Reinkarnasi Dalam Novel Sebagai Karakter Utama Wanita

Reinkarnasi Dalam Novel Sebagai Karakter Utama Wanita
Menuju Rute Kemenangan


__ADS_3

'Wawawa... Apa yang aku lakukan barusan, bukankah ini lebih menonjol dan mendapatkan perhatian yang tidak perlu!? '


Elysara membeku di tengah lapangan yang kini ramai dengan sorak penonton, bagaimanapun kamu melihat nya pemandangan gadis kecil menangkal sihir seperti itu sangat absurd ditambah lagi dia hanya melantunkan mantra singkat!


'Ahhhhh.... Ucapkan selamat tinggal pada kehidupan biasa ku... Snif.. '


Melihat kondisi menjadi aman, gadis berambut coklat segera mendekati Elysara dan menatapnya dengan mata khawatir dan kagum?


"A-apakah kamu tidak apa apa?! "


Gadis itu segera melihat seluruh tubuh Elysara dengan teliti tanpa meninggalkan satu sisi dan menghela nafas ringan karena tidak ada luka apapun


"Hmm... Aku baik baik saja"


Disisi lain tentara bayaran itu memiliki ekspresi jelek di wajahnya, sangat jelas jika dia terlihat sangat marah sekarang dan menatap Elysara dengan tajam


"Ah...omong omong sihirmu sangat indah dan kuat, aku baru tau ada sihir seperti itu..."


"Ohh...Begitukah? Terimakasih, aku senang kamu selamat dan tidak ada yang terluka"


Gadis berambut coklat yang melihat senyum menyihir Elysara segera memalingkan wajahnya, walaupun dia sudah menutup wajahnya dengan kedua tangan, rona merah tipis samar samar masih terlihat di sudut wajahnya


Sementara itu di antara kerumunan ada seorang pria yang sedang berpikir keras dan wajah nya yang maskulin terlihat memiliki ekspresi sulit


"Apa-apaan!?...Siapa sebernarnya gadis itu?...dengan usia semuda itu sudah mencapai pemahaman sihir yang sangat dalam.."


"Tuan..."


Seseorang yang berada di sebelah pria maskulin itu bergumam memanggil tuanya yang masih belum sadar dari lamunannya, dia memiliki wajah bermasalah


"Tuan, haruskah saya segera memberi tahu nona muda tentang ini?!"


"Hmm... Lakukan, kau pergilah dulu aku akan terus memperhatikan"


"Baik!"


Orang itu meninggalkan keramaian dengan lincah dan halus bahkan kerumunan yang berada di sekitar nya tidak sadar sama sekali


Disisi lain Glen sudah kembali sadar dan menatap Elysara dengan serius, wajahnya sekarang terlihat seperti seorang ahli strategi yang tidak pernah gagal, menunjukan dia siap untuk membuat keputusan yang sangat serius


Glen berjalan menuju ke tengah arena mendekati orang yang membuat kekacauan ini, pandangan nya tidak pernah lepas sedikitpun dari gadis kecil itu


Elysara yang menyadari keberadaan Glen sedikit gugup dan memikirkan berbagai alasan yang masuk akal di kepala kecil nya, Glen merupakan salah satu tokoh idola nya karena pengorbanan saat melindungi salah satu heroine saat pertempuran dengan naga


Itu adalah salah satu moment terbaik di novel, Elysara selalu merinding walaupun sudah membacanya berkali kali, itu selalu membuat jiwa kepahlawanan nya membara bahkan saat di bumi dulu dia pernah berfikir untuk mendonorkan ginjal nya setelah membaca scene ini


"Apa kau punya waktu luang nona?... Kebetulan sekali ada dua lembar kertas dan kursi kosong disini"


Glen yang kini sudah berada di depan Elysara menyapa dengan ramah dan menatap sekilas ke gadis berambut coklat


Gadis itu segera membungkuk dan meninggalkan tempat setelah menatap Elysara beberapa kali dengan sedikit keengganan


"Pimpin jalanya.."


Huhh... Walaupun Glen mengucapkan kata kata yang tidak jelas seperti itu Elysara paham apa yang dimaksud jadi dia menerimanya, itu akan berbeda jika dia merupakan gadis kecil sungguhan

__ADS_1


Segera setelah itu dia memberi isyarat untuk mengikuti nya dan berjalan ke arah belakang gedung, keduanya mengobrol ringan tentang hal hal kecil dan saling memperkenalkan diri dan semakin jarang orang yang terlihat di sekitar sini


Hanya terlihat dua orang di dekat pintu masuk, walaupun mereka terlihat biasa saja tetapi Elysara bisa merasakan kekuatan kedua orang itu


Keduanya memancarkan mana sihir yang kuat, mungkin tingkat 3, hmph seperti yang diharapkan dari Keluarga Duke Aston


Begitu kedua orang itu melihat Glen mereka segera membungkuk dan mempersilahkan lewat, bangunan ini terlihat lebih megah dibandingkan bangunan lainya


Bagian dalam ruangan juga bersih dan tertata rapi, dapat disimpulkan bahwa setidaknya ruangan ini dibersihkan setiap hari, Glen memberi petunjuk untuk duduk di sisi lain meja dan memanggil beberapa pelayan untuk menuangkan teh


Setelah menyiapkan teh para pelayan meminta izin untuk meninggalkan ruangan dan langsung disetujui oleh Glen


Kini hanya dua orang yang berada disini, bau teh yang harum menarik perhatiannya, tanpa di sadari aroma ini membuat Elysara rileks dan nyaman


"Hahaha... Jangan terlalu menahan diri, ini merupakan salah satu produk kebanggaan kita teh fajar dari utara"


"Kalau begitu..."


Elysara yang tertarik sudah tidak bisa menahan diri lagi dan meminum teh yang menggoda ini


Entah kenapa dia tidak bisa menahan diri seperti ini, apakah ini efek karena dia sekarang gadis kecil?... Hei bung entah ini kabar baik atau buruk, tetapi aku bersyukur bahwa aku masih mempertahankan kesadaran laki-laki ku


"Whoaa... Sangat enak!"


"Uhukk..."


Melihat reaksi lucu Elysara tanpa sadar Glen tersedak, tidak bisa dipercaya gadis kecil yang dengan anggun dan santai di lapangan tadi menjadi ekspresif seperti anak anak lainnya


'Hmm...anak kecil tetaplah anak kecil'


Elysara yang mulut nya sekarang penuh dengan teh hanya memiringkan kepalanya sebagai jawaban tanpa disengaja membuat pemandangan penghancur yang membuat Glen sedikit terguncang


"E-ekhem....apa sebenarnya tujuanmu datang kesini?"


"Hmm?...apa maksudmu?"


"Tidak perlu membunyikan apapun dariku, aku tahu kau mempunyai elemen suci yang legendaris... Yahh walaupun aku sempat bingung dan terkecoh sebelumnya, tapi aku yakin itu adalah elemen suci, kau mungkin bisa menipu semua orang yang berada disini tetapi kau tidak bisa menipuku"


Awalnya Glen berpikir itu adalah elemen api atau petir karena sulit untuk membedakan, ditambah pemegang kekuatan suci sudah beribu ribu tahun yang lalu dan tidak ada yang melihat sihir suci, jadi cukup sulit untuk menyadarinya


"Ahh... I-ituu aku hanya ingin mendaftar pasukan..."


Elysara hanya mengatakan setengah niatnya yang sebenarnya, jika dia mengungkapkan ingin bertemu Duke itu akan cukup mencurigakan, tetapi dengan adanya kejadian ini dia sangat yakin akan bertemu Duke sebentar lagi


Dengan informasi gadis kecil pemegang elemen suci, Elysara dapat yakin bahwa Duke tidak akan tinggal diam


"Hoo... Aku akan menganggap anak kecil sepertimu bercanda biasanya, tetapi setelah melihat kemampuan mu tadi aku tidak berpikir itu hanya omong kosong. Tetapi kenapa kau memilih mendaftar pasukan daripada gereja atau istana Kekaisaran, dengan elemen suci mu aku yakin kau akan dengan mudah bergabung"


Glen sedikit menyipitkan matanya dengan curiga dan memperhatikan setiap gerak gerik Elysara seperti mesin pendeteksi kebohongan


Tetapi yang dia dapatkan hanya jawaban polos seorang gadis kecil


"Ummm... Karena... Kue nya sangat enak?"


Jawab Elysara dengan meletakkan dagu nya di antara ibu jari dan jari telunjuk membuat posisi berpikir keras dengan sentuhan kepala miring

__ADS_1


"..."


Yahh... Sehebat apapun sihirnya dia tetaplah gadis kecil, akan sangat konyol jika Glen tetap ngotot bertanya, dia juga tidak merasakan permusuhan dari Elysara, dia hanya merasa ada rasa hormat pada Aston... Dan juga pose seperti itu sangat imut ehehe~


'Hahh!... Apa yang aku pikirkan barusan?!'


Di mata Elysara dia sekarang hanya melihat pria yang melamun dan terkadang berdebat akan sesuatu tetapi dia tidak mengetahui apa yang dipikirkan Glen


"Umm... Tuan? Kamu baik baik saja?!"


"Hahh?!... Ohhh aku oke"


Elysara sedikit bingung dengan sikap konyolnya, di novel hanya disebutkan bahwa Glen sangat kompeten dan selalu waspada jadi melihat kelonggaran barusan merupakan hal yang baru baginya


Mengingat percakapan tadi sepertinya elemen suci Elysara masih tidak di ketahui, hanya beberapa orang seperti Glen yang mampu mengetahui nya


Elysara tidak cukup naif untuk berpikir dia akan aman dengan ke salah pahaman ini, cepat atau lambat elemen suci nya pasti terungkap, sebelum itu dia harus berada di bawah perlindungan Duke Aston


Ya! Percakapan ini akan menentukan kehidupan masa depan Elysara, jadi semangatlah Ely!!!


"Yah...baiklah kamu ingin bergabung bukan?, aku bisa membantumu"


Ungkapan Glen membuyarkan lamunan Ely dan mengejutkan nya, apakah dia tidak salah dengar? Apa memang semudah ini?


"Hahaha... Kamu selalu menunjukan perasaan aslimu ya..."


Hah? Perasaan asli... Memang benar sejak menjadi tubuh ini Ely sering tidak bisa mengontrol emosi nya, apakah ekspresi ku begitu terlihat?!, gawat... Tubuh ini sangat jujur!


"Seharusnya ini tidak pantas untuk dikatakan kepada anak kecil tetapi entah kenapa aku yakin kau bisa menangani nya.... Dan juga setiap kali aku melihatmu... Aku merasa seperti sedang melihat malaikat"


Walaupun kalimat terakhir hanya gumam an saja tetapi Ely bisa mendengarkan, apa apa an ungkapan malaikat itu #£, apa mungkin itu aura pasif saintess Elysara?


Yah itu tidak terlalu mengejutkan Ely, sebaliknya itu adalah keharusan!, ini masih awal mula saja. Di masa depan nanti setiap orang yang melihat penampilan Elysara akan berpikir dia adalah dewi kebajikan yang turun dari surga, gelar saintess nya bukan lah sekedar lelucon saja


"Be-benarkah kalau begitu.... "


"Ya... Selamat datang di pasukan Ksatria Aston


Dan juga aku akan membawamu menuju ke kastel Lord, akan sia sia jika membiarkan mu berada di benteng timur ini"


Uwoooooooo....jika itu kastel Lord maka itu adalah tempat tinggal Duke Aston, sungguh Ely tidak menyangka tindakan impulsif nya akan membuat dia menuju ke rute terbaik


"Kalau begitu cepat!!.. Ayo kita pergii! "


"Hehh... Tidak tidak, aku masih belum menyelesaikan tugas ku, tunggu sampai aku selesai, sementara itu silahkan nyamankan dirimu sendiri"


"Bzz...baiklah..."


"Ohhh ayolah jangan membuat wajah sedih, itu sangat melukai hatiku... Pelayan bawa berbagai macam dessert kebanggaan wilayah kita!"


Entah dari mana tiba tiba selusin pelayan berbondong-bondong membawa berbagai macam piring yang berisi kue yang terlihat enak, salah satunya adalah kue yang dibicarakan ke tiga gadis desa


Ely tidak yakin bagaimana ekspresi nya sendiri sekarang tetapi dia dapat memperkirakan wajah nya sekarang sedang bersemangat dan ada air liur yang menetes dari mulutnya... Uhhh sangat memalukan tetapi aku tidak bisa menahannya


"Hahaha... Kalau begitu aku akan pergi dulu, ini hanya memerlukan sedikit waktu"

__ADS_1


"Ummu..."


__ADS_2