Reincarnation Sword Sky Emperor

Reincarnation Sword Sky Emperor
Ch.26 Bocah dengan Bloodline Kuat


__ADS_3

Di sisi lain, Xue Feng mengendarai kuda hitamnya dan memasuki Lembah Pedang.


Saat Malam, langit sangat gelap tanpa bintang bintang yang menghiasi. Kuda hitam yang dinaiki Xue Feng gemetar ketakutan ketika berjalan melewati Lembah Pedang. Secara naluriah kuda hitam itu memiliki rasa takut terhadap Lembah Pedang.


Xue Feng membawa Dragon Slaying Sword dipinggangnya dan berdiri di atas kuda seperti Fuuma Kotarou di karakter songoku basara, dia dengan tenang melihat sekelilingnya. (yg sering maen songoku basara pasti tau ninja satu ini)


Berdesir, berdesir, berdesir. Suara-suara halus bisa terdengar dari pegunungan ketika banyak pasang mata hijau melintas di hutan. Kuda hitam berhenti di jalurnya, dan Xue Feng turun untuk melihat.


Beberapa pasang mata yang memancarkan cahaya hijau mendekat kedapa Xue Feng, dan di bawah sinar bulan, puluhan serigala iblis yang ganas mengelilingi Xue Feng.  para serigala itu mematap Xue Feng, taring mereka yang tajam meneteskan air liur. Dengan lolongan dari salah satu serigala, puluhan serigala iblis langsung menyerang Xue Feng, seolah-olah mereka ingin merobek Xue Feng dan kudanya di depan mereka berkeping-keping. Xue Feng memegang Dragon Slaying Sword, matanya tenang saat serigala menyerangnya. Dia melompat dan mengambil langkah ke depan. Aliran Qi di tubuhnya melonjak. Kemudian, cahaya dari pedang menyala di kegelapan, dan darah berceceran di mana-mana! Dengan ranah Kultivasi di puncak tingkat Sembilan Refining Qi, disuntikkan ke pedangnya. 


Dengan lambaian tangannya, Dragon Slaying Sword menebas dan menjadi sangat tajam.


Setelah membunuh sekelompok Serigala, Xue Feng menyimpan pedangnya dan menunggang kuda hitamnya untuk maju ke Lembah Pedang.


Raungan nyaring bergema di hutan, diikuti oleh lolongan serigala yang keras, menarik perhatian Xue Feng.


Dia menunggang kuda hitamnya menuju ke arah suara itu, di bawah langit malam, dia melihat seekor serigala lapar setinggi dua meter, bertempur melawan beruang putih yang bersalju setinggi tiga meter.


Dengan satu lirikan, Xue Feng bisa mengatakan bahwa kekuatan dua binatang buas ini ada di sekitar Tingkat tujuh True Condensation. Tubuh mereka seperti besi, saat mereka menabrak batu, tubuh mereka bisa menghancurkannya.

__ADS_1


Di antara dua binatang mengamuk itu, ada seorang bocah kecil yang usianya tidak lebih dari sembilan tahun.


Bocah itu memiliki wajah bundar dan gemuk dengan sepasang mata besar yang berkedip-kedip. Meskipun ada dua binatang buas di depannya, dia tidak takut. Dia menyeringai dan dengan bodohnya tertawa di samping menyaksikan kedua binatang buas bertarung.


Xue Feng menatap bocah itu, matanyq terkejut, Xue Feng melihat aura yang kuat di tubuh anak itu dan berpikir dalam hati: "Bocah ini memiliki Bloodline Kuat mungkin masuk ke dalam One Thousand Bloodline."


Di dunia ini, pasti ada beberapa orang yang telah membangkitkan Bloodline mereka melalui warisan nenek moyang, ada juga Bloodline yang mencuri dari orang lain, tapi lebih lemah dari Bloodline asli.


Bloodline bisa dikatakan menentukan seluruh hidup seseorang. Setiap kali seorang memiliki Bloodline, masa depan orang tersebut akan cerah, banyak kekuatan besar yang menginginkan seseorang yang memiliki Bloodline Kuat.


Sangat cepat, di bawah cakar beruang putih, serigala yang ganas terjatuh ,beruang segera menunuduk ke serigala terbaring dan membuka mulutnya. Dengan taring tajam langsung menggigit tenggorokan serigala yang ganas itu.


Beruang putih mengeluarkan raungan, dan dengan dua cakar, ia merobek serigala yang ganas menjadi berkeping-keping. Sisa daging dan darah serigala yang ganas itu dimakan oleh harimau beruang.


Kemudian, Beruang putih menyeret tubuhnya yang terluka ke arah bocah itu.


Bocah gemuk itu tidak takut. Beruang putih itu meluruskan tubuhnya yang besar dan berotot dan memandangnya dengan dingin. Mencium Bloodline Bocah gemuk, matanya dipenuhi dengan keserakahan.


Setelah memakan Bocah ini di depannya, bersama dengan serigala yang ganas, ia percaya bahwa itu akan mampu menerobos ke ranah Spirit Sea dalam waktu dekat.

__ADS_1


Lidah beruang yang berduri menjilat wajah bocah itu, dan langsung merobek kulit wajahnya, menyebabkan darah mengalir keluar.


Tapi bocah itu tampaknya kesatikan dan terus tertawa melihat beruang menjilat wajahnya.


Beruang putih tidak sabar untuk memakan Bocah di depannya.


Tepat pada saat ini, bocah itu tiba-tiba berdiri, mengeluarkan belati tajam dari punggungnya, dan tiba-tiba menusuk ke salah satu mata beruang.


Bagaimana mungkin beruang berpikir bahwa bocah kecil di depannya tiba-tiba akan menyerangnya? Belati itu menembus bola matanya, dan rasa sakit di matanya membuat Beruang putih mengeluarkan raungan marah yang keras, lalu mengirim bocah itu terbang dengan telapak tangan yang berat.


Bocah gemuk itu menabrak batu. Karena mempunyai Bloodline yang kuat, bocah gemuk itu terluka tetapi tidak mati.


Xue Feng berdiri dalam kegelapan dan menyaksikan adegan ini dengan tenang.


Bocah itu pemberani, tenang dan juga galak. Dia bisa berpura-pura bodoh dan tenang bahkan di depan binatang mengamuk. Dia bahkan bisa menusuk mata beruang . Ini adalah sesuatu yang dia kagumi.


Salah satu mata beruang itu berlumuran darah, mata lainnya dipenuhi dengan darah mata yang tertusuk dan memerah karena marah, ia ingin menggigit bocah kecil yang licik di depannya menjadi berkeping-keping.


Bocah itu tahu bahwa dia akan mati, jadi dia menutup matanya dengan putus asa menunggu beruang yang menerkamnya.

__ADS_1


__ADS_2