Reincarnation Sword Sky Emperor

Reincarnation Sword Sky Emperor
Ch.31 Ranah True Condensation


__ADS_3

Xue Feng memasuki Laut Kesadarannya, ratusan ribu Helai dari jiwa Raja Naga Mo mengambang di Laut Kesadarannya.


"Jika aku bisa menyerap semua Jiwa Raja Naga Mo, mungkin aku bisa mendapatkan teknik atau mantra mantra lain" pikir Xue Feng


Tapi sesaat Labu Emas Surgawi bergetar, ratusan ribu helai jiwa itu diserap oleh Labu Emas dengan kecepatan yang cepat. Setelah menyerap Jiwa Raja Naga Mo Labu Emas Surgawi itu kembali diam, hanya saja muncul lima tetes anggur Surgawi di Atas Labu itu.


"Ternyata jiwa Raja Naga Mo bisa menghasilkan Lima tetes Anggur Surgawi" Xue Feng merasakan kebahagiaan melihat Lima tetes Anggur itu


"Sebelum aku menerobos True Condensation dan membangkitkan Roh Beladiri, Aku akan kembali dulu ke desa Dewa Pedang" Xue Feng berdiri dari silanya dan mengajak Shi Xiaoshi kembali ke desa


Setelas dua hari, Xue Feng dan Shi Xiaoshi kembali ke Desa Dewa Pedang.


Penduduk desa sangat berterima kasih kepada Xue Feng. berkat bantuan dari Xue Feng warga desa terselamatkan, kalau tidak mereka pasti sudah lama terbunuh oleh para bandit itu.


"Kakak Xue Feng, aku ingin ikut denganmu."


Xue Feng langsung menolaknya. keluarga Shi hanya memiliki satu orang yang mewarisi Bloodline kuat setiap beberapa ribu tahun sekali jadi Xue Feng tidak ingin Shi Xioshi mengikutinya. Selain itu, jalan yang Xue Feng lalui sangat berbahaya, Dia bisa mati kapan saja, jadi Shi Xiaoshi tidak cocok untuk tinggal di sisinya.


Suara langkah kuda terdengar saat kuda hitam berlari kencang dari kejauhan dan mendekat kepada Xue Feng


Xue Feng menaiki kuda hitamnya dan melambaikan tangan.


"Kakak Feng, akankah kita bertemu lagi?"


Xue Feng mengangguk, dengan membawa Dragon Slaying Sword di pinggangnya dia pergi meninggalkan desa.


Shi Xiaoshi memiliki Demonic Immortal Body, jadi dia akan meninggalkan Desa Dewa Pedang cepat atau lambat.


Perjalanan ke Lembah Pedang ini sangat bermanfaat bagi Xue Feng. Tidak hanya dia mendapatkan buku Formasi Dewa Gu Yuan, dia juga menerobos ke puncak Refining Qi, dan Celestial Dao Art dan Celestial Body Art mencapai puncak tingkat pertama.


Setelah menggunakannya selama beberapa jam, Xue Feng menunggang kuda hitam dan berjalan keluar dari dataran, Xue Feng mulai memeriksa Buku Formasi Dewa Gu Yuan


Kesadarannya mulai memahami Buku Formasi Dewa Gu Yuan, dan tampaknya telah memasuki dunia yang luas dan tak terbatas, membuka pintu baru bagi Xue Feng.


Master Formasi, Alchemy, dan Master Forging adalah pekerjaan paling mulia di Dunia, dan ada total sembilan pekerjaan lain diantara mereka. Ketika pertama kali masuk ke dalam Buku Formasi Dewa Gu, dia tidak bisa melepaskan diri untuk terus memahaminya.


Saat ini, Xue Feng melihat pengetahuan Master Formasi tingkat pertama sampai tingkat sembilan dari Formasi Dewa Gu Yuan. Meskipun begitu, masih banyak pengetahuan di Buku Formasi Dewa Gu Yuan. 


Di antara mereka adalah berbagai Catatan tanaman dan harta, legenda kuno, pola formasi, dan macam macam Qi, dan pemahaman Pedang. 

__ADS_1


Bahkan sebagai seorang Kaisar Langit dalam kehidupan sebelumnya, dia tidak berpikiran terbuka seperti sekarang. 


"Aku harus mencari tempat sepi dulu untuk menembus ranah True Condensation" Xue Feng segera mencari tempat untuk menembus kultivasinya


Setelah menemukan tempat untuknya menembus ranah True Condensation, Xue Feng mengeluarkan darah Qilin yang tersisa saat dia menembus kemarin.


Darah Qilin Hitam mengalir ke seluruh tubuhnya saat cahaya keemasan beredar dan memancarkan sinar ilahi. Xue Feng terus memperkuat tubuhnya saat dia menyerap darah Qilin lalu mengubahnya menjadi Aliran Qi murni bertabrakan dengan penghalang True Condensation.


Xue Feng juga memakan beberapa Rumput Ludah Naga sekaligus.


Di dalam tubuh, aliran Qi dari darah Qilin dan Rumput Ludah Nagaa melonjak dan memperluas meridian Xue Feng, dan memperkuat tubuhnya.


Ketika aura meningkat, esensi Qi dalam radius 1 km menjadi lebih tipis.


Saat Xue Feng akan menerobos, langit menjadi gelap.


"Tanda Murka Surga, kenapa itu bisa muncul saat aku menembus ranah True Condensation" pikir Xue Feng dengan bingung


Xue Feng segera mengeluarkan kekuatan penuh untuk melawan petir Kesengsaraan.


Aura tubuhnya melonjak, tubuhnya di kelilingi oleh berbagai macam Qi, dan bayangan binatang ilahi menjadi lebih nyata mengelilingi tubuhnya.


Petir Kesengsaraan Turun menabrak ke arah Xue Feng.


Dengan ledakan, aura Xue Feng dilepaskan seperti banjir, setelah beberapa saat tubuhnya yang tampak biasa memancarkan cahaya redup.


Ranah True Condensation! Tahap Tengah Violet Eye Pupils Lapisan Kedua Celestial Dao Art


! Tahap Awal Tingkat Kedua Lapisan pertama Celestial Body Art!


Ranah True Condensation mengubah Esensi Qi menjadi Qi Kuno.


Sebuah Informasi muncul di pikiran Xue Feng


"doppelganger teknik rahasia dari Celestial Dao Art, teknik ini untuk membuat Klon, maksimal membuat dua Klon, klon ini bisa memiliki kekuatan di atas pemiliknya.


"Sekarang saatnya aku membangkitkan Roh Beladiriku, dikehidupanku sebelumnya aku membangkitkan tingkat pertama peringkat Langit, apa yang akan di bangunkan olehku sekarang" Xue Feng bertanya tanya dalam hatinya


"Aku akan mencoba menggunakan Anggur Surgawi untuk membangkitkan Roh Beladiri ku"

__ADS_1


Satu tetes Anggur Surgawi mengalir ke Tubuh Xue Feng. Setelah beberapa saat rasa sakit muncul di tubuh Xue Feng, Empat Laut Qi pertama berputar dengan Cepat.


Ahhhh


Bayangan seseorang setinggi Seribu meter dengan Satu Tanduk Naga di Kepalanya, Pedang Ilahi sepanjang Enam puluh meter Berwarna warna-warni menghiasi cakar harimau di tangannya, Kaki Harimau Putih, Baju Besi seperti Tempurung Kura-kura Melindungi Tubuhnya, dan Sayap Phoenix melebar di Belakang tubuhnya.


Saat Bayangan itu ada, bumi bergetar dan beberapa warna menghiasi Langit. tetapi kejadian ini tidak berlangsung lama. dan Keempat Laut Qi Xue Feng menyatu, diatasnya Roh Beladiri itu diam.


"Roh Beladiri Tingkat apa ini? bukankah Roh hanya memiliki satu jenis? kenapa rohku memiliki berbagai jenis?" berbagai pertanyaan muncul di benak Xue Feng


Roh beladiri dibagi menjadi tiga jenis dan empat tahap, Pelaratan, Hewan, dan Elemen, dan tahap Kuning, Hitam, Bumi, Langit. biasanya seseorang hanya memiliki 1 jenis, 2 jenis sudah sangat Langka. contohnya Yan Zilan dia membangkitkan Pedang ber-elemen Angin, itu sudah sangat Langka. Tetapi Xue Feng saat Ini membangkitkan 4 Hewan Ilahi 1 peralatan dan beberapa Elemen, ini belum pernah terjadi sebelumnya. Bahkan Otak Xue Feng tidak terpikirkan atas kejadian ini.


"Kita coba membangkitkan Roh Beladiri Lain" Xue Feng menfokuskan pikirannya


Tiga Laut Qi di dantian Xue Feng berputar dengan cepat seperti Empat Laut Qi pertama. Sesaat Muncul Kembali Bayangan setinggi Seratus Meter Seperti Dewa Asura, Bayangan itu memegang Tombak di Lengannya, Bayangan itu memancarkan aura Pembantaian, Berdarah, Suram, Dingin, Putus Asa.


Langit berubah menjadi Gelap, aura kematian menyebar di sekitar Xue Feng.


Sama seperti yang pertama, Bayangan itu menghilang sesaat dan Ketiga Laut Qi Xue Feng menyatu dan Sosok itu berdiam di atasnya.


"Sekarang tersisa Tiga Laut Qi di dantianku, aku akan membangkitkan satu lagi Roh Beladiri untuk Tiga Laut Qi itu"


Roh Beladiri terakhir Xue Feng muncul Bayangan setinggi seratus meter Seseorang dengan Tongkat di tangannya, aura dari orang itu membawa kedamaian, ketenangan, dan kasih sayang, cahaya hijau dan emas memancar di sekitarnya. Roh itu berdiam di atas Tiga Laut Qi terakhir.


Dengan Teknik doppelganger aku bisa memisahkan Ketiga Roh Beladiri ini saat berkultivasi agar mempercepat kultivasiku.


Xue Feng menggunakan Anggur Surgawi yang tersisa untuk memahami Teknik Menyuling Pil, Teknik Menempa, dan Pemahaman Pedang Dewa Gu Yuan yang ada di Buku Formasi Dewa Gu Yuan.


Setelah sebulan memahami pemahaman pedang dengan dibantu Anggur Surgawi pemahaman Xue Feng meningkat beberapa ribu kali, dia telah memahami maksud pedang tingkat sembilan hampir menembus Domain Pedang yang hanya Ahli kuat Alam Atas yang mengusainya.


Xue Feng segera menuju ke Gurun Besar Sahara.


Pada hari kelima, Xue Feng sudah melintasi puluhan ribu mil dan akhirnya tiba di Gurun Besar Sahara.


Di bawah matahari merah yang berapi-api, ada padang pasir yang luas, padang itu seperti lautan mati, sangat sunyi


Xue Fenh memandang ke seberang, di cakrawala yang jauh, terdapat sebuah kota besar yang temboknya ditutupi oleh pasir pasir.


"Gurun Besar Sahara aku akhirnya tiba."

__ADS_1


Xue Feng segera menunggang kudanya mendekat ke Kota.


Maaf mungkin jarang update karena saya kemarin kemarin persiapan buat UN hari senin besok. tapi ujiannya di undur :(


__ADS_2