
" ...aku tidak setuju.."
Miu langsung mengubah wujudnya dan memeluk Elize....
"kenapa..."
kata Elize sambari membelai rambut Miu
"aaaku tak ingin...ada orang lain yang mengikuti mu..."
Miu dengan wajah cemberut dan sedikit cemburu..
"kau tidak bisa begitu........ bagaimana pun kita masih saudara..."
kata naga itu yang berbicara dengan Miu....
"saudara...?"
Elize sedikit bingung....
"oh ya nona....aku lupa mengatakan bahkan naga jelek ini adalah keturunan dari python dan naga...."
"emmmm jadi tidak masalah...jika dia mengikuti kita kan....."
kata Elize dengan senyum sinis....
Naga itu mengubah dirinya kebentuk manusia dengan rambut panjang merah disertai tanduk kulit yang hitam...
"ternyata wujud manusia mu cukup tampan...."
"terimakasih nona....."
naga itu tersipu malu dan terlihat wajah nya memerah...
"gawat posisi ku akan tergantikan .."
kata hati Miu...
"siapa nama mu....? kata Elize kepada naga itu...
"nama....? ..emmm aku selama beribu-ribu tahun tidak memiliki nama.....
naga itu mengusap kepala nya
"apa kau keberatan jika aku memberikan nama untuk mu..."
"huaaaaaa"
mata naga itu berbinar binar menunggu nama yang Elize berikan, sementara Miu masih memeluk pinggang Elize...
"bagaimana dengan Moyue...?"
tubuh naga itu langsung bersinar dan seolah dia mendapatkan kekuatan baru....
"nona kau... memberikan nama naga itu sangat bagus....tapi kau menamai ku hanya dengan tiga huruf......"
kata Miu dengan mata yang berseri seri....
"itu terlihat lucu bagiku....ayo kita keluar dari gua ini..."
"baik nona..."
Moyue mengikuti Elize,dan Miu masih membayangkan wajah Elize yang tersipu malu saat mengatakan bahwa Miu lucu....
di tengah gua
"tuan penguasa...."
terlihat seseorang pria berlari dari ujung lalu membungkuk di depan Moyue ,dia adalah ular python yang telah dikalahkan Elize tadinya....
"Maaf tuan dari tuan ku ....aku tidak tau jika kau adalah penyelamat tuanku sehingga aku lancang terhadap mu...."
kata ular itu dengan tubuh bergemetar yang disertai rasa takut....
"panggil saja Elize ...."
Elize menatap nya....
__ADS_1
"kau harus ku hukum..."
Moyue menatapnya dengan ekspresi dingin dan kejam...
"hei Moyue kau ini jangan berlebihan...."
saut Miu sambari memegang lengan baju Elize ...
"nona apa yang harus aku lakukan....aku tak ingin membunuhnya karena selama ini dia setia padaku....."
kata Moyue dengan ekspresi menekuk wajahnya ...
"bawa saja apa susahnya..."
ekspresi Elize yang acuh tak acuh...
"benarkah nona... terimakasih... terimakasih..."
kata ular itu dan dia nampak senang....
"nama ku Yuan,aku berasal dari pegunungan barat dan akan bersumpah setia kepada nona Elize dan tuan Moyue.."
Yuan membukukan diri dan itu diterima oleh Elize...
Mulai saat ini yang awalnya perjalan Elize yang hanya berdua kini berubah menjadi empat orang bahkan kekuatan mereka sama sama tida terkalahkan....
Keluar dari gua terlihat semua hewan buas yang ada di hutan belantara membungkuk seolah dia sudah tau akan penguasa baru nya....
Moyue membawa tuan nya ke tempat dia tinggal yang terletak di tengah hutan belantara namun hanya seijin Moyue saja yang bisa membukanya....
"nona...mulai sekarang ini adalah tempat mu segala yang ada di sini adalah milikmu...."
Moyue menunjukkan kediaman nya yang tersembunyi...yang di penuhi aura spritual yang nyaman bahkan kekuatan yang melimpah ,di Sertai sungai dan bangunan yang megah bahkan terdapat banyak bunga merah.......
"baiklah aku akan menerima nya dengan senang hati...."
saat perbincangan Moyue menanyakan tujuan Elize karena itu akan menjadi tujuan mereka juga...
"aku hanya ingin membalas dendam...."
seketika wajah Moyue dan Yuan pucat mendengar perkataan Elize ,mereka berfikir orang sehebat apa yang menjadi musuh Elize...
"tenang saja...nona hanya membalas dendam kepada seseorang yang tidak seberapa...."
kata Miu dengan duduk santai dengan memakan kue persik...
Miu menceritakan segala penderita yang Elize alami kepada mereka dan mereka tak secara sendirian mengeluarkan aura mereka karena marah mendengar nya.....
Namun Elize masih diam dan duduk santai....
"nona...kita akan mengikuti mu apapun yang terjadi...."
kata Yuan dengan sungguh sungguh ....
"iya aku tau.... sementara ini kita akan tinggal di sini...."
kata Elize dengan menatap kesebuah pohon persik yang berbuah lebat
Moyue langsung berdiri
"nona aku akan menyiapkan tempat ternyaman untuk serta kamar yang indah..."
Moyue langsung berlari dan mempersiapkan rencananya untuk membuat Elize merasaa nyaman...
"tidak tuan ...biar aku saja...."
Yuan mengejar Moyue...
"puftttt..."
Elize tertawa...
"nona apa kau senang dengan mereka...."
kata Miu sambari menatap Elize dengan seksama...
"Miu hari ini adalah keberuntungan besar.....".....
__ADS_1
hingga tiba pada malam hari....
Moyue melihat Elize yang menatap langit di luar dan masih belum tidur....
"nona apa yang kau pikirkan....?"
kata Moyue sambari memberikan mantel hangat kepada Elize....
"aku hanya berfikir apakah ruang rahasia yang kau buat dapat menampung satu negara...?"
kata Elize sambari menatap langit....
"nona...luas tempat yang aku buat ini bisa menampung 15 negara sekalipun....apa kau ingin membuat sebuah negara disini .....?"
kata Moyue sambari menatap wajah Elize
"aku akan membuat nya ,dimna kerajaan yang damai tanpa memandang apa pun...."
angin yang dingin membuat rambut Elize berkibar pada malam hari....
"sejak aku mendengar perkataan Miu aku jadi mengerti alasan nona menyamar...."
"sudahi bicaranya ,cepat beristirahat besok kita akan memulai rencana..."
Elize meningkatkan Moyue yang berdiri dan masuk ke kamar....
"nona ...kau adalah orang pertama yang paling hebat bahkan aku merasakan kau seperti ibuku"
kata Moyue sambari menyentuh sehelai kelopak bunga yang gugur....
Hilang nya malam pagi yang cerah datang....
lagi lagi Elize terbangun dengan aroma masakan yang sedap.....
"nona... sebelum kita mulai perjalanan kita harus memenuhi nutrisi...."
pemandangan indah yang di lihat Elize pada bangun tidur adalah satu pria kecil tampan dan dua pria dewasa yang menyambut dengan hangat....
"ternyata Yuan bisa memasak ...."
kata Elize yang mencicipi masakannya...
"tentu saja ,karena aku yang mengajari nya..."
kata Miu dengan ekspresi bangga
namun disisi lain wajah Moyue nampak suram....
"ada apa dengan mu...?'
kata Elize kepada Moyue....
."aku tak bisa memasak ...aku tidak bisa menyenangkan nona Elize..."
kata Moyue dengan ekspresi yang mengira dirinya tidak berguna..
"aku sudah mengajarinya berulang ulang tapi yang bisa dia lakukan hanya meledakkan dapur saja...."
kata Miu yang sedang melaporkan inti masalahnya....
"tuan Moyue kau harus makan..."
kata Yuan sambari mengambil kan Moyue makanan...
"padahal nona menyukai makanan ..tapi aku tak bisa memasak ...."
kata Moyue sambari makan dengan menangis....
"oh ya nona...aku ingin menunjukkan sesuatu padamu..."
tiba tiba wajah Moyue kembali ceria ...
Moyue membawa Elize kesebuah tempat kosong seperti gudang dan ia menunjukkan segala jenis senjata tingkat dewa kepada Elize....
"nona ini adalah senjata tidak seberapa yang aku dapatkan setidaknya ini bisa berguna untuk perjalanan kita...."
Moyue membukakan pintu gerbang kepada Elize....
__ADS_1