
Sebuah cahaya yang sangat dahsyat terlihat menyerang Han Yen dari belakang, membuatnya terjerembab jatuh ke tanah yang tandus di lereng bukit itu.
Xiu, Me, dan Xiao Hen terlihat tersenyum puas saat melihat siapa dalang dibalik kekuatan itu .
" Ayah, kaisar langit ! " lirih keduanya memandang puas aksi yang dilakukan kaisar langit kepada han yen .
Cahaya yang dahsyat itu tampak menyerap energi dan kekuatan han yen .Han yen tampak kesakitan .Terlihat ,urat urat dilehernya menonjol saat ini.
......................
Arggh!!
Han Yen berteriak kesakitan saat cahaya dahsyat itu terus menyerap energi dan kekuatannya. Tubuhnya terasa lemah sekarang.
Xiu Me dan Xiao Hen perlahan mendekati Han Yen dengan wajah puas serta senyum kegembiraan yang terpancar di wajah keduanya.
"Apa kau merasa sakit sekarang, ?" tanya Xiu dengan senyum mengejek di wajahnya.
" Cihh !! Aku kasihan melihatmu seperti ini , kakak " Lanjut Xiao dengan tatapan sinis ke arah sang kakak .
__ADS_1
Han Yen menatap keduanya dengan penuh amarah. Tampak kedua matanya memerah karena menahan kemarahan yang memuncak terhadap Xiu dan Xiao yang terus mengolok-oloknya.
Dengan sisa tenaganya, Han Yen terlihat memejamkan matanya .Ia saat ini fokus untuk mengeluarkan bola kristal dari dalam tubuhnya.
Sebuah bola berbentuk kristal dengan cahaya biru yang menyilaukan, terlihat memancar dari bola tersebut .
Han Yen kini memegang erat bola kristal itu di tangannya. Dengan kekuatan yang tersisa, dia mengumpulkan energi dalam tubuhnya untuk melemparkan bola kristal itu ke dunia fana. Bola kristal tampak meluncur dengan kecepatan yang presisi ,setelah Han Yen melemparnya jauh ke udara .Terlihat Bola kristal itu meninggalkan jejak cahaya biru yang indah di udara.
Melihat itu kaisar langit tidak tinggal diam.Ia kemudian menghentikan aksinya kepada Han Yen , membuat Han yen terlempar jauh ketanah .Li Shong , kemudian bergerak cepat untuk mengambil bola kristal itu di susul Xiu Me dan Xiao Hen .Mereka menggunakan kecepatan dan kekuatan mereka untuk menghentikan gerakan bola kristal itu .
Han Yen tampak lemas sekarang .Tetapi , ia harus bangkit melawan rasa sakit untuk menghentikan aksi mereka .
Han Yen dengan sigap mengubah dirinya menjadi naga untuk melindungi bola kristal itu .
Han Yen melambung tinggi di udara dengan kekuatan dan kecepatan yang luar biasa. Kilatan petir terlihat menghiasi sisik naganya .Ia mengepakkan sayapnya dengan suara gemuruh, menciptakan hembusan angin yang kuat di langit bukit lereng .
Han Yen kemudian melepaskan serangan-serangan petir yang menyilaukan ke arah ketiganya. Kilatan cahaya guntur yang dahsyat terlihat menghujani Xiu, Xiao, dan Li Shong. Mereka terkejut ,dan tidak dapat menghindari serangan-serangan yang dilontarkan oleh Han Yen.Alhasil ketiganya langsung terlempar dan terguling ke tanah .
......................
__ADS_1
"Ayah!" teriak Xiu Me ke arah Li Shong yang terlihat kesakitan. Ia terlihat menatap tajam ke arah Han Yen dengan wujud naganya.
"Tenanglah, putriku. Ayah baik-baik saja," ucapnya seraya bangkit kembali, dengan tatapan penuh amarah yang di tujukan kepada Han Yen.
Xiao Hen juga terlihat bangkit. Ia perlahan berjalan mendekati Xiu Me, dan Li Shong. Ketiganya sama-sama tidak memperdulikan bola kristal yang terus meluncur ke dunia Fana. Saat ini, fokus mereka adalah menghabisi Han Yen.
Han Yen menerima tatapan tajam dari ketiga musuhnya dengan tatapan tenang .
Xiu Me terlihat meluncur maju dengan kecepatan yang tepat. Dia kemudian memanggil jurus pedang api miliknya. Jurus itu terlihat mengelilingiya , cahaya kilauan dari energi api pedang itu terlihat menyala nyala di sekitarnya ,Xiu Me akhirnya melepaskan serangan pedang api yang bertubi-tubi ke arah Han yen . Serangan itu mencoba menembus lapisan sisik naga Han Yen .
Han Yen dengan wujud naganya dengan tangkas menghindari serangan-serangan tersebut. Ia menggunakan ekor dan sayapnya yang kuat untuk melindungi dirinya dari serangan Xiu Me. Pada saat yang tepat, Han Yen melancarkan serangan balasan yang dahsyat.Dengan satu hentakan ekor naga Han Yen , Xiu Me terlempar jauh ke belakang. Tubuhnya terbanting ke tanah dengan keras.
Xiao Hen yang melihat itu dengan lincahnya, melakukan serangan-serangan akrobatik. Ia melompat-lompat dan berputar-putar di udara, menyerbu Han Yen dengan pukulan-pukulan yang cepat dan kuat.
Li Shong, dengan kekuatan jurus" Gelora suragawi" mengamuk dengan kemarahan yang meluap . Tubuhnya dipenuhi oleh aura ke kuningan yang membara, saat ia melepaskan serangan-serangan dahsyat ke segala arah.
Setiap gerakan Li Shong membawa kilatan cahaya kekuningan yang sangat menyilaukan .
Han Yen berjuang mati-matian untuk bertahan. Ia menghindari serangan-serangan mematikan dari ketiga musuhnya dengan gerakan yang lincah dan refleks yang tajam. Dia menggunakan kecepatannya sebagai naga petir untuk mengelabui lawan-lawannya, kadang menghilang dalam cahaya kilatan petir sebelum muncul kembali dengan suatu serangan balasan yang tak terduga.
__ADS_1
Ketegangan di medan pertempuran semakin meningkat. Kilatan petir menyambar-nyambar, ledakan energi melanda, dan hembusan angin membawa getaran yang memenuhi udara.
Hingga akhirnya cahaya dari kaisar langit Li Shong berhasil melumpuhkan Han Yen .Auman naga Han Yen terlihat memenuhi udara saat ia terjatuh ke tanah .perlahan -lahan wujud naga Han Yen , merubahnya menjadi wujud manusia kembali .Darah terlihat menyembur dari tenggorokan Han Yen , Menandakan bagian dalam tubuhnya terluka parah saat ini .Dalam keadaan lemah ia terlihat menatap nanar ketiga orang yang menatap puas akan kesakitan dan penderitaan , yang di alaminya .