Reinkarnasi Dalam Novel Sebagai Karakter Utama Wanita

Reinkarnasi Dalam Novel Sebagai Karakter Utama Wanita
Odin Aston


__ADS_3

Entah sudah berapa lama menunggu, karena Ely sibuk dengan berbagai makanan dan minuman yang enak dia tidak merasakan waktu dan tenggelam dalam kesibukannya sendiri


Terlihat jelas dari jendela bulan bersinar terang di tengah langit menandakan waktu sekarang adalah tengah malam


Terdengar dari kejauhan suara tapak kaki familiar semakin dekat menuju ke arahnya, di tengah ruang tamu yang sekarang dipenuhi dengan piring kosong bertumpuk dan gadis kecil berada di dekatnya dan para pelayan yang tersenyum bahagia


Pintu perlahan terbuka dan menunjukan sosok pria ikemen dengan rambut biru tua Glen, dia memasuki ruangan dengan mata panda dan wajah kelelahan yang terlihat jelas


"Sepertinya kamu bersenang senang selagi aku bekerja..."


"Ohhh... Hai Pak Glen, apa kamu sudah selesai dengan pekerjaan mu?"


Glen menjawab dengan menganggukkan kepalanya dan mengisyaratkan para pelayan untuk menyiapkan dan membersihkan ruangan


"Apakah kita akan pergi sekarang?"


"Yah aku sudah menyiapkan kereta kuda di depan, apakah kamu tidak membawa barang lagi?"


Melihat di punggung Elysara ada tas kecil yang tidak cocok untuk bepergian, Glen merasakan sakit di dadanya melihat kondisi kehidupan Ely


"Tidak... Ini sudah semuanya"


Ely hanya membawa beberapa baju ganti dan pisau saat menuju ke sini, dia meninggalkan banyak barang di rumah Elysara yang asli, lagipula sepertinya sudah cukup hanya dengan membawa barang ini


"Begitu kah?... Baiklah ayo kita pergi sekarang"


Kereta kuda yang di maksud Glen sungguh luar biasa, sangat berbeda dengan kuda dokar yang berada di bumi, gerbong kereta di lengkapi berbagai embel embel mewah dengan lambang dua kepala ular python di sisi kanan yang menggigit matahari dan sisi kiri menggigit bulan


Itu adalah lambang keluarga Duke Aston yang melambangkan jika keluarga nya lebih tinggi bahkan langit sekalipun dengan menunjukan matahari dan bulan yang berada di taring nya, sungguh keluarga yang sangat percaya diri


Kedua binatang yang mendorong kereta juga terlihat gagah dan kuat, itu adalah serigala salju dengan tanduk listrik dengan bulu seputih salju, seperti yang diharapkan dari keluarga Duke Aston bahkan tunggangannya adalah binatang sihir yang langka, hanya keluarga Kekaisaran dan Duke saja yang bisa menangkap binatang sihir seperti ini


Bagian dalam nya juga tidak kalah bagus, luas nya saja cukup untuk puluhan orang dan design nya cukup baik, walaupun dekorasinya cukup kuno di bandingkan pengerjaan modern di bumi tetapi Ely berpikir hiasan ini tidak kalah cantik


"Hahaha...apakah kamu pertama kali naik kereta?"


"Tidak... Aku sudah pernah sebelumnya tetapi tidak semewah ini"


"Hoo...kereta keluarga Aston merupakan salah satu kereta termewah di benua ini, karena kamu akan menjadi salah satu dari kita kamu harus membiasakan diri dengan ini"


Perjalanan menuju ke kastel Lord membutuhkan waktu beberapa menit, kastel itu sangat besar dan mencolok bahkan dari wilayah pinggiran bisa melihat kilauan marmer putih kastel, lokasi nya lumayan jauh tetapi berkat serigala salju yang cepat membuat perjalanan lebih cepat sampai


"Mmmm... Pak Glen bisa kah kau mengajari ku tata krama untuk menemui Duke nanti?"


"Ohhh tentang itu tidak perlu khawatir, kita tidak terlalu menuntut tata krama bangsawan, jadi lakukan saja senormal mungkin"


"....Baiklah"


Walaupun Ely terlihat tenang di luar dia sangat panik didalam, bagaimana dia bisa berkata santai dengan orang yang terkenal dengan penguasa kejam dan berdarah seperti itu


Odin adalah maniak perang dan berhati dingin, bahkan sampai umurnya yang hampir 30 dia masih bujang, dia adalah salah satu dari 3 sword aura yang ada di novel ini dan menjadi bantuan kekuatan utama Brian


'Jika aku salah mengucapkan sesuatu aku tidak akan di bunuh kan?'


Sepertinya Glen sangat kelelahan sampai membuat dia tertidur di kereta, pemandangan kota yang terlihat di jendela kini semakin bagus dengan rumah bangsawan yang berjejeran


Setiap orang yang melihat lambang kereta ini entah kenapa langsung memiliki ekspresi takut di wajahnya, hei apakah Duke seseram itu?


Setelah beberapa menit akhirnya terlihat tembok dan gapura besar dengan lambang ular dilengkapi berbagai penjaga bersetel armor besi yang kokoh di sepanjang jalan


"Bersiap semua!!...Selamat datang kembali komandan!!.."


"Selamat datang kembali komandan!!"


Semua orang dengan kompak menyapa dan membungkuk kan badan, sepertinya posisi Glen lebih besar daripada yang Ely ipikirkan


Dengan ke berisikan itu Glen terguncang dari tidur indah nya dan melihat sekeliling dengan ling lung, hmm Ely sedikit kasihan kepadanya, Glen sepertinya menjadi budak pegawai perusahaan gelap dan disuruh bekerja 20 jam sehari

__ADS_1


Kastel Lord benar benar terlihat tidak masuk akal sama sekali, selama ini Ely hanya membacanya di buku tetapi ketika dia melihat langsung itu sangat konyol


Jika ada orang lain yang mengklaim kastel Lord sebagai istana termegah Ely akan dengan senang hati setuju


"....indah sekali... "


"Hahaha... Aku juga bereaksi seperti itu ketika pertama kali datang kesini"


Dengan begitu Ely tiba di kastel Lord dan menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mengagumi pemandangan, para pelayan tampak nya juga tidak menatap Ely dengan permusuhan karena tampilan lusuhnya


Perjalanan sepanjang ini sangat lancar dan karena Glen ada di sebelah nya jadi para pelayan tidak menanyai lebih lanjut dan hanya membiarkan Ely lewat


Bagian dalam kastel seperti yang diharapkan Ely, banyak barang yang terlihat mahal dan lantai karpet nya sangat empuk bahkan kasur di kehidupan sebelum nya kalah ***


"Baiklah kita akan memasuki ruang audisi dan menghadap tuan Duke sekarang... Apakah kamu siap? "


*Nod Nod*


Melihat Ely mengangguk Glen mengetuk pintu beberapa kali sampai terdengar jawaban dari dalam


"..Masuklah"


Dengan persetujuan itu Glen membuka pintu dan memberi tahu Ely untuk mengikuti nya


Suara pintu besar berderit terbuka perlahan menunjukan aula podium besar dengan pilar besar di sisi jalan dengan bentuk ular, di ujung ruang ada sosok pria sekitar umur 20 an dengan rambut perak dan mata merah darah sedang duduk di singgasana


Tidak ada ekspresi di wajahnya, tatapan matanya sangat tajam sehingga membuat Ely bergidik, dia merasa mata itu bisa menilai segalanya, karena dia duduk Ely tidak tahu tinggi tubuhnya, tapi bisa di asumsi kan tinggi nya lebih dari Glen


".. Aku kembali tuan"


Tidak ada jawaban sama sekali, sebaliknya dia malah menatap Ely lebih tajam, Oi kenapa kau menatapku seperti itu @#!*?


"Aku ingat menyuruhmu untuk membawa orang yang kuat sebelumnya, aku baru tahu kalau kastel ku sekarang menjadi panti asuhan"


"Tidak tuan... Aku memang membawa orang kuat yang dimaksud"


"Maksudmu kerikil nyasar ini orang kuat?"


"Hei bocah...pulanglah ke rumahmu ini bukan tempat bermain untuk anak kecil"


"....T-tuan"


"Tidak!!...tolong beri aku kesempatan, lagipula aku tidak punya rumah untuk kembali, jadi tolong terima aku"


"Hoo?...entah apa yang membuatmu begitu percaya diri seperti itu tetapi aku tetap tidak bisa membiarkan bocah seperti mu ke medan perang


Ini bukanlah permainan anak anak, ini tidak hanya tentang individu, aku tidak bisa membiarkan gangguan sekecil apapun yang membuat seluruh kelompok terseret hanya karena bocah"


Perkataan Odin seperti pisau yang mengiris hati Ely, berbicara kepada anak kecil dengan kejam dan dingin seperti itu, jika Ely merupakan bocah 10 tahun sungguhan dia yakin akan segera menangis dan kabur dari sini


Tetapi dia adalah sepuh otaku!, banyak adegan seperti ini di semua novel yang dia baca, dan berbagai macam cara untuk keluar dari situasi ini sudah berada di luar kepala Ely


Dan dia tidak bisa memaafkan orang yang begitu terang terangan mengabaikan kecantikan waifu nya Elysara, **1* apakah pria ini impoten?!


"Aku akan membuktikan kepadamu bahwa aku tidak seperti yang kau pikirkan...beri aku kesempatan untuk menunjukan nilaiku yang sebenarnya!... Aku jamin om tua tidak akan menyesal!"


"...."


Alis Odin sedikit berkedut mendengar ada yang pertama kali memanggilnya dengan sebutan om tua, bahkan sang kaisar pun akan bersikap sopan kepadanya, dia tidak menyangka bocah yang entah dari mana mempunyai keberanian itu


"Hilkkk..."


Disisi lain jiwa Glen seperti nya akan keluar dari mulutnya seperti di manga manga, Hei! cepat tarik kembali jiwa itu!!


"... Baiklah, aku harap kau tidak akan mengecewakan ku"


Baiklah sekarang wa...Ehh?? Semudah itu?!, Ely berpikir akan memakan lebih banyak waktu untuk meyakinkan om om itu, apakah pesonaku akhirnya tersampaikan padanya?

__ADS_1


"Eh?"


Sepertinya Glen juga terkejut dengan keputusan tiba tiba Odin, wajahnya yang bingung terlihat seperti orang bodoh yang baru saja melihat keajaiban


"Hari sudah larut, Glen cepat siapkan kamar untuknya"


"Ahh.. Ohh.. Baik tuan"


"Nikmati waktu istirahat mu kerikil, karena mungkin akan menjadi malam terakhirmu, aku akan melihat kemampuan mu sendiri besok pagi di benteng barat"


Ha?...Watefak madafaka!?... Sudah Ely duga dia tidak akan begitu mudah menerimanya


"Hmph... Kita lihat saja nanti!"


"Hikkk.." Hei hei jiwa mu keluar dari mulutmu lagi


Kami segara meninggalkan aula dan menuju ke kamar yang sudah disiapkan untukku, Sial Ely masih takjub dengan kemegahan kastel ini, sayang sekali majikan kastel ini adalah om om bujang berkepala batu


"Baiklah... Kita sudah sampai"


Glen menunjukan pintu yang terlihat mewah dan saat membukanya terlihat dari luar pemandangan kamar bergaya aristokrat abad pertengahan yang khas


Lantai kamar sangat lembut, Ely melepas sepatunya dan berlari lari di karpet awan menikmati sensasi lembut di sela sela kakinya, melihat ke sisi lain ada lemari besar dengan meja rias yang penuh dengan buku dan make up


Disini juga ada meja dan kursi untuk pengunjung, bahkan ukuran kamar tidur nya bisa ditempati oleh 10 Elysara kecil... Sangat besar


Kamar mandi nya juga sangat bersih dan yang terpenting ada bak mandi untuk berendam!


"Uooooo...ini hebatt!!!"


"Ini akan menjadi kamarmu mulai sekarang"


"Benarkah?!... Ini bahkan lebih luas dari kamarku sebelumnya"


Kamar ini tidak bisa dibandingkan dengan kamar apartemen nya di bumi


"Baiklah istirahat lah dengan benar.. Aku akan menjemputmu besok pagi"


"Umm~"


Suasana kastel Lord yang mistis dan agung benar benar membuat orang pangling saat melihatnya, dibawah naungan sinar bulan terlihat lampu ruangan yang masih menyala di kastel Lord, entah kenapa itu membuat nya menambah kesan hidup pada lingkungan kastel


Ada dua lampu ruangan yang masih menyala di tempat yang tidak wajar, sepertinya di bagian gedung utama.


Jika mengintip ruangan dengan lampu yang berada di bagian bawah akan terlihat gadis kecil yang sedang berguling guling di kasur dengan wajah bahagia... Uhh mari kita lewatkan itu


Mengintip ruangan lain yang berada di puncak gedung terlihat dua orang pria ikemen dengan suasana berat, pria berambut perak yang berada di meja kerja dan pria berambut biru tua yang mengahadapnya


"Bagaimana menurutmu?"


"Kalau tuan mengizinkan saya menjelaskan maka dia bukanlah musuh atau mata mata, dan juga.."


Glen mengingat ekspresi bahagia Ely memakan dessert dan terakhir saat mengantar nya menuju ke kamar, itu bukanlah wajah yang dibuat buat...itu adalah reaksi bahagia seorang gadis kecil biasa


"Hehh... Walaupun aku cukup terkejut karena baru kali ini ada anak kecil yang tidak menangis saat melihatku"


"Ha ha ha... Saya juga tidak menduga dia akan memanggil tuan om tua"


"Sepertinya kehadirannya akan sedikit mengacaukan kastel Lord ku"


"... Tapi tuan apakah kamu yakin akan membawanya ke medan perang besok pagi... Dia masih anak kecil"


"Kau meragukan keputusan ku?"


"Hikkk... Tidak tuan, saya yang rendah ini tidak bisa mengetahui niat yang sebenarnya dari pemikiran tuan, mohon pengertiannya"


"Dia sudah menarik perhatian ku, selain sikap nya yang terlalu dewasa...aku merasakan ada hal lain yang spesial darinya"

__ADS_1


"Spesial??? "


"Yah... Aku menantikan pertumbuhan dan pencapaian yang akan dia buat nantinya"


__ADS_2