
Kali ini Levi pasrah menghadapi kematian, namun bayangan tentang anak angkat nya beserta para tetua dan patriak aliran putih netral yang menjebak nya kini mulai terlintas di dalam kepalanya.
Amarah Levi kembali meluap luap, mana yang sangat lemah di tubuh Levi mulai merembes keluar dan memicu mana yang berada di dalam udara untuk bersatu.
"Tidak, ini belum saat nya aku mati! Aku tidak akan mati tenang jika belum bisa membalas perbuatan mereka manusia manusia biadab dan munafik itu"
Dalam posisi melesat jatuh dari Udara Levi menenangkan diri dan mencoba untuk menstabil kan emosi nya, dengan perlahan tapi pasti Levi kembali mengumpulkan mana.
Setelah hanya beberapa ratus meter dari daratan, Levi memanggil jiwa silatnya yang memiliki sebutan kelabang biru kuno.
Dengan sangat cepat Kelabang biru kuno muncul dari tanah dan membuka paksa kulit nya sendiri.
Levi jatuh dalam bantalan daging kelabang biru kuno yang sudah melepaskan lempengan kulit nya, agar Levi tidak terluka.
Karena pertarungan panjang yang sebelum nya Levi lewati hingga kehabisan mana, kini Levi hanya pasrah dengan keadaan yang memaksa kesadaran nya untuk memudar.
Beberapa orang yang melihat Levi jatuh dari langit lalu di telan oleh kelabang Raksasa mulai terbang mendekati Levi, ketiga orang tersebut mengira bahwa Levi telah di lahap oleh monster kelabang raksasa namun nyatanya kelabang raksasa tersebut menyelamatkan nyawa Levi dan perlahan kelabang tersebut berubah menjadi butiran mana berwarna biru yang bertebaran di udara.
"I-ini keajaiban, selama beberapa ratus tahun aku tinggal di sini baru kali ini ada seseorang yang jatuh dari atas dan berhasil selamat".
"Dari pada kau mengagumi hal itu, lebih baik kau membawa tubuh lelaki itu menuju gubuk untuk segera di obati sebelum dia mati karena sekarang kondisi nya sangat keritis".
3 orang tersebut juga seorang pesilat, 1 di antara nya adalah seorang wanita dengan rambut panjang keperakan.
Ketiga nya membawa Levi ke dalam gubuk yang sederhana dan membaringkan Levi tua di ranjang sebelum mereka obati.
"Benar benar keajaiban, Pria ini meskipun kehabisan energi tapi dia mampu mempertahan kan kehidupan nya." puji Rey yang kini tengah mengobati Levi.
"Seperti nya kita akan memiliki rekan baru untuk beberapa ratus tahun kedepan".
"Betul Mai, sekarang Vjount tidak perlu lagi bermain catur sendirian haha".
Vjount yang berdiri di pintu hanya memasang wajah tidak perduli ketika di tertawakan oleh kedua rekan nya.
__ADS_1
*************
Beberapa bulan telah terlewati,Levi yang sebelumnya berada dalam keadaan keritis kini mulai bisa membuka mata nya.
"Haaah, aku di mana? Apakah aku sudah sampai surga, tidak mungkin orang seperti ku masuk surga haha uguhk ughuk".
Mendengar suara batuk yang berasal dari dalam gubuk, ketiga orang yang sedang bermain catur di bawah pohon itu bergerak menuju gubuk untuk melihat kondisi Levi.
Levi yang sebelumnya melihat ruangan itu kosong dan tiba tiba saja muncul 3 orang di hadapan nya langsung terkejut dan hampir jatuh dari ranjang.
"Tenang kawan, kami bukan binatang buas yang membahayakan nyawa mu" sapa Rey dengan tersenyum.
Levi yang merasakan tidak ada niat membunuh dari ketiga orang tersebut mulai bersyukur dan mengelus dada.
"Untung lah, aku pikir kalian adalah salah satu dari mereka yang nekat mengejar ku".
Mendengar ucapan Levi, ketiga nya mulai saling beradu pandang dengan wajah kebingungan.
Melihat gelagat ketiganya, Levi pun mulai membuka mulut dan menceritakan kenapa dia bisa sampai jatuh di dalam jurang tersebut.
Seperti Levi yang tidak sadarkan diri hingga 112 hari, lalu asal muasal mereka berempat yang ternyata berasa dari semesta atau dunia yang berbeda beda dan lain lain.
Meskipun di negeri mereka masing masing jurang yang kini mereka huni memiliki nama jurang tanpa batas, namun mereka tidak mengenal gunung Yuan Ji.
Nama benua dan letak geografis dari dunia mereka benar benar berbeda, di saat Rey menjelaskan informasi jurang tanpa batas Levi menyadari sesuatu.
"Tunggu, jika kita berasal dari dunia dan negeri yang berbeda beda lalu kenapa kita bisa saling memahami bahasa satu dengan yang lain nya?".
Vjount yang sebelumnya hanya diam kini membuka bibir nya "Itu karena kita semua adalah pesilat atau kultivator, kita tidak hanya berbicara menggunakan mulut saja tetapi kita juga saling menggunakan telepati. Indra seorang pesilat lebih tajam di banding orang biasa, kita bisa melihat sesuatu yang ingin di sampaikan seseorang seperti niat membunuh dll."
Mendengar penjelasan Vjount, Levi terdiam seribu bahasa.
Baru kali ini dia menyadari bahwa para pesilat bisa saling merasakan niat lawan atau kawan nya hanya dengan saling menatap tanpa berbicara sepatah kata pun.
__ADS_1
Rey selaku tabib yang mengobati Levi selama kritis mengeluarkan beberapa buah buahan dari cincin semesta nya.
"Makan lah, buah buahan segar ini akan membuat mu cepat pulih".
Karena sudah beberapa bulan Levi tidak merasakan sesuatu memasuki mulutnya, dengan cepat dia meraih mentimun yang berwarna ke emasan.
Saat Levi memasukan mentimun tersebut kedalam mulut dan mengunyah nya, Levi langsung berteriak kesakitan.
"Kraaak...Aaaa, ciaa ciaaa ciaaa".
Ketiga orang yang berdiri di depan Levi tertawa dengan lantang, ketiga nya mengambil timun yang sama dengan milik Levi lalu mengunyah nya dengan santai.
Levi yang melihat pemandangan tersebut hanya bisa kagum seakan tidak mau percaya dengan apa yang dia lihat, bagaimana bisa mereka bertiga memakan mentimun yang sangat keras itu dengan santai nya.
"Buah mentimun emas ini memiliki rasa yang begitu manis, teksturnya renyah dan berair seperti timun pada umumnya.
Ah sangat malang bagi orang yang tidak bisa mencoba nya".
Mendengar sindiran halus dari Mai, Levi mulai mengumpulkan mana dari alam untuk menguatkan rahang dan gigi gigi nya.
Dengan sedikit rasa takut Levi kembali mengunyah mentimun emas, kali ini Levi berhasil memakan timun tersebut.
Levi hanya berhasil mengunyah timun tersebut sebanyak 3 kali gigitan.
Setelah timun itu masuk kedalam perut nya, Levi merasakan sensasi yang belum pernah ia rasakan sebelum nya.
Tulang di dalam tubuh nya beserta gigi nya terasa menebal dan sangat kuat, seakan Levi mampu mengunyah besi terkeras sekali pun.
"I-i ini…"
"Kau benar, Timun mas ini memiliki khasiat sebagai pengeras tubuh. Lebih tepat nya bagian tulang dan gigi yang membutuhkan banyak sekali kalsium".
Kali ini Levi mencoba memakan timun emas yang sebelum nya hanya sanggup ia makan sebanyak 3 gigitan.
__ADS_1
Tak sampai di situ Levi pun memakan berbagai buah buahan lain yang memiliki rasa dan khasiat berbeda beda.