
"itu yang ku harapkan,aku akan menyiksanya hingga Ahir hayatnya..."setelah berbicara dengan pengawalnya pangeran Liye pergi mengunjungi Elize yang berada di kediaman..
saat Liye hendak masuk Elize sudah keluar dan menyambut nya dengan dingin, dengan rambut merah yang menyala layaknya api ,dan jiwa yang membara akan dendam ,serta. jubah hitam yang ia gunakan...
"akuuu bahkan tau dengan sendirinya,kelak aku akan kembali dan menghancurkan kerajaan ini..." tatapan dan perkataan Elize membuat pangeran Liye yang di hadapan nya seketika terdiam ...
tiba tiba ledakan terjadi di kediam Elize
duarrrrrrrrrrrr..ledakan yang keras membuat orang takut dan bertriak melarikan diri kesana kemari , disertai api yang membakar kediaman serta kobaran rambut Elize yang bagaikan api ,dan tatapan nya yang penuh dendam , membuat pangeran Liye terus teringat dengan kalimat yang ia ucapkan.
semenjak kejadian itu Elize menghilang melarikan diri,dan banyak orang mengira bahwa dia mati terbakar di dalam kediamanya.....
"akkkuuuu dimana...." tanya Elize dengan bertanya
tanya...tiba tiba suara hentakan kaki kuda terdengar
dan teriakan para kesatria yang mencari Elize
Elize bersembunyi di dalam gua yang gelap,,,karean
lukanya yang cukup parah membuat Elize sudah tak
__ADS_1
mampu berdiri dan tersungkur di dalam gua.
"aaku lelah..." Elize tertidur dan bermimpi dirinya
sendiri yang ternyata itu adalah kisah kehidupan
sebelumnya.
tanpa aba aba sekujur tubuh Elize di kelilingi cahaya
putih kebiruan dan seekor ular putih berjenis python
muncul dari bentuk cahaya itu...
"nona.." ular itu berbicara
"aku lama menunggu kedatangan mu nona....aku
menunggu panggilan dari mu..dan pada akhirnya ingatan mu kembali berkata penderita yang kau alami..."
"Miu..? apa itu kau..."
"nnnnonaaaa... akhirnya kau menyebutkan nama ku..."
ular itu menangis dan dan berputar dengan cepat seolah gembira.
plakkkkkkkkkkkkk........
Elize menghempaskan ular itu hingga menempel ke dinding gua...
"kauuuu dari dulu tidak berubah.........tttapi akuu senang kau kembali...." Elize tersenyum ,dan tubuhnya
peralahan kembali
"nona..kenapa wajah mu penuh luka...kau harus segera memulihkan diri...wajah mu Nampak jelek.."Miu berputar melilit di kapel
"jika kau meledek ku lagi aku akan mengurung mu.."
Elize mengerutkan kening dan sedikit kesal akan
perilaku Miu yang menyebalkan.
disisi lain tepat nya di istana bulan tempat yang
menyiksa Elize.... sedang menabur abu yang
memperingatkan hari kematian Elize.
"anaaak ku kenpa cepat sekali kau menyusul ibu mu.."
raut wajah sang ayah yang berpura pura sedih di
hadapan para menteri.....
dengan santai sambari menikmati hasil buruan..
"aku tauu mereka saat ini sedang memperingati hari kematian ku..."
"nona apa kau tidak ingin membalas dendam...?"
__ADS_1
kata Miu yang sudah merubah wujudnya menjadi anak
manusia berambut kuning ...
"memang nya aku akan berdiam begitu..."kata Elize dengan tatapan dendam yang mendalam.
"meskipun kematian menghampiri mereka... itu masih belum cukup bagi ku..." perkataan Elize membuat Miu
sedikit berkeringat....
perjalanan Elize dimulai.
"cepatlah tidur Miu..besok kita akan memulai perjalanan....."bersandar di dinding gua..
"Miu ingin tidur di pelukan mu..."kata Miu yang
merindukan dimanja oleh tuannya.
"nonaa...aku akan melindungi mu selamanya ..."kata
Miu kepada Elize yang sudah tertidur pulas....
disisi lain...kakak Elize yaitu Yue sedang bersiap untuk
merayu Liye tunangan Elize
" aku yakin ... pangeran Liye pasti akan tergoda dengan ku..."dengan rasa percaya diri yang tinggi dan
dengan menggunakan pakaian yang seksi serta bau
parfu yang menyengat Yue memasuki kediaman
pangeran Liye..
"akuuuu ingin mengunjungi pangeran Liye... bukan jalan untuk ku...." kata Yue kepada para penjaga
namun penjaga itu mengusir Yue
"maaf nona pertama , pangeran Liye sedang tidak ingin di ganggu untuk saat ini... silahkan nona pergi.."
"kau berani mengusir diriku.....apa kau tidak tau siapa aku...?" kata Yue dengan nada yang sombong..
namun penjaga itu tetap mengusir Yue..bahkan
menggeret nya untuk keluar dari kediaman..
"maaf nona..ini perintah pangeran...." dengan marah
Yue kembali ke kediaman dan menghancurkan semua
barang yang dia lihat sehingga membuat para pelayan
ketakutan
"sialan....hanya seseorang kasim beraninya dia mengusir ku...."
"nona jangan marah dulu... mungkin pangeran saat ini sedang tidak ingin berbincang dengan siapa pun....."
tarrrrrrrrrrr
__ADS_1
Yue melempar pelayan itu dengan vas bunga....