
Setelah ketiga putri ayah menikah,memiliki anak dan hidup dengan keluarga kecil mereka masing-masing, putri keempat dan si bungsu cantik Lee menikmati kehidupan mereka setelah kelulusannya dan kebersamaannya kembali bersama adiknya. Namun, tak lepas dari kehidupan setelah lulus menjadi sarjana putri keempat Lee nyatanya juga sering membuat ayahnya dan ibunya geram terhadapnya. Salah satunya ialah pada hubungan kisah cintanya yang bisa dibilang tidak dapat direstui oleh ayah dan ibu karena satu dan lain hal. Si bungsu yang saat itu masih duduk di bangku sekolah dasar sadar akan hal itu. Walaupun ia masih kecil, pikirannya layaknya ayah masih kecil yang cakap,cepat tanggap dan masih banyak lagi sifat dan karakternya yang membuat orang-orang disekitarnya tercengang.
__ADS_1
Pada hari raya besar, keluarga Lee bersama kelima putri-putrinya yang sudah berkeleuarga berkumpul walaupun tidak seramai dan semuanya datang diwaktu bersamaan namun mereka berkunjung ke rumah ayah dan bunda disaat yang berbeda-beda di hari raya besar tersebut. Si bungsu Lee tidak sengaja mendengar percakapan mereka yang berkumpul diruang tamu sepintas membicarakan tentang kakak keempatnya yaitu Fora Lee yang sepertinya seiring waktu berubah sifatnya dengan tiba-tiba tak kelihatan di hari raya besar saat itu sehingga menimbulkan rasa penasaran dan takut, akan kemana putri keempat keluarga Lee tersebut hingga menjelang tengah malam.
__ADS_1
Si bungsu yang pada waktu itu bersama teman-temannya ia pergi mencoba mencari kakak keempatnya untuk diberitahukan kepada ayah,ibu dan saudari perempuannya yang lain. Karena pada waktu itu adalah hari raya besar,maka si bungsu pergi mencari kakaknya sambil berkunjung kerumah-rumah tetangga dan saudara-saudari untuk berjabat tangan sambil merayakan hari raya besar tersebut dengan makan kue-kue dan berbagai macam minuman buat anak-anak yang berkunjung. Pada akhirnya, si bungsu tanpa sengaja melewati persimpangan jalan arah menuju sekolahnya dan tanpa ia sadari dia melihat kakaknya sedang bersama dengan seorang pria yang tak dikenalinya. Si bungsu pun kaget dan cemas harus berbuat apa pada saat itu, yang ada di pikirannya hanyalah rasa marah, kaget dan terheran-heran apa yang dilihatnya barusan. Dan akhirnya ia bersama teman-temannya berlari menuju rumah yang berada jauh di ujung desa mereka, si bungsu melaporkan apa yang ia lihat barusan.
__ADS_1
Sejak hari itu putri keempat Lee tidak lagi mengulangi hal tersebut dan mengahabiskan waktunya dengan mencari pekerjaan,bermain bersama dengan adiknya diwaktu luang dan membantu pekerjaan dirumah bersama ibu.
__ADS_1