Reinkarnasi Raja Naga

Reinkarnasi Raja Naga
serangan


__ADS_3

"Xiu, apa yang terjadi?" ucap Han Yen dengan suara bergetar, menahan rasa sakit akibat belati yang tertancap di perutnya.


Namun, Xiu Me tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan Han Yen. Ia hanya menatap Han Yen dengan sorot mata penuh kebencian dan kepuasan.


Tiba-tiba, Xiu Me melancarkan tendangan ke arah Han Yen, membuatnya terpelanting dan jatuh tersungkur di tanah.


Sebuah cahaya kilat dengan kekuatan dahsyat memancar dan menyerang Han Yen saat ini. Kekuatan cahaya kilat tersebut mengikat tubuh Han Yen dengan kuat,dan membatasi setiap gerakannya.


Seorang pria, pemilik dari kekuatan tersebut, perlahan mendekati Xiu Me dengan senyuman tipis yang terbit di bibirnya. Xiu Me membalasnya dengan anggukan singkat serta senyuman licik.


Han Yen merasa dirinya telah dijebak oleh dua orang di depannya. Mereka menatap Han Yen dengan raut kepuasan atas penderitaan yang dialaminya.


"Katakan dimana letak bola kristal yang ada dalam tubuhmu, Gege!" lantang Xiu menatap tajam Han Yen.


"Xiu, kaukah itu?" tanya Han Yen dengan tatapan penuh ketidakpercayaan terhadap perkataan Xiu Me.


Namun, sebelum Han Yen mendapatkan jawaban atas pertanyaannya, adik Han Yen, Xiao Hen, terlihat membentaknya dengan nada ketidaksabaran.


" Jawab dimana bola kristal itu ! " Timpal Xiao yen menatap nyalang ke arah Han Yen .


"Bagus sekali, dua orang yang begitu kupercayai kini menyerangku dan mengkhianatiku," gumam Han Yen dengan senyum pahit terukir di wajahnya. Dia memandang Xiu dan Xiao dengan perasaan campur aduk.

__ADS_1


Dalam ketenangan, Han Yen mulai mengumpulkan kekuatan batinnya. Dia fokus pada pernapasannya dan memusatkan energi dalam dirinya. Han Yen menggabungkan kekuatan fisik dan spiritualnya untuk melepaskan diri dari ikatan yang mengikat tubuhnya.


Dengan gerakan tangan yang cepat dan presisi, Han Yen mengirimkan serangkaian gelombang energi positif ke arah ikatan tersebut. Cahaya biru berkilauan memancar dari tubuhnya, menghancurkan ikatan cahaya kilat tersebut.


Han Yen berhasil membebaskan diri dan berdiri tegak, namun karena tusukan belati dari Xiu Me, tiba-tiba dia merasa lemas dan tersungkur ke tanah. Darah terlihat mengalir keluar dari kerongkongannya.


Xiu Me dan Xiao Hen tampak tertawa mengejek atas penderitaan Han Yen.


"Han Yen... Han Yen..." gumam Xiu Me sambil menggelengkan kepala dengan tatapan sinis. Ia mendekati Han Yen dengan perlahan, menikmati kesakitan yang dialami oleh Han Yen.


"Apa kau tahu? Di dalam belati ini aku menyuntikkan racun yang mematikan!" ucap Xiu Me sambil tersenyum jahat.


Han Yen yang mendengar itu menatap tajam Xiu Me.


Han Yen lalu mendongakkan kepalanya ke arah langit, menyebutkan nama sebuah jurus sambil memejamkan matanya. Dia lalu mengangkat tangannya keatas .Terlihat sekarang langit di lereng bukit bergemuruh dengan kilatan petir yang kuat.


Cahaya biru terang memancar dari jemari Han Yen dengan kekuatan yang dahsyat. Dalam sekejap, kilatan petir itu berubah menjadi serangkaian serangan dahsyat yang meluncur menuju Xiu Me dan Xiao Hen.


Namun, Xiu Me tidak tinggal diam. Dia melihat serangan tersebut dan dengan cepat membuat simbol kuno di udara. Simbol tersebut mengeluarkan cahaya ungu yang menyapu serangan petir yang datang ke arahnya.


Xiu Me menggunakan kekuatan sihirnya untuk mengubah serangan petir menjadi energi gelap yang memenuhi sekitarnya. Energi gelap itu membentuk perisai melindungi dirinya dan Xiao Hen dari serangan Han yen

__ADS_1


Xiu Me menatap Han Yen dengan tatapan penuh kebencian. "Kau memang memiliki kekuatan yang kuat, Han Yen, tetapi aku juga tidak akan kalah begitu saja!" ucapnya dengan suara yang penuh tekanan, sambil berusaha mempertahankan perisai yang ia buat untuk melindungi dirinya.


Sementara itu, Xiao Hen melihat perisai Xiu Me yang hampir retak. Terlihat menatap tajam Han Yen, Dengan kekuatan penuh, dia mengumpulkan energi di telapak tangannya dan memanggil jurus kilat yang ia kuasai.


Dalam sekejap, langit di sekitarnya bergemuruh dengan petir yang menyilaukan. Kilatan cahaya biru memancar dari tangan Xiao Hen saat dia melepaskan serangan kilat yang dahsyat ke arah Han Yen.


Han Yen terkejut oleh serangan mendadak yang diluncurkan sang adik, namun dia tidak tinggal diam. Dengan gerakan lincah, dia melompat menghindari serangan kilat yang meluncur ke arahnya.Han Yen lalu , merapatkan tangan untuk membentuk simbol elemen naga petir. Ia menjernihkan pikiran dan merileksasikan tubuhnya. Dalam posisi duduk bersila dan dengan mata terpejam, ia mulai me manisfestasi energinya dan fokus untuk mewujudkan kekuatan yang dimiliki oleh elemen petir naga.


-Manifestasi adalah proses mengubah atau mewujudkan sesuatu menjadi bentuk yang dapat dilihat, dirasakan, atau dialami secara nyata.


Dengan tekad dan konsentrasi yang mendalam, Han Yen berhasil membangkitkan kekuatan yang luar biasa. Serpihan-serpihan energi naga petir berputar di sekitarnya, menciptakan medan petir yang memancar ke segala arah.


Elemen itu dengan ganas menyerang Xiu dan Xiao, memuntahkan lava petir yang membara ke arah keduanya. Namun, dengan gerakan cepat dan tangkas, keduanya berhasil menghindari serangan energi lava tersebut. Dalam sekejap, mereka kembali berdiri dengan siap untuk bertarung.


Xiu dengan lihai melingkari elemen naga dengan energi ungu yang dahsyat .Elemen itu menghasilkan ilusi-illusinya yang misterius. Dalam pandangan elemen naga, ia melihat banyak bayangan yang bertebaran di sekelilingnya, membuatnya kehilangan fokus dan kesulitan untuk menemukan target utama. Sedangkan Xiao, dengan penguasaan yang sempurna atas elemen petir, mengarahkan serangan-serangannya dengan presisi yang tinggi. Kilatan petir memenuhi medan pertempuran, menghantam elemen naga dengan kekuatan yang dahsyat.


Han Yen yang melihat situasi tersebut dengan sigap mengaktifkan elemen naga dengan kekuatan yang lebih besar. Ia terlihat memejamkan matanya seraya membentuk simbol kuno naga.


Dalam meditasi yang dalam, Han Yen menyatu dengan elemen naga itu. Ia merasakan aliran energi yang kuat mengalir melalui tubuhnya, memberinya kekuatan dan kebijaksanaan dari elemen tersebut. Dengan penuh konsentrasi, ia membentuk simbol kuno naga di dalam pikirannya, menggambarkan ikatan spiritualnya dengan elemen tersebut.


Saat Han Yen membentuk simbol kuno naga, cahaya yang membara mulai memancar dari tubuhnya. Serpihan-serpihan energi naga petir berputar di sekitarnya, memberikan kesan bahwa kekuatan sedang bangkit secara intens.

__ADS_1


Setelah beberapa saat, Han Yen membuka matanya, sorotan mata penuh dengan tekad dan kekuatan. Kilatan api biru memancar dari kedua matanya, menandakan bahwa elemen naga telah diaktifkan dengan kekuatan yang lebih besar.


Han Yen terlihat akan menyerang kembali Xiu dan Xiao, namun sebelum dia melancarkan serangan, kekuatan aura yang kuat terasa memancar dari tubuhnya.


__ADS_2