
saat tertidur Yuan dapat melihat wajah Elize yang polos bagikan remaja pada umumnya namu sebenarnya di balik itu terdapat rasa dendam dan benci akan segala hal....
"nona...apa pun yang terjadi aku akan selalu mengikuti mu...."
Yuan membelai rambut Elize sambari menatap wajah nya......
berjam jam berlalu Elize tertidur dipangkuan Yuan dan saat ini dia terbangun ...
"nona apa tidur mu nyenyak...."
Yuan tersenyum menatap wajah Elize yang baru bangun tidur....
"emmmmm...." Elize duduk...
"aku sudah lama tidak tidur nyenyak seperti ini...."
Elize menyentuh kening nya seolah saat tidur dia merasakan kehangatan yang berbeda...
"hmmm benarkan....aku senang mendengar nya...."
Yuan tersenyum dengan hangat...
"Yuan aku sedang ada urusan kau memasak yaaa....."
Elize keluar melewati jendela dan memberikan senyuman kepada Yuan....
"apa ini....yang namanya kebahagiaan..mm."
Yuan menyentuh dadanya yang berdetak semakin cepat...dan dia pun pergi menuju ke dapur dengan semangat.....
sementara itu di istana bulan tepat nya di kediaman liye....
"tuan liye aku datang melapor..."
sosok pengawal berbaju hitam yang langsung muncul di belakang pangeran Liye....
"katakan lah...aku tidak ingin menghabiskan waktu untuk informasi yang tidak berguna....."
Liye menatap keluar jendela yang sudah malam...
"baik tuan.... sejauh ini kita tidak dapat menemukan jejak nona Elize ...kami menduga dia telah hangus saat kebakaran terjadi......"
pengawal itu menekuk tubuh nya da sedikit gemetar....
"aku tidak mungkin salah lihat.......dia masih hidup...bahakan saat kebakaran aku masih melihat nya...."
liye menatap wajah pengawal itu....
"aku tidak ingin mendengar laporan yang sama ....."
"baik tuan kita akan memulai pencarian lagi..."
pengawal itu langsung pergi dengan secepat kilat...
"aku tidak mengerti.... padahal aku membencimu keluar itu tapi ,hatiku sakit saat dia pergi....."
Liye mengangkat tangan nya dan menatap sebuah giok yang di jatuhkan Elize saat itu....
" apa kita pernah bertemu sebelumnya.....?"
liye menatap langit yang cerah namun tidak ada bintang sama sekali....
sementara itu Elize pergi mengunjungi istana sabit yang hancur .....
Elize menatap api yang sedikit masih menyala....tiba tiba dia mendengar suara seseorang bayi yang menangis....lalu Elize menghampiri salah satu rumah yang terbakar dan Hanya tersisa puing puing .....
".........."
Elize menatap satu gadis kecil yang berusia 6 berbaring memeluk bayi itu....
__ADS_1
Elize juga melihat wajah gadis itu yang penuh rasa sedih,amarah ,dendam.....
"kau.......akan mendapatkan segalanya jika ingin mengikuti ku......"
Elize menyentuh tangan bayi itu dan dia langsung berhenti menangis.....
"tollong........"
gadis itu samar samar melihat Elize.....
"kau cukup beruntung bisa bertahan 2 hari dan bertemu dengan ku...."
Elize tersenyum Sinis dan mengangkat tangan nya sontak beberapa pengawal bayang muncul.....
"rawat dua anak ini di kemp......aku ingin mendapatkan hasil yang matang....."
"baik nona...."
dua pengawal menggendong dua anak itu lalu pergi menghilangkan....
"sementara kalian.....aku sisa harta yang ada disini ...apa kalian mengerti....?"
Elize menatap 5 pengawal yang berdiri didepan Nya....
"baik nona"
mereka langsung berpencar berlawanan arah....
sementara itu masih banyak nyawa sisa terbakar ,Elize melihat sebuah jejak sin pemimpin sakte suci yang tertinggal saat mengeluarkan pedang dewa....
Elize tersenyum dan memandang jejak kaki itu....
lalu dia mengeluarkan sebuah sinar ke arah jejak itu....
di sakte suci pemimpin sakte yaitu sin terbangun karena merasakan sakit yang luar biasa di kaki nya....
bahkan itu membuat nya sulit menahan nya ....
sin menyentuh kaki nya yang tiba tiba tidak bisa bergerak...dan dibayangkan nya tiba tiba muncul sosok berambut merah yang tersenyum Sinis....
"nona...."
pengawal itu tiba ...
"kami mendapatkan beberapa barang berharga di sebuah kuil dan perpustakaan obat ....."
pengawal itu mengeluarkan semua barang yang mereka temukan.....
"hmmmm.... seperti sakte suci ini sedikit serahkan...hanya menyisakan segini saja.......?"
Elize memandang barang barang itu dengan tatapan tidak berguna.... padahal itu sudah termasuk harta negara....
"kalian bawa saja ini ke kemp....ingat berlatih lah dengan serius......."
"baik nona....."
mereka lantas pergi dari tempat itu.... sementara itu Elize masih berada di tempat itu seperti mencari sesuatu....
pupil mata Elize seketika berubah menjadi merah untuk melacak sesuatu...
Elize menghampiri bangunan yang roboh itu yang awalnya adalah penjara....
lalu dia menginjak sebuah terowongan yang menjadi tempat penjara bawah tanah ... tempat itu hanya diketahui para petinggi kerajaan,bahkan sakte suci tidak mengetahui nya.....
Elize menutup hidung nya karena bau yang menyengat dari dalam...dan ia menyalakan api untuk melihat arah...
Elize melihat banyak kerangka orang yang sudah ratusan tahun meninggal....
dan tiba tiba saja dia melihat banyak lendir beracun yang berwarna biru....
__ADS_1
"seperti tempat ini tidak pernah dikunjungi lagi karena ini...."
Elize berkata dalam hati sambari menyentuh racun itu....
racun tidak mempan sama sekali pada tubuh Elize saat ini...
di ujung Elize melihat sebuah pintu yang besar yang disegel dengan cukup kuat....
Elize menyentuh pintu itu seketika getaran terasa dan segel itu terlepas,Elize melihat sosok pria gagah yang dirantai serta dengan bekas luka yang parah.....
Elize mendekat dan pria itu terbangun dan mengeluarkan sorotan mata yang tajam....namun ekspresi wajah Elize nampak biasa saja....
"jangan kemari......"
peria itu berkata dengan nada pelan yang sudah cukup tersiksa....
Elize menyentuh bekas luka di dada pria itu......
dan pria itu merasakan tekanan yang besar hingga membuat nya mengeluarkan keringat ...
"kau adalah pemberontak negara pada masa raja kedua....makanya kau dikurung disini bukan.....?"
tanya Elize kepada pria itu
"ternyata kau cukup pintar menebak....."
"jangan meremehkan ku...."
Elize duduk di kursi penghakim yang terletak didepan pria itu....
"apa kau akan menyiksa Ku....?"
tatapan pria itu kini sedikit berbeda....
"benarkah....? tapi sayang sekali tangan ku tidak suka kotor....."
Elize mengusap tangan nya....
"lalu apa yang kau inginkan......?"
pria itu menatap Elize dengan rasa benci...
"aku tidak kekurangan apapun....."
Elize menghela nafas nya lalu bangkit berdiri menghampiri pria itu lagi....
"baiklah...aku tidak suka terlalu lama disini mari kita keluar......"
Elize menyentuh rantai itu.....
"hehhhhhh mana mungkin...... rantai ini terbuat dari cahaya ilahi yang tidak biasa....."
belum selesai berbicara Elize langsung menghancurkan rantai itu dan membuat pria itu terjatuh kebawah lalu terkejut....
"kenapa kau hanya diam....."
Elize menatap pria itu yang terdiam....
pria itu langsung tertawa...
"HHHHHHH AKHIRNYA AKU LEPAS SETELAH 2OO0 TAHUN....."
Elize hanya menutup telinga nya karena berisik dengan suara yang keras....
"maaf telah membuat salah paham....aku akan mengikuti mu apapun yang terjadi,aku akan memenuhi semua keinginan mu juga...."
pria itu berlutut di hadapan Elize...
"ahhh kukira ini akan menjadi hal yang panjang untuk membawa mu pergi......"
__ADS_1
Elize membuka penutup yang menutupi kepala nya dan terlihat rambut hitam yang menyala.....
Elize hanya akan mengeluarkan rambut merah nya saat tertentu saja....><