Reincarnation Sword Sky Emperor

Reincarnation Sword Sky Emperor
Ch.21 Kisah Orang Tua Xue Feng


__ADS_3

"Dua ratus lima puluh tahun yang lalu Kepala Klan Xue di dunia dewa, memiliki seorang anak laki laki, dia adalah ayahmu, anak itu di beri nama Xue Jia, ayahmu sangat berbakat, di usia 21 tahun, ayahmu sudah menjadi yang terkuat di generasinya, dia disebut Anak Suci di Dunia Dewa.


"Saat usia 25 tahun kekuatan ayahmu sudah setara dengan kakekmu, kepala Clan Xue. Di umur 26 tahun ayahmu pergi keliling Dunia Dewa, dan menentang para jenius di seluruh Dunia Dewa.


"Di usia 30 ayahmu membawa pulang seorang wanita, itu adalah ibumu. Clan Xue tidak ada yang tau darimana ibumu berasal. Ayahmu bertemu dengan ibumu di suatu tempat, dia menemukan ibumu dalam keadaan terluka dan kehilangan ingatannya."


"Beberapa tahun setelah Ayahmu dan Ibumu di Clan Xue, ada seorang kelompok yang mencari ibumu, kelompok itu terdiri dari beberapa orang yang lebih kuat dari Kepala Klan Xue. Ayahmu dan Paman melarikan diri dengan ibumu selama beberapa tahun"


"Setelah melarikan diri beberapa tahun, ayahmu akhirnya ditemukan oleh Kelompok itu, ayahmu menitipkan ibumu ke Paman dan menyuruhnya ke Wasteland Kuno, saat itu ibumu sedang hamil, Paman pergi dengan ibumu menuju tempat yang diperintahkan ayahmu"


"Setelah beberapa bulan, kamu terlahir, ayahmu kembali membawa Immortal Bone lalu membawa paman dan ibumu ke Dunia Fana lewat Formasi yang ada di Wasteland Kuno."


"Setelah sampai didunia Fana, ayahmu melepaskan kekuatannya untuk menghancurkan Jalan menuju Dunia Dewa dari Dunia Fana maupun sebaliknya. Setelah menghancurkan Jalan Ayahmu merobek ruang dengan paksa dan membawa ibumu kembali ke Dunia Dewa."


"Sebelum pergi ayahmu meminta untuk Paman melindungimu, dan tidak memperbolehkan mu untuk pergi Ke Dunia Dewa lewat Formasi Wasletand, kamu hanya boleh pergi ke Dunia Dewa jika kamu bisa menyambungkan kembali Dunia Fana dan Dunia Dewa, karena sangat berbahaya jika kamu pergi kesana tanpa kekukatan yang cukup " Paman Yan menceritakan Kisah orang tuaku dan mengapa dunia Fana dan Dunia Dewa terputus.


"Paman Yan siapa kelompok yang membuat keadaanku dan orang tuaku seperti ini?. Ada sedikit niat membunuh dimata Xue Feng bertanya tentang kelompok yang membuat keadaan nya begini.


"Kamu belum cukup kuat untuk mengetahuinya, jika nanti kamu bisa menguhubungkan kembali Dunia Fana dan Dunia Dewa, Paman Akan Memberi tahu Semuanya." Jawab Paman Yan


Xue Feng tidak bertanya lebih lanjut tentang kelompok itu, tapi menyakan keadaan Yan Zilan "Bagaimana rencana Paman menyembuhkan Yan Zilan?"

__ADS_1


"Paman akan membawa Yan Zilan ke Dunia Dewa untuk mengobatinya, tetapi Paman tidak akan bisa kembali lagi dan kamu mungkin tidak bisa melihat Yan Zilan lagi, kecuali kamu bisa menembus Alam Dewa."


"Tidak apa apa Paman, yang terpenting Yan Zilan bisa hidup kembali, dan dia bisa hidup dengan baik di Dunia Dewa."


"Kamu bisa tenang tuan muda, saya memiliki teman seorang Patriak sekte, saya bisa menitipkan Yan Zilan kepadanya, apalagi bakat Yan Zilan dianggap cukup baik di Dunia Dewa."


"Bakat Platinum Yan Zilan yang di anggap 1 dari sejuta di Dunia Fana hanya cukup baik di Dunia Dewa, bagaimana dengan Bakatnya" pikir Xue Feng dalam hatinya, "Paman bagaimana peringkat bakat di Dunia Dewa" tanya Xue Feng dengan penasaran


Urutan bakat di Dunia Dewa hampir sama dengan dunia Fana hanya beda sedikit. Di dunia dewa bakat menjadi dua ada bakat alami, ada bakat Garis Keturunan, Bakat Alami di bagi menjadi merah, orange, kuning, hijau, biru, ungu, cyan. Bakat Platinum di dunia dewa hanya bakat kuning. Sedangkan untuk garis keturunan itu dibagi menjadi One Hundred Bloodline, One Thousand Bloodline, Ten Thousand Bloodline. One Thousand Bloodline Sangat jarang, apalagi One Hundred Bloodline, Ayahmu termasuk bakat One Hundred Bloodline, dia memiliki Bloodline Kaisar Kuno rangking 67 dari One Hundred Bloodline." Paman Yan menjelaskan tentang urutan Bakat di Dunia Dewa.


Xue Feng mendengarkan penjelasan Paman Yan dengan baik karena dia tidak tau apa apa tentang alam dewa.


"Paman Yan bisakah kau mengetes bakatku?" Xue Feng bertanya karena penasaran dengan Bakatnya


"Saya bisa mengetes bakat Tuan Muda, tetapi akan kurang akurat karena Tuan Muda belum membangunkan Roh Beladiri, karena Roh Beladiri kebangkitan Roh beladiri bisa mengubah bakat seseorang, belum lagi Tuan Muda belum membangkitkan Immortal Bone dari Ayah tuan muda" Jawab Paman Yan


"Tidak apa apa, Paman Yan saya hanya penasaran dengan bakatku"


Baiklah" Paman Yan mengeluarkan sebuah mutiara transparan dari cincinnya, "Letakkan tanganmu di atasnya


Xue Feng meletakkan tangannya di atas mutiara "kehidupanku sebelumnya setelah aku membangkitkan jiwa beladiri Pedang, bakatku berwarna ungu standar alam Fana, bagaimna dengan sekarang? Xue Feng bertanya dalam hatinya

__ADS_1


Saat lengan Xue Feng mengenai mutiara, sembilan Laut Qi di dantian Xue Feng berputar, darah di tubuhnya melonjak, sesaat cahaya merah muncul di mutiara, beberapa detik berganti menjadi orange lalu kuning setelah beberapa saat kuning, warna hijau muncul di mutiara lalu mutiara itu menjadi transparan kembali.


"Bakat Hijau, kenapa aku memiliki bakat hijau, apa karena teknik Celestial Body dan Dao Art." Xue Feng terkejut melihat bakatnya


"Bakat Hijau sebelum membangkitkan Roh beladiri dan Immortal Bone, sungguh bakat yang baik, Tuan muda mungkin nanti seperti ayahmu memiliki bakat Ungu." Puji Paman Yan terhadap Xue Feng


"Mungkin, Paman Bolehkan Mutiara itu buatku, agar aku bisa mengetes kembali saat aku sudah membangkitkan roh beladiri dan Immortal Bone." Xue Feng bertanya


"Tentu saja, ini hanya mutiara penguji bakat, Paman tidak membutuhkannya." Paman Yan memberikan mutiara itu kepada Xue Feng


"Terimakasih Paman" Xue Feng sedikit membungkuk


"Apa rencanamu setelah ini Tuan Muda?" Paman Yan bertanya


"Aku akan pergi ke Lembah Pedang, lalu memilih sekte untuk tempat tinggal dan untuk meningkatkan kultivasiku" jawabnya


"Baiklah, jaga diri Tuan Muda, Paman pergi dulu, jika diberi kesempatan kita akan bertemu kembali." Dia mengangkat Yan Zilan yang terbaring ke pundaknya, lalu pergi.


"Pasti, kita akan bertemu kembali, tunggu saja aku Paman" Teriak Xue Feng


Saat Paman Yan dan Yan Zilan menghilang dari pandangan Xue Feng, Xue Feng berjalan menuju Lembah Pedang.

__ADS_1


__ADS_2