Revalina (Transmigrasi)

Revalina (Transmigrasi)
6).


__ADS_3

"Assalamualaikum wahai para penghuni surga!" Reva berteriak cukup nyaring di ambang pintu.


mereka yang berada di dalam kelas pun sampai terlonjak kaget mendengar teriakkan itu.


Reva hanya cengar-cengir tidak jelas dan langsung berjalan masuk bersama dengan Albiru.


mereka yang ada di dalam kelas langsung menatap sinis ke arah Reva.


membuat Reva mengeryitkan dahinya keheranan, pasalnya dia bingung kenapa mereka menatap nya seperti itu.


"Eh, tempat duduk saya teh, yang mana atuh?" tanya Reva pada Albiru


"tuh." Albiru menunjuk ke arah kursi paling depan yang berada di pojok kanan


Reva hanya mengangguk singkat dan langsung berjalan menuju ke arah kursi nya, lalu ia mendudukkan dirinya di kursi itu. walaupun sejujurnya dia tidak suka duduk di depan karena dia memiliki kebiasaan tidur saat pelajaran mangkanya Reva Lebih memilih untuk duduk paling belakang agar guru tak memperhatikan nya ketika dia sedang tidur, tapi sekarang karena berhubung dia berada di tubuh Elmira, dia dengan sangat terpaksa harus mau duduk di kursi depan.


"hadehh, gak bisa bocan inimah." gumam Reva pelan


Albiru pun langsung mendudukkan dirinya di kursi tepat di belakang Reva.


"Lo, kenapa?"tanya Albiru saat melihat Reva yang sepertinya kebingungan


"Eh, gak papa."jawab Reva meringis


Albiru hanya mengangguk singkat.


"Eh, nama Kamu teh, siapa tadi?"tanya Reva


"Gue?”tunjuk Albiru pada dirinya sendiri membuat Reva memutar kedua bola matanya malas.


“Ya iyalah! emang kamu pikir, saya teh lagi ngomong sama siapa atuh?!”kata Reva sebal. lagipula cowok itu kenapa lemot sekali sih, sudah jelas-jelas Reva bertanya pada cowok itu.


Albiru mengangguk.“Gue Biru. lebih tepatnya, Albiru. Lo boleh panggil gue Biru.”jawab Albiru. walaupun sejujurnya dia sedikit kebingungan dengan sikap gadis itu yang tiba-tiba saja melupakan namanya. padahal mereka satu kelas, bahkan duduk pun berdekatan. tapi bisa-bisanya cewek itu melupakan namanya.

__ADS_1


Reva mengangguk-anggukan kepalanya.


“Oh, Biru. kenalin, saya teh Reva!”Reva menyodorkan tangannya pada Albiru membuat cowok itu hanya bisa menatap tangan Reva yang menggantung di udara.


“Gue udah tau. bahkan gue tau nama panjang Lo.”kata Albiru


Reva meringis malu seraya menurunkan tangannya. duh, bodoh sekali dia, kenapa juga dia harus memperkenalkan dirinya pada Albiru. kan, sudah pasti cowok itu tau siapa dia, kan mereka satu kelas. duh, bodoh Reva bodoh! Reva merutuki dirinya sendiri didalam hati.


Reva pun kembali menghadap ke arah depan.


“Istirahat nanti, Lo mau kan, ke kantin bareng gue?”tanya Albiru tiba-tiba membuat Reva kembali menoleh kebelakang.


“Serius? Kamu teh, mau ngajakin saya makan?!”Reva malah balik bertanya dengan wajah bodohnya membuat Albiru terkekeh pelan.


Albiru pun hanya mengangguk untuk menanggapi pertanyaan Reva.


“Asik! kebetulan banget atuh, saya teh belum sarapan, soalnya emak saya teh galak pisan!”kata Reva menggebu-gebu.


“Emak?”ucap Albiru dengan keryitan bingung di dahinya. pasalnya, ia tidak mengerti apa yang gadis itu ucapkan.


Albiru hanya mengangguk dan ber oh singkat.


Reva pun kembali menghadap ke depan.


“Woy, bos!” tiba-tiba saja segerombolan cowok tampan masuk kedalam kelas itu.


ada sekitar empat cowok berpenampilan Badboy yang kini berjalan menghampiri meja Albiru. dan salah satunya Reva begitu sangat mengenalnya. karena dia adalah cowok yang tadi ada di rumah. Alias Kaka dari Elmira.


Reva yang melihat itupun hanya bisa melongo dibuatnya, pasalnya, selama ini ia belum pernah melihat cowok ganteng spek pangeran seperti mereka.


“MasyaAllah, indah sekali ciptaan mu ya Allah ...”gumam Reva berdecak kagum tanpa sadar.


“Astaghfirullah.”ucap Reva saat salah satu dari mereka mengusap wajahnya kasar.

__ADS_1


“Kedip!”kata cowok itu membuat Reva berdecak kesal.


Reva hanya melirik sebal cowok itu yang kini mendudukkan dirinya di samping Albiru. dan temannya yang lain duduk di kursi nya masing-masing tepat di samping Albiru. Ah, sepertinya mereka ini satu Genk, pikir Reva.


“tadi Lo berangkat sekolah bareng siapa bos! kenapa gak nungguin kita dulu?”kata salah satu dari mereka yang bernama tag Geovano Tubagus.


“Iya, Bos. kita tuh, sampai dibuat keheranan, kenapa Bos kita yang ganteng paripurna seperti Kim seokjin BTS ini, tidak menunggu kita terlebih dahulu, dan malah memilih untuk berangkat ke sekolah seorang diri.”timpal temannya yang lain, yang bernama tag Raysaka Gernanda. dengan wajah lebay.


plak!


“Sakit, Anjir!”umpat Ray saat kepala belakangnya di tampol sebal oleh Vano.


“Rasain, gue jijik anjir, liat tingkah lebay Lo itu!”cibir Vano sebal


Ray hanya berdecak seraya mengusap kepala belakangnya yang terasa sakit.


“Al, ketua Lasgeska, ngajak Lo balapan lagi, gimana? terima gak?”tanya cowok bername tag Davino Gerald Addison. yang merupakan sodara kembar Elmira.


“Ok.”hanya kata itu yang terlontar dari mulut Albiru.


Davino hanya menganggukkan kepalanya singkat.


sedangkan Reva Hanya mendengarkan obrolan-obrolan mereka yang menurutnya sangat tidak penting sambil pura-pura menulis di bukunya.


“Jadi, si Biru itu, adalah ketua mereka, tapi ketua apa ya, kira-kira?” gumam Reva bertanya-tanya dalam hatinya.


“Selamat pagi, murid-murid Miss Ketty yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik!”sapa seorang guru wanita yang kerap di sapa Miss Ketty. yang kini tengah berjalan masuk kedalam kelas itu menuju ke arah tempat duduknya. Miss Ketty ini adalah guru bahasa Inggris.


“Pagi Miss!”sapa balik para murid.


“Silahkan, buka buku halaman 30!”titah Miss Ketty membuat mereka langsung mengambil buku pelajaran bahasa Inggris dari dalam tas masing-masing lalu membuka halaman yang berusan diperintahkan oleh Miss Ketty.


setelah itu, Miss Ketty pun mulai menerangkan dan menjelaskan materi-materi pada para muridnya...

__ADS_1


************


jangan lupa like and vote ya guys!☺️


__ADS_2