Reinkarnasi Dalam Novel Sebagai Karakter Utama Wanita

Reinkarnasi Dalam Novel Sebagai Karakter Utama Wanita
Kencan Buta


__ADS_3

Elysara mulai menyiapkan dirinya, tapi dia berpikir akan lebih baik jika membersihkan tubuhnya terlebih dahulu


Ini adalah kesempatan untuk mencoba salah satu sihir suci miliknya, dia mulai fokus untuk merasakan mana di dalam tubuhnya


Dia merasa seperti ada yang berjalan jalan di seluruh tubuhnya, itu tidak mengganggunya.. Itu sudah seperti bagian tubuhnya sendiri, rasanya nyaman


Elysara mencoba menyalurkan mana menuju ke tangannya dan membayangkan tubuhnya yang bersih seperti seusai mandi


Tangannya mulai memancarkan cahaya suci yang terang seolah matahari sekarang ada di genggamannya, untuk mengeluarkan sihir perlu mengucapkan mantra untuk mengapresiasi kan bayangan si penyihir


Semakin pendek mantra maka semakin kuat pula penyihir, dan Elysara sebagai orang modern kemampuan imajinasinya terlalu baik


Apalagi dia sudah membaca berbagai macam novel dan manga tentang fantasi dan sihir, masalah seperti ini sangatlah kecil baginya


Imajinasi adalah segalanya bagi penyihir, penyihir membuat sihir dan mantra nya sendiri jadi tidak akan ada sihir yang sama atau ditiru oleh penyihir lain jika daya imajinasinya lebih rendah


Elysara memikirkan nama mantra yang cocok untuk sihir pertamanya ini, dia ingin semua nama mantra nya keren dan terdengar mematikan, tetapi karena ini hanya sihir pembersihan dia hanya memikirkan nama yang simpel


"Purify"


Setelah Elysara mengucapkan mantranya cahaya di tangannya berjalan mengelilingi tubuhnya sampai benar benar tertutup


Tidak butuh waktu lama bagi cahaya itu untuk memudar dan memperlihatkan hasil kerjanya, Elysara membuka matanya dan menghadap ke cermin penasaran dengan hasil sihirnya


Elysara tertegun sejenak setelah melihat dirinya sekarang yang terlihat lebih bersih dan cantik? , dia memang sudah cantik sebelumnya tetapi sekarang dia terlihat lebih cantik lagi


Tangan yang agak lecet karena mencuci baju menghilang, rambut yang sedikit kusut sekarang menjadi sehalus sutra, dan kulit nya yang sedikit kotor menjadi bercahaya dan kenyal!!


Dia seolah bisa melihat sinar suci agung selalu mengikutinya kemanapun dia berada, "Hei hei ini tidak mungkin benar kan" Elysara merasa dia bisa memenangkan kontes wanita tercantik di dunia dengan mudah


"Mungkin aku harus menggunakan sihir ini setiap hari mulai sekarang"


Elysara menghabiskan banyak waktu hanya untuk mengagumi dirinya sendiri di cermin sampai dia lupa bahwa sekarang sudah hampir waktunya untuk acara dimulai


"Ahh! Gawat aku hampir telat"


Dia mulai mengganti bajunya dengan gaun one piece putih dan mengganti pakaian dalamnya


"Ughh.. sensasi ini agak aneh tetapi ini tidak bisa di bandingkan dengan tiket gratis ku ke Aston"


Dia segera keluar rumah dan menuju ke rumah Ula yang berada tidak jauh dari rumahnya, dunia ini berlatar belakang abad pertengahan tetapi sudah cukup modern jika dibandingkan dengan bumi... sangat menyenangkan melihat pemandangan dunia fantasy tetapi dengan teknologi yang tidak terbelakang


Sementara itu suasana di rumah Ula sekarang terlihat 3 gadis yang sedang rusuh dan Ula yang hanya melihat di pinggir ruang


"Hei acara nya akan segera dimulai tetapi dimana Elys?"


"Ha? Kenapa kau tanya aku, kenapa kamu tidak menjemputnya saja"


"Bisakah kalian berhenti bertengkar sekali saja?"


Itu adalah Meji dan Kuhi yang saling cekcok dan Bini yang melerai mereka, pemandangan ini sudah sangat sering Ula lihat dan dia tau jika mereka tidak benar benar bertengkar jadi dia hanya melihat saja

__ADS_1


"Hai..huff.. aku tidak telat kan?.."


Keributan mereka teralihkan saat orang yang di tunggu tunggu akhirnya datang tetapi saat melihat penampilan Elysara mereka langsung diam terpesona


Mereka berfikir jika Elysara sekarang pergi ke kencan buta sekarang maka tidak diragukan lagi dia akan mengambil hati semua orang yang hadir


"Haha seperti yang di harapkan dari bunga desa kita, kamu terlihat sangat cantik Elys!"


*Angguk angguk*


"Ehh.. Haha terimakasih"


Elysara sedikit bingung menghadapi pujian yang mereka berikan, dia tidak merasa senang saat dipuji cantik... tetapi dia merasa ada yang hilang saat dia mendengar pujian itu


"Tunggu apa lagi, ayo kita berangkat!"


Meji langsung memegang tangan Elysara dan menyeretnya menuju ke rumah makan yang terkenal di desa, langkah nya sangat cepat seolah dia ingin menunjukan kepada mereka semua siapa yang dia bawa


Kuhi, Bini dan Ula mengikuti nya di belakang sementara Elysara melihat dari belakang wajah Meji yang sangat bangga dan percaya diri, tempat kencan buta ini adalah sebuah restoran sederhana yang terkenal karena makanannya yang enak sehingga banyak orang dari desa lain kesini


Terlihat dari kejauhan sudah banyak orang yang hadir di restoran dan saat kelompok Elysara datang perhatian semua orang langsung tertuju kepada mereka... Tidak, lebih tepatnya adalah perhatian semua orang menuju ke arah Elysara


Elysara melewati mereka semua dan masuk ke dalam restoran mengabaikan sorakan dan teriakan orang orang


"Aku merasa seperti sudah masuk ke kandang buaya"


Elysara mau tidak mau mengeluh dengan keributan ini, sebagai seorang introvert profesional keramaian seperti ini di luar batas kemampuannya


Bahkan sebelum Meji mulai membual dan membanggakan dirinya sendiri sudah ada lelaki yang maju ke depan mendekati mereka


"Selamat malam gadis gadis saya Eri putra penjaga desa sebelah, bisakah saya menemanimu untuk makan malam?"


Melihat ada orang yang mendahului, semua orang mengikutinya tidak ingin kalah dengan lelaki tersebut


Situasi sekarang menjadi agak ricuh dan untung saja Elysara sempat melarikan diri ke toilet meninggalkan ke empat gadis itu saat para idiot saling berdebat tentang siapa yang akan memperkenalkan diri


.


.


.


.


.


"Jadi begini rasanya menjadi wanita cantik..."


Walaupun cukup menjengkelkan ketika situasi menjadi rusuh seperti ini tetapi rasanya sangat menyenangkan ketika melihat ada orang yang melihatnya dengan kekaguman


Elysara cukup menikmati momen ini, dia sadar jika sekarang dirinya menjadi agak narsis tetapi dia tidak terlalu mempermasalahkan nya

__ADS_1


Elysara duduk di wc dan menunggu situasi diluar sedikit lebih tenang, dia menunggu sambil merencanakan apa yang akan dia lakukan selanjutnya


Dalam cerita aslinya Brian akan mengalami beberapa masalah dalam waktu dekat ini yang membuatnya lebih kuat, itu akan terus berulang sampai Brian menuju ke akademi bersama Elysara saat berumur 15 tahun


Dan disitulah masalah yang lebih sulit akan datang terus menerus, terutama para antek Antagonis yang selalu mengganggu Brian dan karena Elysara adalah pacarnya dia mau tidak mau ikut terkena imbas


Elysara masih ingin mengikuti akademi karena keuntungan yang didapat sangatlah besar tetapi dia ingin mempersiapkan kekuatannya sebelum dia masuk


Dan cara itu adalah menuju ke Aston wilayah peperangan antara Ras Iblis dan Manusia, dia ingin menemui penguasa wilayah Aston yang merupakan salah satu tokoh penting yang membantu Protagonis dalam novel ini.. Namanya adalah Odin Aston


Dia tau Odin sekarang sedikit kesusahan dan dia bisa memanfaatkan itu


Setelah beberapa menit berlalu Elysara membuka pintu nya sedikit dan melihat suasana sekitar


"Sepertinya sudah tenang"


Elysara keluar dari kamar mandi menyelinap ke belakang dan melihat ada gadis cantik yang menyendiri di halaman belakang restoran, dia merasa pernah melihat penampilan itu sebelumnya


Setelah mengingat sebentar akhirnya Elysara ingat siapa gadis cantik itu, dia adalah Hera calon anggota Harem Protagonis...lagi, dia akan bertemu dengan Brian saat desa sedang diserang iblis


"Tidak bisakah kau menyisakan satu saja wanita untuku"


Elysara mengumpat Brian di dalam hatinya karena anggota Harem nya terlalu banyak, Elysara berjanji dia akan mencuri setidaknya satu anggota harem Brian nantinya


Sebelum Elysara sempat untuk menyapa Hera tiba tiba Meji menarik tangannya dan membuat dia berlari keluar dari restoran


"Hei apa yang kau lakukan?"


Ketiga gadis lainya juga dengan cepat mengikuti dibelakang, Elysara menoleh kebelakang untuk melihat apa yang terjadi sampai membuat ke empat gadis ini kabur


Dan terlihat jika situasi di luar lebih ricuh dari yang Elysara kira


"Hei ada yang bisa menjelaskan kenapa bisa terjadi seperti itu"


"Mereka awalnya baik baik saja memperebutkan siapa yang ingin berkenalan tetapi lama lama itu menjadi perdebatan antar desa"


Bini menjelaskan dengan wajah datarnya


"Ya itu benar, mereka memanfaatkan keributan ini untuk memprovokasi yang lain dan akhirnya sekarang menjadi pertikaian antar desa"


Jawab Meji melengkapi penjelasan Bini


"Memang sebelumnya perdebatan apa yang membuat antar desa begitu memusuhi?"


Elysara yang selama ini mendengarkan bertanya penasaran, mungkinkah ini ada hubungannya dengan alur cerita novel


"Mereka membandingkan siapa yang lebih cantik di antara semua desa, tetapi setelah mereka semua melihat mu... Semua orang di desa kita mengejek desa lain karena Elysara kita tidak ada tandingannya"


"Hehe walaupun mereka semua setuju dengan pernyataan tersebut tetapi mengejek desa lain tidak bisa dibiarkan"


Elysara tidak habis fikir dengan konflik antar desa ini, pantas saja jika pertahanan wilayah ini sangat memprihatinkan bahkan banyak iblis yang akan masuk nantinya, jadi itu semua karena konflik idiot ini?

__ADS_1


"Baiklah mari kita segera pergi dari sini... Semakin cepat semakin baik"


__ADS_2