Red Lotus Girl

Red Lotus Girl
Chapter 5 [pertemuan]


__ADS_3

"apa kau yakin ini yang kau bilang harta tidak seberapa itu"


Elize Menatap setumpuk senjata bahkan bisa di nilai sebagai harta negara...


"tetapi senjata ini masih belum sempurna.."


Elize menyentuh sebuah pedang dengan warna emas dengan level dewa..


Mereka sedikit bingung dengan perkataan yang di lontarkan Elize, di saat itu juga Elize menutup matanya dan seketika sinar dan angin yang kuat memasuki ruangan....


"ini baru yang namanya senjata level tinggi


kata Elize dengan senyum sinis,Moyue terkejut karena seketika pedagang itu berubah warna menjadi biru dan seakan pedang itu mengeluarkan aura pembunuh yang kuat...


"ini hanya pedang biasa , pedang yang di gunakan nona ada lah pedang yang lebih luar biasa...."


Miu mengambil salah satu belati dan dia meminta Elize untuk menaikkan level nya....


"aku tidak mengerti seberapa besar kekuatan orang ini"


kata Yuan dalam hatinya.....


Tiba pada saat nya saat mereka keluar dari hutan belantara dan tiba kembali di negara sabit...


"kalian harus menyamar menjadi orang biasa saja apa Kalian mengerti..."


kata Elize dengan serius...


"siap nona"


mereka menjawab dengan serentak bahkan suasana mulai hening...


"boss tolong sediakan arak untuk kita..."


Yuan memesankan arak....


"nona kita sudah kembali ketempat ini selama 2 kali tapi sepertinya suasana disini lebih parah dari kemarin..."


Miu berkata sambari menatap suasan sekeliling yang nampak suram...


"nona ada 5 orang yang mengawasi kita sejak kita sampai disini.."


Moyue mengamati meja sebelah yang nampak selalu mengikuti mereka ..


"aku tau... makanya sudah ku bilang untuk menyamar saja...."


Elize membuka penutup kepala nya dan menunjukkan wajahnya.....


tiba tiba boss toko itu bertanya kepada mereka ...


"jika boleh tau apa tujuan tuan datang kemari...."


dengan ekspresi yang takut seperti di ancam pemilik bar itu berkeringat dingin....


"kami seseorang petualangan karean banyak petualangan lain yang merekomendasikan negara ini dengan kekayaan yang melimpah..."


Yuan menjawab dengan senyum lebar yang terlihat meyakinkan....


"maaf telah mengganggu ,sialahkan menikmati..."


pemilik bar itu lalu pergi meninggalkan mereka dengan tergesa gesa....

__ADS_1


"Yuan cepat bayar..kita akan segera pergi mencari penginapan...."


"baik nona"....


sesampainya di sebuah penginapan


"nona aku bisa membelikan penginapan yang megah untuk mu ,kenapa kita menyewa penginapan yang lusuh ini....."


Elize menatap Elize dengan seksama....


"'hei kita ini sedang menyamar sebagai seseorang petualang, jika kita menyewa tempat yang mewah itu sama saja mencurigakan...."


kata Miu dengan mengerutkan kening....


"aku ingin berbicara dengan kalian..."


Elize menatap Moyue seketika dia langsung paham akan perintah Elize....


"baik nona..."


Moyue memasang sebuah penghalang agar seseorang yang diluar tidak dapat mendengar perkataan mereka...


"negara ini akan berperang..... makanya mereka semua sangat waspada...."


Elize menatap keluar jendela dan mengamati seluruh kota....


"aku pernah mendengar tentang negara sabit yang bermusuhan dengan para orang suci.."


Moyue mengeluarkan sebuah peta yang telah hialang setengah nya.....


"ini adalah peta yang menggambarkan bahwa negara sabit patut di di musnahkan oleh para orang suci...."


"aku pernah mendengar seseorang berbicara tentang para orang suci yang membanti semu orang yang mempunyai keturunan darah biru...."


Yuan ikut mengamati peta itu dan mencoba membayangkan bagian yang hilang.....


"karena pemimpin keraja ini adalah termasuk orang berdarah biru ,bahkan penerus selanjutnya juga berdarah biru


Elize menatap seseorang yang berdiri di luar jendela...


"aku pernah mendengar tentang penerus selanjutnya yang bernama pangeran Mo...."


suasana semakin serius...


tiba tiba sekelompok prajurit yang jumlahnya cukup banyak melewati penginapan bahkan semua orang bersembunyi.......


"nona seperti perang yang di maksud itu hari ini..."


Miu merubah wujudnya kebentuk ular dan melilit di tangan Elize...


"tidak...bisa jadi ini adalah persiapan karena kerajaan tidak tau kapan para orang suci bertindak...."


"Yuan pemikiran mu memang pantas di acungin , tapi para orang suci sudah bersiap bahkan pasukan nya lebih banyak dari ini....aku merasa para orang suci melibatkan beberapa sakte untuk membantu....."


Elize bersiap siap dan akan melihat peperangan...


"kalian pergi lah keistana untuk memantau seterah kalian ingin memantau seperti apa...."


Elize menggunakan jubah hitam nya lagi dan pergi melewati jendela dan terbangun melompat atap ke atap....


"baik nona "terlihat wajah Moyue tersenyum mendengar perintah itu.....

__ADS_1


Sementara itu di gerbang kerajaan sabit terlihat semua pasukan bersiap dan Elize melihat mo Pangeran naga biru yang ia selamat kan kala itu...


"KALIAN DENGAR SEMUA , LINDUNGI BENTENG PERBATASAN INI JIKA WILAYAH INI LOLOS KITA AKAN LANGSUNG KALAH..."


triakan komandan itu yang begitu tegas terhadap 20.000 pasukan nya yang menjaga benteng...


Sementara itu Elize menatap di sekeliling terdapat pasukan orang suci yang mengintai....


dan pasukan itu terdiri dari 60.000 pasukan yang disertai para tetua orang suci yang bahkan tingkatnya lebih tinggi....


"Hebat sekali perbedaan yang amat jauh..."


Elize tersenyum dari atas yang sedang memantau mulai nya peperangan...


peperangan di mulai.......


terlihat bahwa kerajaan sabit telah meminta bantuan ke beberapa sakte....


"jika kita kalah makan tempat ini akan menjadi lautan darah...."


Mo menatap luasnya pasukan yang berjumlah 20.000


sebuah anak panah melayang di hadapan mo lalu akan panah itu berhasil di tangkis...


terlihat pasukan orang suci telah tiba dan terlihat didepan para murid sakte suci...


tanpa basa basi mo mengangkat tangan nya dan penyerangan di mulai dari kerajaan sabit.....


"apa apa ini yang mau kalah menyerang dulu...."


Elize tersenyum Sinis


sementara itu pemantauan yang dilakukan Miu dan tim nya....


"nona Elize bilang seterah kita akan memantau seperti apa...."


kata Miu sambari duduk di atas pohon yang tinggi dan mengamati istana yang penuh penjagaan....


"aku juga tidak tau ...tuan Moyue hanya memerintah kita untuk tetap disini tetapi dia pergi...."


Yuan ikut naik keatas pohon....


Moyue menerobos masuk ke istana dan menemui raja...


bahkan seluruh perajurit yang berjaga di tebas oleh Moyue dan hanya tersisa dua wanita pengawal raja...


"aku tidak menyangka kerajaan mu akan mengalami ini...."


Moyue dengan santai melangkah mendekati raja itu dan terlihat para pengawal bayang itu bersiap akan menyerang...


Moyue terus melangkah kedepa dan ia membuka penutup yang menutupi kepala nya...


"kau....."


sontak raja itu terkejut dia menyadari bahwa yang didepan bukan lah orang biasa.....


bahkan para pengawal bayang itu langsung berkeringat melihat aura yang di pancarkan Moyue..


"ah kau pasti tidak mengenal ku...tapi ketauhilah yang menjadi raja sebelum nya selalu berlutut Jika bertemu dengan ku...."


Moyue mengatakan tangan nya dan sontak semua orang yang ada di dalam ruangan langsung berlutut seperti telah di kendalikan....

__ADS_1


__ADS_2