
Putri tertua keluarga Lee, Carlin Lee menikah dengan lelaki dari desa seberang bermarga Chu, mereka dikarunia tiga orang putra yang sangat tampan dan lucu, namun perjalanan hubungan pernikahan mereka tidak seharmonis seperti sepasang suami-istri pada umumnya yang menikmati kehidupan keluarga mereka bersama anak-anak. Sejak kelahiran anak kedua mereka, suami dari Carlin pergi merantau jauh dari mereka yang pastinya pada saat itu putra kedua mereka belum melihat dan mengenal ayahnya tersebut sejak lahir. Tak lepas dari itu juga, yang membuat hubungan mereka terasa berat karena pada saat itu Carlin sama sekali tidak bisa menghubungi suaminya karena tidak memiliki alat komunikasi yang membuatnya susah mengetahui keberadaan dan kabar dari suaminya.
__ADS_1
Hingga kelahiran anak bungsu mereka, ayah mereka pun belum kembali dari perantauan yang membuat Carlin ragu dengan hubungan rumah tangga mereka. Namun hubungan antara mertua dari Carlin yang berada didesa seberang cukup baik yang membuat Carlin merasa nyaman dan tidak cemas akan ketidakberadaan suaminya dalam waktu yang lama hingga anak mereka tumbuh tanpa mengetahui seperti apa wajah dan rupa ayah mereka. Kabar menggembirakan tiba, suami dan ayah dari anak-anak Carlin pulang kembali kekampung halaman dengan sehat walafiat tentunya membawa suasana gembira bagi Carlin mengetahui suaminya telah kembali dan anak-anaknya bisa bertemu dengan ayah mereka yang selama ini mereka tunggu. Selama ayah mereka tidak ada, Carlin berusaha menceritakan tentang bagaimana rupa dan watak ayah mereka kepada mereka yang walaupun 2 dari mereka belum bertemu tapi ikatan batin dari orang tua itu akan membuat anak-anak mereka merasakan adanya ayah mereka walaupun pada saat itu nyatanya berada jauh dari mereka.
__ADS_1
Ibu dan adik-adik Carlin pun sangat senang akhirnya keluarga mereka utuh kembali setelah sekian lama berpisah dari suami dan sebagai ayah. Mereka menikmati kebersamaan mereka untuk pertama kali saat ayah mereka tiba dari tempat perantauan yang jauh yang memisahkan mereka setelah sekian tahun. Anak kedua dan ketiga Carlin dan Chu sangat senang hingga melompat kegirangan karna akhirnya bertemu dengan ayah mereka yang dulu hanya sekedar kata dan kalimat oleh ibu mereka Carlin sekarang nyata berada didepan mereka yang siap memeluk, mendidik dan melindungi mereka. Setelah melampiaskan kegembiraan mereka dengan memeluk ayah mereka, ayah mereka berbagi kisah saat ia merantau ditempat kerjanya sebagai penjala ikan yang pergi ketengah lautan untuk mencari ikan yang banyak untuk dijual dipasaran. Bukan hanya sekedar kata dari sebuah cerita, namun itu membuat ketiga anak mereka terkesan dengan cerita pengalaman ayah mereka dulu. Carlin sangat gembira hingga entah harus berkata apa saat itu, dulu ia ragu dan cemas akan hubungan rumah tangga mereka sekarang penantiannya selama ini berbuah manis dengan kembalinya suami dan ayah dari anak-anaknya.
__ADS_1