Red Lotus Girl

Red Lotus Girl
Chapter 7[ pengikut baru]


__ADS_3

"sesuai printah mu nona"


kata ahli medis itu yang bernama Lia...


Elize menutup pintu dan tidak ada yang di perbolehkan masuk.....lalu mereka keluar dan duduk di taman...


"Moyue....."


"ya nona..."


Moyue menjawab namun ekspresi sedikit tidak enak seperti akan terjadi sesuatu....


"katakan bagaimana pengintaian yang kalian lakukan..."


Elize meminum teh melati dengan santai namun membuat suasan tegang....


Moyue tidak tau harus mengatakan apa karena dia hanya menghancurkan setengah dari istana...


"maafkan kami nona kami tidak bisa mengerjakan tugas yang anda berikan secara sempurna...."


Yuan berlutut di depan Elize..


"maafkan aku juga,karena ini semua salahku..."


Moyue menekuk wajahnya di hadapan Elize...


sementara itu Miu Hanya duduk santai di samping Elize sambarai memakan kua persik....


"lupakan....lain kali jangan sampai berlebihan seperti itu lagi...."


"baik nona..."


mereka sedikit senang karena Elize tidak terlalu mempermasalahkan....


"akan gawat jika mereka kehilangan kendali nantinya..."


Elize berkata dalam hati sambari mengerutkan kening...


"maaf menggangu nona....aku sudah selesai meperban luka pada tubuh tuan mo...aku juga memberikan beberapa ramuan obat yang bisa mempercepat pertumbuhan fisiknya lagi...."


Lia datang melapor dan menekuk tubuhnya....


"ah terimakasih Lia kau memang sangat membantu....."


Elize memuji Lia dan itu membuat wajahnya memerah seperti jambu...


"benarkah.....NONA Elize AKU MENCINTAIMU....."


Lia melompat keatas tubuh Elize namun di tendang oleh Miu....


"kau Jangan sembarangan ya ......."


Miu menjadi kesal ...


"kau ini kenapa selalu memarahiku...."


wajah Lia yang mengeluarkan muka polos dan kasihan .....


"sudah jangan berkelahi....Lia aku ini melihat hasil latihan mu selama ini......"


Elize berdiri.....


"benarkah......?"


mata Lia berbinar-binar


"apa kau akan memberikan pedang yang kau janjikan itu pada ku...."


Lia melompat lompat karena senang....

__ADS_1


Elize membawa mereka kebelakang arena latihan yang sangat luas dan nampak beberapa gunung dan bukit disana....


"nona bukankah kita punya tempat arena kenapa harus di tanah luas dan kosong ini...."


kata Moyue dengan penuh bertanya tanya....


"kau akan segera melihat dan menyadari nya...."


Elize sedikit tersenyum Sinis....


"nona lihatlah hasil latihan ku ...."


Lia melebarkan jari tangan nya dan menaikkan nya keatas ..... seketika mengeluarkan sebuah kekuatan yang besar hingga gunung didepan terbelah menjadi dua.....


Elize sedikit terdiam saat menyaksikan itu .....dan Moyue terkejut melihat kekuatan sebesar itu bahkan sang pengguna jurus itu tidak kehabisan kekuatan sedikit pun......


"nona Elize apa ini didikan mu....."


Yuan terkejut dan sedikit tak percaya....


"aku hanya memberikan sekertas gambar jurus dan mantara nya saja...."


Elize berkata dengan santai padahal dia tidak menduga sama sekali....


"kelak aku harus lebih berhati-hati mengajari mereka..."


kata hati Elize sambarai mengerutkan kening...


"itu mah tidak seberapa, dibandingkan diabloe ini tidak ada apa apa nya...."


"diabloe....?"


Moyue mengerutkan kening dan tidak menyangka bahwa Elize memiliki bawahan sekuat ini dan itu membuat Moyue merasa tidak berguna...


"Lia apa kau bertemu dengan diabloe ..."


"ahh tidak nona... terakhir aku menemukan nya dia terlihat sangat semangat....lalu kita tidak pernah bertemu dengan nya lagi...."


"begitu yaa..."


diabloe adalah bawahan Elize yang termasuk suku iblis satu satunya dan Elize merawat nya sejak kecil ,namu saat ini Elize memberikan tugas yang cukup rumit untuknya....


"Moyue,Yuan kalian harus berlatih dengan sungguh sungguh.....Lia kau ajari mereka, dan Miu kau juga harus berlatih...."


menatap Miu yang sejak tadi hanya bermalas malasan....


sementara saat mereka berlatih Elize pergi keruangan dimana mo berbaring lalu duduk di kursi mengamati nya....


mo perlahan kesadaran nya mulai terbangun dan membuka matanya....


"kau sudah bangun....?"


Elize menatap mo dari kejauhan...


mo langsung duduk melihat siapa yang berbicara dan dia terkejut saat melihat sosok rambut merah itu lagi....


"kau yang menyelamatkan ku lagi.....?"


mo seakan tidak percaya bahwa dia masih hidup dan ia menyentuh seluruh badan nya yang tiba tiba saja sudah tidak ada luka, bahkan bekas lukanya juga menghilang ...


"jika bukan aku siapa lagi...."


Mo terdiam sejenak....


"istirahat lah tubuh mu belum pulih sepenuhnya...."


Elize meninggalkan Mo di dalam kamar..


"tunggu!! aku ingin berbicara dengan mu...."

__ADS_1


Elize berhenti dan memutar kembali tubuhnya...


"aku tidak tau harus berbicara apa.....tapi terimakasih sudah menolongku untuk yang kedua kalinya...."


"tidak masalah itu hanya kebetulan...."


Elize menghampiri Mo dan memapah nya untuk duduk.....


"apa kau tau......setiap luka ada yang tidak bisa di sembuhkan,ditutupi ,ataupun dihindari....."


Elize menyentuh rambut biru yang ada di kening Mo...


tiba tiba Mo merasakan kehangatan dan seolah akan menangis....


"jika kau menangis aku akan membuang mu...."


Elize mengancam nya namun wajahnya mengeluarkan senyuman yang hangat....


"apa perkataan mu itu berarti bahwa kau telah memungut ku....?"


"aku tidak akan menyelamatkan sesuatu yang tidak berguna...."


"aku tau seberapa besar kebencian mu terhadap orang suci...."


saat mendengar kata orang suci seketika wajah Mo terdiam dan mengeluarkan rasa benci yang mendalam.....dia teringat akan pembantaian yang dilakukan orang suci terhadap kerajaan nya.....


"AKU INGIN MENJADI KUAT...AKU INGIN MEMBALAS SEMUA YANG MEREKA LAKUKAN....TOLONG BANTU AKU.....AKU AKAN MELAKUKAN SEGALANYA UNTUK MU,JIKA KAU MAU MEMBANTU KU...."


sambari mengeluarkan amarah dan rasa benci yang kuat Mo berlutut di hadapan Elize....


"aku akan membantu mu....kau tidak perlu memohon juga aku akan membantumu mu....."


Elize mengeluarkan kata kata manis ,namun sebenarnya yang terjadi adalah Elize tidak mengerti bagaimana menghibur orang.....


Elize membelai rambut Mo dan menyuruhnya untuk berdiri....


Mo merasa dia telah mendapatkan kehidupan yang baru....


"aku akan berusaha membantu mu ,aku akan berlatih untuk memulihkan energi ku meskipun itu membutuhkan waktu seumur hidup ku sekalipun .."


Mo berlutut dan mengeluarkan kata kata yang serius...


"itu tidak akan terjadi....dalam waktu 2 hari aku bisa menyembuhkan titik energi mu jika luka mu sudah benar benar membaik...."


Mo terkejut mendengar perkataan itu....


"aku akan mempercayai mu seumur hidup...."


tiba tiba pintu terbuka dengan keras...


"nona aku sudah selesai berlatih jurus yang kau ajari...."


Moyue mendobrak pintu dan dia terkejut melihat Mo sudah tersadar dan memeluk lengan Elize.....


"kau jangan menyentuh nya ...."


Moyue menarik Elize dari Mo dan itu membuat Elize terkejut....


"jangan berlebihan kalian berbicaralah lah dengan akrab aku ini berbicara berdua dengan Yuan...."


Elize meninggalkan mereka di ruangan itu untuk berbicara dengan akrab dan menyuruh Yuan mengikuti Elize....


Elize duduk dan Ia menarik Yuan lalu bersandar di bahu Yuan dan itu membuat nya terkejut dan sedikit gerogi.....


"nona....!!!!"


"diam lah sebentar aku sedikit lelah hari ini.....aku ingin memakan masakan mu tapi setidaknya biarkan aku tidur sebentar...."


Elize tertidur karena kelelahan dan menjadi kan bantal kaki Yuan sebagai bantal.....

__ADS_1


__ADS_2